Universitas
Wisuda Akademik ke-86: Universitas Bung Hatta Wisuda 661 Lulusan, Perkuat Kompetensi Hadapi Tantangan Global
Universitas Bung Hatta telah melantik 661 lulusan program pendidikan Diploma III, Sarjana terapan, Sarjana, dan Magister pada pelaksanaan Wisuda Akademik ke-86 yang berlangsung selama dua hari pada 24-25 Oktober 2026.
Wisuda Akademik ke-86 ini melantik sebanyak 661 wisudawan/ti, yang terdiri dari 55 wisudawan gelar Magister (Jenjang S2), 577 wisudawani gelar Sarjana (Jenjang S1), 11 wisudawani gelar Sarjana Terapan (Jenjang D4), dan 18 wisudawan gelar Ahli Madya (Jenjang D3).
Pada hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2026, Universitas Bung Hatta melantik 271 wisudawan yang terdiri dari 68 wisudawan Fakultas Hukum, 137 wisudawan Fakultas Teknologi Industri, 40 wisudawan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, dan 26 wisudawan Fakultas Ilmu Budaya.
Dan pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2026 melantik sebanyak 390 wisudawan yang terdiri dari 178 wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 98 wisudawan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta 114 wisudawan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.
Pada Wisuda Akademik ke-86 ini, lulusan terbaik tingkat Universitas untuk Program Ahli Madya adalah Nabila Permata Sari lulusan Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi dengan IPK 3,92 predikat lulus “dengan pujian”. Untuk Program Sarjana Terapan adalah Fitri lulusan Program Studi Teknologi Rekayasa Energ Terbarukan dengan IPK 3,85 predikat lulus “dengan pujian”.
Kemudian untuk Program Sarjana adalah Fikra Alfarisa lulusan Program Studi Pendidikan Matematika dengan IPK 4,00 predikat lulus “dengan pujian” dan Program Magister adalah I Piet Iskandar lulusan Program Studi Magister Ilmu Hukum dengan IPK 4,00 predikat lulus “dengan pujian”. Â
Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Diana Kartika menyampaikan Universitas Bung Hatta memiliki 8 fakultas dengan 40 program studi, yang terdiri dari program studi Magister, sarjana, sarjana terapan, diploma, dan program profesi. Semua program studi di Universitas Bung Hatta telah memperoleh akreditasi dari BAN-PT dan Lembaga Akreditasi Mandiri.
"Universitas Bung Hatta telah resmi melaunching Fakultas Kedokteran sekaligus menyambut mahasiswa angkatan pertama melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada tanggal 16 Oktober 2026. Insyaallah Universitas Bung Hatta akan membuka program studi Doktor Teknik Berkelanjutan dan Program Sarjana Kedokteran Gigi," ungkapnya.
Rektor juga menyampaikan Universitas Bung telah meraih Akreditasi Institusi Unggul dan menjadi perguruan tinggi pertama yang meraih akreditasi institusi unggul di LLDIKTI Wilayah X. Akreditasi Unggul ini diperoleh ini demi menjamin lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
Universitas Bung Hatta secara konsisten menunjukkan kinerja positif melalui berbagai penghargaan yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah X dalam bidang akademik, akreditasi, kerja sama, penelitian, serta tata kelola dan komunikasi institusi.
"Tahun 2026 ini Universitas Bung Hatta menjadi Peringkat kedua Pemenang Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) 2026 Tingkat LLDIKTI Wilayah X untuk katagori pengelola Laman," imbuhnya.
Dalam Wisuda Akademik ke-86 ini juga kami mengucapkan terima kasih kepada PT Supreme Energy Muara Laboh yang telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET), menjadi dosen praktisi, magang dan kuliah lapangan di Fakutlas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta.
"Alhmdulillah semua penerima beasiswa tersebut telah lulus dan mengikuti wisuda pada hari ini. Wisuda Akademik ke-86 ini juga sekaligus bertepatan dengan lulusan pertama di Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) Universitas Bung Hatta," ungkapnya.
Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, mengarapakan para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Bung Hatta untuk memberikan dampak nyata di berbagai bidang.
“Jumlah lulusan yang diwisuda hari ini bukan semata-mata angka dalam laporan akademik, melainkan mencerminkan hadirnya ratusan insan terdidik yang siap mengambil peran dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, dunia usaha, dunia industri, serta pembangunan bangsa,” tegas Prof. Dr. Nizwardi Jalinus.
Prof. Nizwardi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh orang tua dan keluarga wisudawan yang telah memberikan dukungan, pengorbanan, serta kepercayaan kepada Universitas Bung Hatta selama proses pendidikan berlangsung.
“Keberhasilan para wisudawan pada hari ini tentu tidak dicapai dengan mudah. Ada proses panjang yang dilalui, kesungguhan dalam belajar, berbagai tantangan yang dihadapi, serta pengorbanan yang menyertainya. Untuk itu, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus kepada para orang tua dan keluarga yang telah mendampingi serta memberikan dukungan hingga para wisudawan mencapai tahap ini,” ungkapnya.
Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof. Ganefri, Ph.D., mengatakan salah satu indikator perguruan tinggi yang berkualitas dapat dilihat dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki serta kiprah para alumninya di berbagai sektor. Lulusan Universitas Bung Hatta telah menunjukkan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari sektor industri, jasa, pemerintahan, hingga bidang profesional lainnya.
“Saya berkeyakinan bahwa para lulusan Universitas Bung Hatta telah dididik dengan baik dan dibekali kompetensi serta keterampilan yang mumpuni. Hal ini menjadi modal penting bagi mereka untuk berkiprah dan memberikan kontribusi di berbagai sektor,” ujarnya.
Ia menambahkan, para lulusan Universitas Bung Hatta harus senantiasa siap menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis, terutama pesatnya kemajuan teknologi informasi. Penguasaan teknologi, termasuk Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi tuntutan bagi mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi saat ini.
“Saya kira saat ini hampir tidak ada mahasiswa yang tidak bersentuhan dengan teknologi kecerdasan buatan. Namun, teknologi tersebut harus digunakan dan dikelola secara bijak serta bertanggung jawab. Karena itu, mahasiswa dan lulusan Universitas Bung Hatta harus mampu menguasai AI sekaligus memahami bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” pungkas Ganefri.
Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah X, Rahmi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak lagi hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat transformasi pendidikan tinggi melalui Diktisaintek Berdampak.
Kepada para wisudawan Universitas Bung Hatta, Rahmi berpesan agar senantiasa menjaga integritas, terus meningkatkan kompetensi, serta menjadi pribadi yang bermanfaat. “Gelar akademik merupakan sebuah kebanggaan, tetapi integritas, kompetensi, karakter, dan kontribusi kepada masyarakatlah yang membuat kebanggaan tersebut memiliki makna,” ujarnya.