Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Informasi Pengambilan Bahan dan Lokasi Kegiatan PKKMB 2015

Diberitahukan kepada seluruh Mahasiswa Baru Universitas Bung Hatta bahwa kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bung Hatta Tahun akademik 2015/2016 dilaksanakan pada tanggal 20- 22 Agustus 2015 dengan ketentuan sebagai berikut : I. PENGAMBILAN BAHAN/KELENGKAP....

Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru Gelombang I dan II hingga 14 Agustus 2015

Bagi calon mahasiswa Universitas Bung Hatta tahun 2015 yang telah lulus pada seleksi Gelombang I dan Gelombang II dapat melakukan daftar ulang hingga tanggal 14 Agustus 2015 di Gedung L Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta Jalan Sumatera Ulak Karang Padang. Penerimaan mahasiswa Universitas....

Mahasiswa KKN-PPM UBH Gelar Kegiatan “CeMungUt”

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta di Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang mengadakan kegiatan CErdas RIang Asik Ramadhan (Ceria Ramadan) dengan tema Menjadikan Kelurahan Ekor Lubuk yang CeMungUt (Ce....

Halal Bi Halal Universitas Bung Hatta 1 Syawal 1436 H

Keluarga besar Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan Halal Bi Halal dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H dengan mengangkat tema melalui Halal Bi Halal kita tingkatkan silaturahim dan nilai-nilai aqidah menuju insan yang bertaqwa kepada Allah SWT. Kegiatan ini dilaksanakan....

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H

Keluarga Besar Universitas bung Hatta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H Mohon Maaf Lahir dan Batin. Informasi mengenai Kalender Akademik Universitas Bung Hatta Semester Ganjil 2015/2016 dapat dilihat <a href='http://bunghatta.ac.id/kalender.html'>disini</....

Seminar Nasional Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta Dalam Sambut MEA 2015

Bagi Indonesia kehadiran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 akan memberikan peluang dan tantangan tersendiri yang perlu dihadapi. Inilah saatnya, melakukan persiapan, menyatukan langkah, mengubah wacana menjadi kerja nyata. Melihat hal tersebut Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta menyelengg....

Kamis 11 April 2013 - 13:40:18

Pembangunan Blok B
Pembangunan Blok B
bunghatta.ac.id - Pembangunan Blok B Kampus II Jl.By Pass Aia Pacah. Pemancangan tiang-tiang pancang telah dimulai
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 11 April 2013 - 10:46:49

Wisuda ke-58 UBH, Akan Tampil Berbeda.
Wisuda ke-58 UBH, Akan Tampil Berbeda.
bunghatta.ac.id - Sabtu (13/4) red-esok, Universitas Bung Hatta (UBH) kemali akan menggelar upacara wisuda ke-58 di Gelanggang Pemuda, Seni dan Olah Raga, Kampus II Aia Pacah.Pelaksanaan wisuda ini adalah untuk yang ke empat kalinya dilaksanakan di GOR Kampus II sejak gedung tersebut di fungsikan.

Rektor UBH, Prof. Dr. Niki Lukviarman,SE,Akt.,MBA, diruangan kerjanya menyebutkan, Kamis (11/4), pada hari wisuda tersebut akan dilantik sebanyak 768 wisudawan terdiri atas 19 orang diploma tiga (D3), 682 orang sarjana (S1) dan 67 orang Magister (S2) yang berasal dari Fakultas Ekonomi 112 orang, Fakultas Hukum 85 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 336 orang, Fakultas Ilmu Budaya 32 orang, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan 84 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 7 orang dan Fakultas Teknologi Industri 45 orang.

“Dan juga akan diwisuda guru-guru SD yang telah menyelesaikan pendidikan S-1 pada PPKHB Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mempercayakan Universitas Bung Hatta sebagai tempat pelaksanaan PKKHB di Sumatera Barat”, imbuh Niki.

Ia menambahkan, pada saat acara wisuda nanti, prosesinya akan dicoba tampil agak berbeda dengan sebelum-sebelumnya, akan ditayangkan melalui layar lebar profil masing-masing wisudawan bersamaan dengan saat pemindahan jambul oleh Rektor.

“Karena keterbatasan tempat, bagi keluarga wisudawan yang tidak bias masuk, di luar gedung disediakan tenda dan tivi monitor, sehingga mereka bisa menyaksikan prosesi pelaksanaannya melalui layar TV”, tambah Niki. (**Indrawadi-Humas UBH)

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 11 April 2013 - 08:22:53

Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bakal Hadir di UBH
Mantan Ketua MK Mahfud MD, Bakal Hadir di UBH
bunghatta.ac.id - Salah satu usaha untuk menaikkan branding Universitas Bung Hatta, dalam rankaian peringatan DiesNatalis ke 32, adalah dengan menghadirkan mantan Ketua MK Mahfud MD untuk memberikan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Bung Hatta.

Hal itu di ungkapkan Rektor UBH Prof.Niki Lukviarman, saat membuka dan menghadiri stadium general bagi calon wisudawan yang di adakan DPP Alumni UBH, Rabu (10/4) di Balairung Caraka Gedung B UBH, Kampus I Ulak Karang.

Ia menyebutkan, stadium general yang digagas DPP Alumni tersebut berguna untuk memotivasi sekaligus memberi bekal bagi calon alumni yang nantinya akan menghadapi dunia usaha dan mencari lapangan pekerjaan.

“Ke depan UBH harus berstandar internasional dan yang terpenting akreditasi institusi. Kami minta dukungan semua pihak, dan stadium general yang digelar DPP Alumni ini hanya ada di UBH” imbuhnya.

Ditambahkannya, UBH didirikan bukan menyaingi Perguuan Tinggi lainnya. Pendiriannya dilatarbelakangi sejarah yang hebat dengan karakter Bung Hatta itu sendiri.

“Jadi, pada Dies Natalis 33 UBH pada 2014 kita menargetkan era tinggal landas menuju universitas internasional. Pekerjaan besar ini harus dikerjakan dengan semangat kebersamaan,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Sekjen DPP Alumni UBH Ir. Indra Hermansyah menyebutkan, kegiatan stadium general tersebut rutin di gelar sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, dengan tujuan membekali para calon alumni menghadapi dunia kerja ke depannya.

Tercatat sekitar 300-an calon wisuda ke 58 yang mengikuti acara tersebut yang menghadirkan motivator dunia kerja dari Dedi Vitra Johor, dan aktivis kampus yang sekarang menjabat sebagai CFO Marine Pte LTd Singapore, Iwan Singkuai dihadirkan membagi ilmunya.

“Total alumni sampai sekarang termasuk calon wisudawan sudah tercatat 39 ribu lebih, yang tersebar di seluruh nusantara bahkan luar negeri” ujar Indra mengakhiri.(**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 08 April 2013 - 14:42:37

Lagi Mahasiswa FIB- UBH  di Undang Ke SWU-Jepang
Lagi Mahasiswa FIB- UBH di Undang Ke SWU-Jepang
bunghatta.ac.id - Anita Anggraini, mahasiswi angkatan 2009 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta (FIB-UBH), akan bertolak ke Jepang untuk studi selama 1 tahun di Sonoda Woman"s University Jepang, sementara Prisgatias Panida yang berangkat tahun lalu ke SWU-Jepang, telah kembali ke tanah air untuk bergabung dengan teman-temannya di FIB-UBH.

Anita Anggraini merupakan mahasiswa kesebelas yang berhasil meraih beasiswa dari Sonoda Women"s University menyusul kerjasama UBH dengan perguruan tinggi terkemuka di Jepang itu sejak 2002 lalu.

“Ini merupakan kesempatan yang kesekian kalinya dan sangat berharga serta promosi yang sangat baik bagi UBH di negeri sakura itu. Ternyata sangat tinggi kepercayaan orang Jepang terhadap UBH, sehingga sejak 2003 sampai sekarang tetap saja ada mahasiswa kita yang memperoleh beasiswa untuk kuliah di Jepang”, ujar Dekan FIB Dra. Puspawati,MS saat menyampaikan laporannya ke Rektor, Senin,(8/4).

Pupawati menjelaskan, mahasiswa yang dikirim setiap tahunnya untuk studi di Sonoda Womens University Jepang ini, terlebih dahulu harus lulus seleksi akademik (IP), tes tertulis dan wawancara, baik dalam bahasa Jepang maupun bahasa Inggris.

Ia menambahkan, sejak ditanda tanganinya MoU antara Universitas Bung Hatta (UBH) dengan Sonoda Women’s University (SWU) Hyugo Jepang pada tahun 2002, maka Universitas Bung Hatta telah mengirimkan mahasiswanya untuk yang ke 11 kalinya dalam rangka belajar bahasa dan kebudayaan Jepang selama 1 (satu) tahun. Seluruh biaya hidup, biaya sekolah dan perjalanan pulang-pergi ke Jepang termasuk buku-buku semuanya dibiayai oleh pihak SWU bekerja sama dengan HUMAP (Hyugo University Mobility in Asia and the Fasific).

Sementara itu, Rektor UBH Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE,Akt,MBA menyebutkan, karena universitas (SWU) ini hanya menerima kaum wanita, maka calon penerima beasiswa yang diterima pun semuanya hanya kaum wanita atau mahasiswi.

“Ke depan kita akan tingkatkan dan juga jajaki MoU dengan berbagai Universitas lainnya di luar negeri, ke Belanda misalnya yang sangat erat kaitannya dengan ketokohan Bung Hatta, khusus dengan Jepang tidak hanya dengan SWU-Jepang, ini adalah tugas rektor dan tugas kita bersama, untuk menjajaki MoU untuk mahasiswa-mahasiswa kita yang pria”, jelas Niki.

Menurutnya lagi, kerjasama tersebut tidak terbatas pada kalangan mahasiswa, tetapi juga harus ditindak lanjuti dengan mengirimkan beberapa dosen dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Bung Hatta yang akan mengajar di sana, dan dari pihak SWU juga menjadi pengajar di UBH.

“Kita Materi kuliah yang akan diajarkan di sana tentang bahasa dan kebudayaan Indonesia, juga tentang peranan wanita dalam kehidupan sosial di Indonesia, dan tentu persyaratan untuk menjadi dosen tamu ini tidak terbatas untuk kaum wanita saja”, tambah Niki. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 08 April 2013 - 11:26:23

Awali Minggu Pertama Sejak Dilantik Jadi Rektor UBH: Prof. Niki Tinjau Pelaksanaan UTS
Awali Minggu Pertama Sejak Dilantik Jadi Rektor UBH: Prof. Niki Tinjau Pelaksanaan UTS
bunghatta.ac.id - Mengawali minggu pertamanya sejak di lantik menjadi Rektor UBH (red-,Rabu,3/4), Prof. Dr. Niki Lukviarman,SE,Akt,M.B.A meninjau pelaksanaan Ujian Tengah Semester Universitas Bung Hatta, di Kampus II Jl.By Pass Aia Pacah, Senin (8/4). Shif I pelaksanaan ujian tengah semester tersebut di gedung I dan II berlangsung tertib dan lancar.

Usai meninjau pelaksanaan UTS, Rektor di damping WR II Dra. Susi Herawati, WR III Drs. Suparman Khan,M.Hum serta Ka.BAU Suamperi,SH,MH, berkesempatan mengunjungi GOR untuk melihat persiapan pelaksanaan wisuda ke-58 yang akan rencananya akan dilaksanakan tanggal 13 April mendatang.

Ia menyebutkan bahwa, sebelum di angkat sebagai Rektor UBH, sebelumnya ia juga mengajar di Fakutas Ekonomi maupun di Program Pascasarjana UBH. Menurutnya lagi, ia mengikuti pelaksanaan-pelaksanaan wisuda UBH yang sebelum-sebelumnya, mulai dari GOR UNP kemudian di masa Rektor Prof.Dr. Yunazar Manjang, pihak UBH telah memindahkan pelaksanaannya ke Kampus I Ulak Karang.

“Mahasiswa kita kuliah di UBH, tetapi diwisuda UNP, agak ganjil juga rasanya, tetapi masa itukan UBH masih dalam perkembangan yang masih banyak kekurangan disana sini” ujarnya sambil berseloroh.

Ia menambahkan, akan meneruskan kebijakan rektor-rektor sebelumnya, bersama dengan pihak Yayasan Pendidikan Bung Hatta, bertekat akan terus mengembangkan pembangunan Kampus II, pelaksanaan akademik maupun peningkatan sarana dan prasarana secara perlahan-lahan akan terus dibenahi dan ditingkatkan.

Sebagai informasi, tahun ini pihak Yayasan Pendidikan Bung Hatta akan membangun Blok B di kampus II Aia Pacah senilai Rp17 miliar lebih. Blok A telah selesai dibangun dan sudah digunakan oleh Fakultas Ekonomi dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta mahasiswa angkatan 2011-2012.

“Saat ini saya sudah jadi orang UBH, bagaimanapun kondisinya, kita harus bangga dengan rumah kita sendiri”, imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Dra Susi Herawati MP.d menambahkan bahwa TA 2013/2014 UBH menerima mahasiswa baru melalui jalur undangan untuk calon mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan SMA sederajat pada 2013 dan mempunyai prestasi akademik serta mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah.
"Pendaftaran melalui jalur undangan tersebut dibebaskan dari biaya pendaftaran," ungkap Susi.

Kemudia melalui jalur mandiri, dilakukan dengan pola seleksi penjaringan prestasi akademik. Selain itu, persyaratan sekolah mencakup beberapa hal, seperti telah mengisi Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS), nilai rapor dan lulus Ujian Nasional (UN).

"Untuk tahun ini kami tidak hanya melihat nilai rapor, namun juga prestasi dari siswa bersangkutan. Jika persyaratan telah disiapkan, silahkan daftarkan diri secara online di website Universitas Bung Hatta," tambah Susi.
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 04 April 2013 - 12:15:43

UBH Bedah Buku Kisah Buya Hamka " Tadarus Cinta Buya Pujangga"
UBH Bedah Buku Kisah Buya Hamka " Tadarus Cinta Buya Pujangga"
bunghatta.ac.id - Novel karya Novelis nasional Akmal Nasery Basral yang berjudul "Tadarus Cinta Buya Pujangga", di bahas oleh Prof. Dr. Ir. Fachri Achmad, M. Sc. Dan Dr. Marsis, M. Pd. Di Aula Balairung Caraka Kampus I UBH, Kamis, 4/4. Novel itu sendiri membukukan kisah Buya Hamka ketika muda yang diluncurkan pertama kalinya di rumah Budaya Fadli Zon Aia Angek, Tanah Datar beberapa waktu yang lalu.

Akmal menyebutkan, novel tersebut merupakan bentuk bentuk penghargaan memperingati 105 tahun Buya Hamka, Buya Hamka adalah pahlawan nasional yang memiliki dua reputasi, ulama dan pujangga besar yang patut ditiru oleh masyarakat saat ini.

"Ulama kondang seperti Buya Hamka bisa dijadikan inspirasi dalam menentukan pilihan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas," imbuhnya.

Dia menambahkan, Buya Hamka memiliki kisah hidup yang bergejolak semenjak kecil, dengan nama Malik masa kecil yang suka pembolos sekolah dan nakalnya tiada batas, tiba-tiba dewasa menjadi ulama kondang.

“Realistis itulah yang bisa dipetik dari cerita buku ini, mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi kita semua” ujarnya.

Sementara itu, Prof.Dr. Fachri Ahmad,MSc dalam bahasannya menyebutkan bahwa ia bukanlah seorang ahli bedah atau sastrawan, tetapi ia mengakui bahwa dia suka membaca karya-karya sastra, novel, apalagi yang berkaitan dengan tokoh-tokoh nasional dan dunia.

“Saya setuju dengan banyak pembahas dan komentator lainnya bahwa novel biografi Buya Hamka ini menarik untuk dibaca, terutama ketika Hamka menghadirkan diri sebagai ulama dan sekaligus sebagai pujangga, yang menulis cerita Roman pada masa beliau masih hidup masih terasa sebagai hal yang kontras ataupun paradok dalam tata ukuran tatanilai kehidupan seorang ulama, "Buya Hamka seorang anak yang tidak pernah melawan kepada orang tua. Mulai dari kecil kisah hidup yang penuh gejolak tiba-tiba bisa menjadi orang terkenal” sebut Fachri.

Di tempat yang sama, panitia pelaksana bedah buku Rita Desfitri Lukman, dosen FKIP-UBH menyebutkan bahwa acara bedah buku tersebut di gelar dalam rangka kegiatan Dies Natalis UBH yang ke-32. Kegiatan itu sendiri di ikuti sekitar 300-an peserta yang berasal dari mahasiswa FKIP, Fak.Ilmu Budaya,Fakultas Hukum, dosen dan dari undangan lainnya.

Ia menambahkan, novel "Tadarus Cinta Buya Pujangga" memiliki 380 halaman dengan 12 halaman pengantar yang menceritakan buya Hamka sampai usia 30 tahun. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 03 April 2013 - 15:30:29

Prof. Niki Lukviarman Dilantik Jadi Rektor UBH : “Tugas pertama saya adalah menumbuhkan kebanggaan”
Prof. Niki Lukviarman Dilantik Jadi Rektor UBH : “Tugas pertama saya adalah menumbuhkan kebanggaan”
bunghatta.ac.id - Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof. Dr. Ir. Fachri Ahmad,MSc melantik serta mengambil sumpah jabatan Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt.,MBA., sebagai Rektor Universitas Bung Hatta masa bakti 2013-2017, di Aula Balairung Caraka Kampus I Ulak Karang, Rabu,3/4. Dengan demikian di usia UBH yang ke 32 tahun, Prof.Niki adalah Rektor yang ke-9.

Dalam sambutannya Fachri menyebutkan, pendirian Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia didasari berbagai latar belakang antara lain berlatar belakang pengusaha,keagamaan, politisi atau birokrasi dan berlatara belakang kemasyarakatan. Dan latar belakang pendirian PTS itu lah yang memberi warna perjalanan dari PTS tersebut.

“Bahkan warna itu pulalah yang menghasilkan masalah-masalah dalam perjalanan PTS-PTS tersebut di Indonesia”, ujar Fachri.

Ia menambahkan, banyak catatan dan kekurangan yang didapati dalam beberapa bulan terakhir di Universitas Bung Hatta (UBH). Diantaranya, tidak terbangunnya komunikasi yang baik antara warga kampus ke atasnya (yayasan), masih ditemukannya egoisme sektoral dan intoleransi.

“Kepada rektor yang baru saya percaya, ia akan dapat mengembangkan sistem yang lebih baik dan meletakkan dasar wawasan kampus sesuai dengan nama besar yang disandangnya, yaitu seorang Proklamator Republik Indonesia, Bung Hatta," harap Fachri.

Usai dilantik Niki Lukviarman mengungkapkan, target pertamanya ialah pembenahan manajemen dan organisasi UBH termasuk masalah komunikasi dan intoleransi yang disebutkan oleh Ketua Yayasan,
dalam visinya, ia bertekad meletakkan landasan UBH menuju universitas yang berkelas dunia.

"Menjadikan UBH sebagai Universitas Berkelas dunia itu membutuhkan waktu dan proses yang sangat panjang, namun saya meletakkan landasan UBH menjadi universitas standar internasional, agar UBH ke depan mengacu kepada pendidikan berkualitas yang mampu bersaing di era terkini”, tukasnya.

Lebih lanjut Niki mengatakan, UBH harus memiliki posisi khusus terutama karena ia membawa nama Bung Hatta, maka ia harus memiliki spesifikasi di bidang ekonomi atau koperasi seperti tokoh Bung Hatta.

“Tugas pertama saya adalah menumbuhkan kebanggaan. Bangga kuliah di UBH, bangga jadi dosen UBH dan seluruh pihak yang ada di kampus. Salah satunya dengan ‘membumikan’ mazhab Kebunghattaan. Nilai-nilai yang dijunjung itu adalah kejujuran, disiplin dan amanah,” tuturnya lagi.

Dalam acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan yayasan pendidikan dan rektor Perguruan Tinggi swasta maupun negeri, Ketua DPRD Sumbar, Perwakilan Pemerinahan Provinsi dan Pemerintahan Kota Padang serta civitas akademika UBH. (**humas)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 02 April 2013 - 11:44:41

Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt,MBA., akan dilantik sebagai Rektor UBH
Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt,MBA., akan dilantik sebagai Rektor UBH
bunghatta.ac.id - Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt.,MBA., secara resmi Rabu, 3 April 2013 esok akan di lantik oleh Yayasan Pendidikan Bung Hatta sebagai Rektor Universitas Bung Hatta masa bakti 2013-2017, di Aula Balairung Caraka Kampus I.

Prof. Dr. Niki Lukviarman, adalah Guru Besar dalam bidang Corporate Governance Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, kelahiran padang Panjang, 6 September 1963.

Selain sebagai guru besar di Unand, Aktivitas Profesionalnya antara lain:

Pengalaman mengajar di MBA program Curtin University of Technology (2002), program Doktor Ilmu Ekonomi (S-3) Universitas Islam Indonesia/UII Yogyakarta (2005-sekarang), program Doktor Ilmu Ekonomi (S-3) Universitas Sebelas Maret/UNSSolo (2008-sekarang), Program Pasca Sarjana (S-2 dan S-3)Universitas Andalas/Unand Padang (2008-sekarang), Program Pasca Sarjana (S-2) Universitas Islam Sumatera Utara/UISU Medan (2010-sekarang), Departemen Administrasi Niaga-Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia/UI Jakarta, program S-1 (kelas internasional dan reguler), dan Magister Manajemen Universitas Andalas Padang.

Disamping itu menjadi penguji Disertasi Doktoral (Doctoral Thesis Examiner) pada Australian National University (ANU) dan Curtin University of Technology, Australia (2008-sekarang) dan Universitas Brawijaya-Malang.

Memberikan berbagai konsultasi, pelatihan, training, seminar dalam bidang Corporate Governance. Corporate Social Responsibility dan Performance Management pada berbagai instansi, termasuk pada Program Kepemimpinan Bank Indonesia (SESPIBI, G-VI, G V) serta beberapa BUMN dan perusahaan swasta lainnya di Indonesia.

Pengalaman penelitian dilakukan bersama berbagai lembaga penelitian nasional, regional maupun internasional serta telah mempublikasikan berbagai tulisan akademik pada berbagai jurnal terakreditasi nasional dan refereed international journals. Menjadi editoral board member untuk berbagai jurnal terakreditasi nasional dan examiner, conference chairman dan scientific committeepada berbagai konferensi dan simposium tingkat nasional serta internasional.

Pengalaman profesional lainnya, diperoleh melalui kerjasama dengan berbagai lembaga. Diantaranya sebagai nara sumber/adviser dalam bidang corporate governance dan public sector governance bersama Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dalam penyusunan Indonesian Code of Corporate Governance serta Indonesian White Paper on Governance.

Berpartisipasi sebagai adviser pada Governance Initiative Task force Bank Indonesia dalam penyusunan blue print corporate governance Bank Indonesia, implementasi/sosialisasi dan assessment. Partisipasi lainnya dalam bidang corporate dan public sector governance pada berbagai lembaga bisnis (BUMN, perbankan, private companies) dan sektor publik mencakup kegiatan design, implementasi dan assessment governance. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 27 Maret 2013 - 14:27:04

Meutia Hatta Swasono : Kearifan Lokal, Kebudayaan Nasional di Era Globalisasi
Meutia Hatta Swasono : Kearifan Lokal, Kebudayaan Nasional di Era Globalisasi
bunghatta.ac.id - Bertempat di Aula Balairung Caraka, Kampus I Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Meutia Hatta memberikan kuliah umum kepada sekitar 300-an mahasiswa dan dosen di lingkungan Universitas Bung Hatta. Dengan materi kuliah Kebudayaan Nasional di Era Globalisasi.

Meutia Hatta menjelaskan, masuknya budaya asing yang merupakan sebuah keniscayaan sejak manusia telah mampu meningkatkan peradabannya dan melakukan ekspedisi dari tempat asalnya hingga ke belahan bumi lainnya, seharusnya kearifan lokal harus dapat disinergikan. Dengan demikian akan tetap menjaga kelestarian adat istiadat peninggalan nenek moyang yang juga merupakan budaya bangsaIndonesiayang didalamnya terkandung nilai-nilai luhur dan pengetahuan yang sangat kaya.

Namun seiring berjalannya waktu, nilai-nilai luhur itu mulai meredup, memudar, kehilangan makna substantifnya. Lalu yang tertinggal hanya benda-benda yang menjadi simbol tanpa arti. Bahkan akhir-akhir ini hampir secara keseluruhan mengalami reduksi, dianggap hanya pajangan yang sarat formalitas.

Kehadirannya tak lebih untuk komersialisasi dan mengeruk keuntungan atau bahkan diabaikan sama sekali.
Dalam hal ini, kearifan lokal seolah tidak diberi ruang dan kehilangan kekuatannya. Selain kurangnya kemampuan masyarakat dalam memaknai secara kreatif dan kontekstual kearifan lokal yang dimilikinya, faktor lainnya adalah pragmatisme dan keserakahan sebagian para pelayan rakyat.

Kepentingan pribadi atau kelompok membuka jalan bagi mereka untuk “memanfaatkan” kearifan lokal, dengan menggunakannya secara serampangan, sekaligus secara subtansial menghancur-leburkan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya.

Rekonstruksi kearifan lokal harus segera untuk dilakukan. MasyarakatIndonesia sudah sepatutnya untuk kembali kepada jati diri mereka melalui pemaknaan kembali nilai-nilai luhur budaya mereka. Dalam kerangka itu, upaya yang perlu dilakukan adalah menguak makna substantif kearifan lokal. Pada saat yang sama, hasil rekonstruksi ini perlu disebarluaskan ke dalam seluruh masyarakatIndonesiasehingga menjadi identitas kokoh bangsa, bukan sekadar menjadi identitas suku atau golongan tertentu.Sehingga seluruh komponen bangsa, masing-masing memahami akan makna kebhinnekaan, hal ini menjadikan keterikatan yang kokoh dan indah.

Selain berbicara tentang kebudayaan nasional di era globalisasi, Mutia juga membicarakan adat dan Falsafah Budaya suatu daerah. Misalnya budaya Minangkabau yang membicarakan nilai-nilai dan norma-norma yang digunakan untuk menjalankan kehidupan, mengutamakan kebersamaan mengatur kehidupan dalam keluarga serta masyarakat dengan prinsip matrilineal.

“Falsafah Minangkabau alam takambang jadi guru, yang mengajarkan pola pikir dan perilaku baik dan buruk, yang harus ditiru maupun dijauhi” ungkapnya dalam kuliah umum.

Oleh karena itu, Kearifan lokal harus dipahami sebagai bagian dari knowledge. Sehingga ada kebanggaan dan kecintaan terhadap budayanya sendiri. Dengan demikian proses pelestarian dan pengembangan kebudayaan diIndonesia berkembang, generasi muda menjadi mengenal kearifan lokal dari leluhurnya yang kaya akan pengetahuan dan tidak dianggap kuno dan ketinggalan jaman.

Kebudayaam Indonesia mengajarkan tentang hubungan yang baik antara sesama manusia, manusia dan alam, serta manusia dan sang pencipta. kearifan lokal memiliki potensi dan kekuatan yang sangat besar untuk menginspirasi sintesis keragaman karakter solusi masalah diIndonesia dan dunia pada umumnya. Dalam bingkai kearifan lokal ini, masyarakat bereksistensi, dan berkoeksistensi satu dengan yang lain.

Dalam banyak hal, kita tidak tidak menyadari kuunggulan bangsa sendiri sehingga tidak mampu menghargainya. Justru bangsa lain yang menghargai potensi bangsa Indonesia. Banyak tradisi khas Indonesia yang kian tergerus zaman.

Dra. Puspawati, MS, Dekan Fakultas Ilmu Budaya UBH, mengatakan kuliah umum bersama Ibu Meutia ini selalu diadakan setiap tahunnya, maupun bila ada kesempatan Ibu Meutia yang kebetulan ke Padang dalam melakukan tugas-tugas kenegaraan. “Kami setiap tahun mengadakan kuliah umum ini, setiap di semester ganjil atau genap” ujarnya. Puspawati berharap kuliah umum tersebut dapat menambah wawasan bagi mahasiswa. (**Indrawadi-humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 21 Maret 2013 - 14:45:36

Dukung Almamaternya, 12 Mahasiswa FE-UBH Dapat Beasiswa dari Alumni
Dukung Almamaternya, 12 Mahasiswa FE-UBH Dapat Beasiswa dari Alumni
bunghatta.ac.id - Usai memberikan materi di acara Inspiring Leadership Forum yang digelar HMJ FE-UBH, H.Slamet Heryadi,SE, Vice President PT.Metropolitan Mandiri Sarana, alumni Fakultas Ekonomi UBH angkatan 89, seorang pengusaha sukses di bidang perdagangan dan retail yang mempekerjakan lebih dari 20 ribuan tenaga kerja. Menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 12 mahasiswa FE-UBH, senilai Rp. 12 juta.

Penerima bantuan sebelumnya telah di seleksi pihak Fakultas dan jurusan berdasarkan pendapatan dari orang tua dan prestasi mahasiswa yang bersangkutan.

Menurut Slamet, bantuan pendidikan tersebut merupakan salah satu kewajiban dari alumni untuk membantu dan memotivasi mahasiswa yang kurang mampu, namun memiliki kemampuan akademik yang baik dan berprestasi.

Sementara itu, Ketua DPD Alumni FE Jabodetabek Ike Agung,SE menyebutkan, bantuan tersebut langsung diserahkan kepada yang bersangkutan di dampingi pejabat-pejabat struktural Fakultas Ekonomi UBH di RM Lamun Ombak, Kamis,21/3.

”Atas nama alumni kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Slamet atas semua dukungan dan kepeduliannya dan semoga hal itu juga menjadi satu inspirasi untuk Alumni UBH lainnya untuk berbagi melalui beasiswa di UBH”, imbuh Ike Agung (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2015 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.196.176.3