Lewati ke konten utama
FTSP Universitas Bung Hatta Gelar International Public Lecturer tentang The Next-Gen Engineer yang Tangguh Fakultas
Rabu, 16 September 2026
Ubay

Bagikan:

FTSP Universitas Bung Hatta Gelar International Public Lecturer tentang The Next-Gen Engineer yang Tangguh

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Bung Hatta menyelenggarakan International Public Lecturer bertajuk “The Next-Gen Engineer: Memanfaatkan Digitalisasi dan Respon Cepat Bencana dalam Membangun Peradaban Resilien” di Aula Balairung Carakan Gedung B Kampus Proklaamtor I Universitas Bung Hatta pada 16 September 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta Bidang Riset, Inovasi dan Kerjasama, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc. Kehadiran pembicara dari berbagai perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus implementasi dan memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik sipil dan perencanaan.

Dekan FTSP Universitas Bung Hatta, Dr. Rini Mulyani, S.T., M.Sc (Eng.), menyampaikan perkembangan teknologi dan meningkatnya risiko bencana menuntut dunia pendidikan tinggi untuk mempersiapkan insinyur yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan digital dan memiliki perspektif keberlanjutan.

“Melalui International Public Lecturer ini, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan dari para akademisi yang memiliki pengalaman dan kepakaran di tingkat nasional maupun internasional. Tantangan pembangunan ke depan membutuhkan insinyur yang tangguh dan mampu memanfaatkan teknologi digital, memahami risiko bencana, serta mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Dr. Rini Mulyani menambahkan melalui kegiatan ini, FTSP Universitas Bung Hatta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mempersiapkan next-generation engineers yang mampu merespons perubahan teknologi, mengantisipasi risiko bencana, serta menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan.

Diskusi dimoderatori oleh Dr. Jonny Wongso, S.T., M.T., yang mengarahkan pembahasan pada keterkaitan antara perkembangan teknologi, penelitian teknik sipil, pembangunan berkelanjutan, serta kebutuhan respons yang cepat dan tepat terhadap berbagai risiko bencana.

Pembicara pertama, Prof. Rusnadi Rahmad Putra, S.T., M.T., Ph.D., Eng. dari Teknik Sipil Universitas Negeri Padang, membawakan materi “Proposed Natural Frequency Range of Liquefaction Potential Based on Microtremor Observation and Soil Investigation.” Materi tersebut mengangkat pendekatan observasi mikrotremor dan investigasi tanah dalam mengidentifikasi karakteristik serta potensi likuefaksi, yang penting dalam mendukung perencanaan infrastruktur yang lebih aman terhadap risiko gempa.

Sementara itu, pembicara kedua, Assoc. Prof. Dr. Azman Mohamed dari Universiti Teknologi Malaysia, menyampaikan materi “Sustainable Construction Materials in Civil Engineering.” Pembahasan menyoroti pentingnya pengembangan dan pemanfaatan material konstruksi berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi sektor konstruksi menuju pembangunan yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan sumber daya.

Pembicara ketiga, Assoc. Prof. Dr. Wahyudi P. Utama dari Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta, membahas “Digitalisasi Tata Kelola dan Pemantauan Kinerja Proyek Pemerintah untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Pembangunan Infrastruktur.” Materi ini menekankan pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola, pemantauan, dan evaluasi kinerja proyek pemerintah guna meningkatkan transparansi, efektivitas, efisiensi, dan kualitas pembangunan infrastruktur.

Kegiatan International Public Lecturer ini memiliki keterkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur) dalam melahirkan "The Next-Gen Engineer" yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko.