Fakultas
Figo Rivaldo Mahasiswa Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta Terpilih Jadi Peserta Citizenship Workshop VDMI 2026
Figo Rivaldo, mahasiswa Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta, berhasil terpilih sebagai salah satu peserta Citizenship Workshop yang diselenggarakan oleh Van Deventer-Maas Stichting (VDMI).
Kegiatan tersebut mengangkat tema To Build an Active Citizens for Sustainable Society Development: Nature, Culture and Future akan bertempat di Arayanna Hotel & Resort Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada berlangsung pada 30 Agustus hingga 5 September 2026.
Figo Rivaldo terpilih setelah mengikuti serangkaian proses seleksi yang dilakukan oleh tim VDMI. Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman kepada peserta mengenai pembangunan masyarakat berkelanjutan dengan menekankan pentingnya peran sebagai warga negara yang aktif, kritis, dan mampu berkontribusi bagi lingkungan sosial.
Dalam program selama lima hari tersebut, peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pengalaman mengenai pembangunan masyarakat berkelanjutan dalam perspektif kewargaan aktif. Peserta juga akan mengikuti sesi local exposure yang memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan bidang keilmuan masing-masing secara langsung di masyarakat.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan selamat kepada Figo Rivaldo yang berhasil terpilih dalam program tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti Citizenship Workshop merupakan bentuk pengakuan terhadap kapasitas mahasiswa sekaligus ruang pembelajaran di luar lingkungan akademik.
“Universitas Bung Hatta terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan wawasan mengenai pembangunan berkelanjutan. Terpilihnya Figo Rivaldo dalam Citizenship Workshop menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mengembangkan kompetensi tersebut sekaligus membawa nama baik Universitas Bung Hatta,” ujar Prof. Dr. Diana Kartika.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh Figo selama mengikuti kegiatan dapat dibagikan kembali kepada sivitas akademika dan mahasiswa lainnya sehingga manfaat program tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas.
“Mahasiswa yang memperoleh kesempatan seperti ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan. Pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh hendaknya dapat diterapkan dan dibagikan kepada lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Ketua Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta, Fielda Roza, S.T., M.T., juga mengapresiasi pencapaian Figo Rivaldo. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program lintas disiplin seperti Citizenship Workshop sejalan dengan kebutuhan dunia konstruksi yang semakin menuntut lulusan memiliki perspektif yang lebih luas.
“Teknik Ekonomi Konstruksi tidak hanya berbicara mengenai biaya, waktu, dan pengelolaan proyek. Mahasiswa juga perlu memahami bagaimana pembangunan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan. Karena itu, pengalaman Figo dalam Citizenship Workshop sangat relevan untuk memperluas perspektifnya sebagai calon profesional di bidang konstruksi,” ungkap Fielda Roza.
Ia menambahkan Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap Figo dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif, membangun jejaring, menyerap pengetahuan, serta membawa pulang pengalaman yang dapat dikembangkan dan dibagikan kepada mahasiswa lainnya,” ujarnya.
Keikutsertaan Figo Rivaldo dalam program tersebut turut memperkuat kontribusi mahasiswa Universitas Bung Hatta dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Pengalaman ini berkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi lintas komunitas.