Lewati ke konten utama
Sastra Inggris Universitas Bung Hatta Ikuti Kongres ESAI VII di Salatiga Fakultas
Selasa, 03 November 2026
Ubay

Bagikan:

Sastra Inggris Universitas Bung Hatta Ikuti Kongres ESAI VII di Salatiga

Ketua Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Elfiondri, S.S., M.Hum., mengikuti Kongres English Studies Association in Indonesia (ESAI) VII yang diselenggarakan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah pada 2–4 November 2026.

Kongres ESAI VII mengangkat tema “Grounded, Evolving, Impactful”. Tema ini merepresentasikan pentingnya pengembangan kajian bahasa, sastra, dan budaya Inggris yang tetap berlandaskan fondasi keilmuan, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Keikutsertaan Prof. Dr. Elfiondri, S.S., M.Hum. menjadi bagian dari upaya Program Studi Sastra Inggris Universitas Bung Hatta untuk terus mengikuti perkembangan keilmuan English Studies, memperluas jejaring akademik, serta membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi penyelenggara program studi Sastra Inggris di Indonesia.

Prof. Dr. Elfiondri, S.S., M.Hum. menyampaikan Kongres ESAI merupakan forum strategis bagi para akademisi dan pengelola program studi Sastra Inggris untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta memperkaya perspektif dalam pengembangan pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Inggris.

“Forum ini juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan kolaborasi akademik yang dapat ditindaklanjuti dalam pengembangan Program Studi Sastra Inggris Universitas Bung Hatta,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta Diana Chitra Hasan, M.Hum., M.Ed., Ph.D., menyampaikan partisipasi pimpinan program studi dalam forum akademik nasional merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

"Perkembangan kajian bahasa, sastra, dan budaya Inggris menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dengan perubahan global, kemajuan teknologi, dan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, keterlibatan dalam forum ilmiah seperti Kongres ESAI perlu dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama dan menghasilkan inovasi dalam tridharma perguruan tinggi," sebutnya.

Partisipasi ini juga sejalan dengan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4(Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17(Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi.