Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Desk Evaluasi dan Pemaparan Penelitian Desentralisasi Dosen Universitas Bung Hatta

Dosen Universitas Bung Hatta yang mengusulkan proposal Penelitian Desentralisasi Dikti untuk Tahun Anggaran 2016 melakukan presentasi pemaparan dihadapan reviewer nasional yang berlangsung di dua lokasi yaitu Ruang Sidang Rektor Gedung dan Ruang Sidang Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Kampus ....

Di Batu Hampar, Mahasiswa KKN-PPM Temui Penjahit Jaket Almamater Universitas Bung Hatta

Ada yang menarik bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta di Nagari Batu Hampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluhkota sebab bertemu dengan penjahit jaket almamater Universitas Bung Hatta. Muhammad Berkah Ketua Kelompok Mahassi....

Mahasiswa KKN-PPM UBH Lakukan Penyuluhan di Pengilingan Padi

Mahasiswa Universitas Bung Hatta yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang mengadakan penyuluhan kepada pekerja pengilingan padi di daerah tersebut. mahasiswa yang melakukan kegiata....

Mahasiswa Hukum UBH Lakukan Sosilaisasi Pengunaan Internet Positif di Nagari Joho.

Pesatnya kemajuan teknologi yang diiringi dengan mudahnya mengakses informasi dengan menggunakan internet, dapat memberikan dampak yang tidak baik terutama bagi pelajar dalam penyalahgunaan internet untuk kegiatan-kegiatan negatif dan dapat terjerat oleh hukum. Melihat hal tersebut, lima mahasisw....

Mahasiswa KKN-PPM UBH Motivasi Anak-Anak Agar Gemar Menabung

Beragam cara dapat dilakukan untuk mengiatkan masyarakat agar gemar menabung terutama bagi pelajar dan anak-anak sejak dininya. Untuk memperkenalkannya mahasiswa Universitas Bung Hatta yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Nagari Batipuah Ateh, Kabup....

Universitas Bung Hatta Jalin Kerjasama dengan Technische Universität Braunschweig Jerman

Universitas Bung Hatta kembali menjali kerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri yaitu dengan Technische Universität Braunschweig, Jerman melalui penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) yang bertempat di Kampus Utara Technische Universität Braunschweig Jerman pada 24 Juni 2015. K....

Selasa 15 Oktober 2013 - 10:49:48

Jemaah Mesjid Nurjannah UBH Potong 11 Sapi Hewan  Qurban
Jemaah Mesjid Nurjannah UBH Potong 11 Sapi Hewan Qurban
bunghatta.ac.id - Jemaah Mesjid Nurjannah Universitas Bung Hatta menyembelih 11 ekor sapi hewan qurban di Kampus I UBH Ulak Karang, selepas pelaksanaan sholat Idul Adha 1434 H, Selasa, 15/10.

Ketua pelaksana qurban Ir. Nasril Sikumbang ST,MT menyebutkan, hewan qurban tersebut berasal dari 77 orang yang ikut sebagai peserta qurban dari kalangan dosen, karyawan maupun dari jemaah mesjid lainnya.

“Usai pemotongan dagingnya akan dibagikan ke masyarkat sekitar Kampus I, Kampus II Air Pacah, serta seluruh anggota cleaning service maupun karyawan golongan I dilingkungan UBH, sebagai wujud kepedulian civitas akademika”, ujar Nasril.

Sementara itu Rektor UBH Prof.Dr. Niki Lukviarman,SE,Akt,MBA salah satu peserta Qurban menyebutkan bahwa hakikat berqurban itu mengandung dua dimensi ibadah dalam Islam yakni “Hamblum Minallah” dan “Hablum Minannas” dalam arti berqurban merupakan simbol kepatuhan kepada perintah Allah SWT dan juga merupakan kepedulian atau sikap berbagi dengan sesama manusia.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang para civitas akademika UBH khususnya mereka yang berpenghasilan tinggi lebih meningkat lagi motivasinya dalam berqurban sehingga menjadi tauladan bagi umat Muslim lainnya” ujar Niki mengakhiri. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 13 Oktober 2013 - 11:02:52

Wisuda ke-59
Wisuda ke-59
bunghatta.ac.id - Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE,AKt,MBA melantik 288 lulusan pada wisuda ke-59, Sabtu,12/10.
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 13 Oktober 2013 - 10:49:23

Wisuda ke-59 UBH: 90 Persen Lulusan UBH Miliki IPK Diatas 3
Wisuda ke-59 UBH: 90 Persen Lulusan UBH Miliki IPK Diatas 3
bunghatta.ac.id - “90 persen lulusan Universitas yang di wisuda periode ke-59 ini memperoleh Indek Prestasi Kumulatif (IPK) diatas 3 dan untuk lulusan terbaik program sarjana tingkat Universitas yaitu Ayu Andira dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sedangkan untuk program Pascasarjana Desy Damayanti dari program studi Manajemen”

Demikian di katakana Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA dalam sambutannya saat melantik 288 lulusan UBH, di Gedung Olahraga Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Sabtu,12/10.

Disebutkan Niki, bahwa Unversitas Bung Hatta telah melewati usia ke-32 tahun, bukan usia yang muda untuk sebuah perguruan tinggi. Tentunya dalam usia tersebut telah banyak hasil yang dicapai seperti pemusataan sistem adminstrasi dan akademik yang berbasis universitas, penikatan mutu proses belajar mengajar, kualitas dosen,kerjasama hingga kegiatan kemahasiswaan.

“Kampus telah melakukan berbagai macam kerjasama dengan perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri seperti dengan HAWK Jerman, UTM dll. dalam tahap awal menuju universitas berkelas, universitas bung hatta juga harus menyiapkan lulusan yang diperlukan untuk mencapai visi tersebut seperti dengan komitmen dengan masalah sertifikat TOFEL,” ungkapnya.

Ditambahkan Niki, betapa pentingnya akreditasi institusi di perguruan tinggi karena bila akreditasi kampus kita B maka semua program studi akan terakrediasi B.

“Karena masalah akreditasi ini penting dan tidak bisa kita tunda-tunda lagi.” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr. Ir. Fachri ahmad, M.Sc mengatakan mari kita mulai bersiap menapak dan menghadirkan diri untuk masa depan. Seperti dikatakan orang bijak, pencapaian keberhasialan di masa depan di dapat dari pemanfaatan setiap detik dalam kehidupan kita.

“Kita diajak untuk membunghattakan diri di universitas ini hakekatnya ialah untuk menjadi a quality personal yaitu sosok yang hebat dan menjadi role model dlaam masyarakat dan dapat memeberi makna bagi kehidupan masyarakat nantinya,” kata Fachri.

Wisuda berarti melahikan kader-kader bangsa untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat. Setelah di wisuda, perjuangan dan proses pendidikan bagi alumni belum berakhir. Para alumni diharapkan agar dapat tumbuh berkembang dan mengabdi guna membangun hari depan bangsa yang lebih baik dan sebagai Sarjana janganlah berhenti belajar serta selalu gigih menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Patut diingat, Bung Hatta selalu menekankan "Harta mungkin hilang, tetapi ilmu dan amal akan abadi.(**Bayu/Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 11 Oktober 2013 - 10:54:52

Mahasiswa UBH Tanam “Sake” di Jalan Raya
Mahasiswa UBH Tanam “Sake” di Jalan Raya
bunghatta.ac.id - Puluhan mahasiswa Universitas Bung Hatta bersama pemerintah Kota Padang melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunannya melakukan kegiatan goro dan Jumat bersih dengan melakukan penghijauan tanaman di seputaran jalan S. Paraman Ulakkarang Padang, Jumat (11/10/2013).

Drs. Suparman Khan , M.Hum Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta mengatakan kegiatan ini merupakan undangan pemko Padang untuk perguruan tinggi, agar dapat berpartisipasi dalam rangka penghijauan di jalanan dengan menanam pohon “Sake” dalam bahasa Minangnya atau Paku Sarang Burung (Asplenium Nidus).

“Pohon dan media tanammnya berupa serabut kelapa disediakan oleh dinas. Sedangkan kita dari perguruan tinggi mengajak mahasiswa kita untuk berpartisipasi menanam pohon sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan dan untuk memperindah taman-taman yang ada di pinggir jalan,” ujarnya.

Paku sarang burung merupakan jenis tumbuhan paku-pakuan yang biasa digunakan sebagai tanaman hias halaman. Paku ini kebanyakan epifit, namun dapat tumbuh di mana saja asalkan terdapat bahan organik yang menyediakan hara.

Penanaman pohon ini hanya lakukan bersama perguran tinggi yang lokasinya dekat jalan raya seperti di kawasan Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta. Ikut menanam juga Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Kepala BAAK Hendra Kusuma, S.Pi, M.Si dan Kepala Bagian Kemahasiswaan Marleni, SE, M.Si. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 11 Oktober 2013 - 09:19:54

Diving Proklamator : Anggota Baru Harus Lahirkan Penyelam Berkualitas
Diving Proklamator : Anggota Baru Harus Lahirkan Penyelam Berkualitas
bunghatta.ac.id - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Diving Proklamator Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan pelantikan bagi 4 anggota barunya yaitu Ade Nirwansyah, Nofri Hayadi, Zulhadi Sitorus dan Febrian yang merupakan mahasiswa jurusan Pemanfaat Sumberdaya Perikanan (PSP). Pelatikan tersebut dilaksanakan di Kolam Renang Dalam Teratai Kawasan Gor H Agus Salim Padang, (10/10/2013).

Menurut David Hidayat Ketua UKM Diving Proklamator, kegiatan pelantikan ini sebagai upaya kita untuk melakukan regenerasi keanggotaan dan organisasi. Dari sekian banyak yang daftar dan telah melakukan berbagai macam diklat baik di kampus maupun di lapangan hanya tertinggal 4 anggota yang bertahan.

“Namanya sebuah organisasi pasti seleksi alam itu akan ada. Dari awal, anggotanya banyak lambat laun tersisa lah yang memang benar-benar mau mengabdi dan menunjukan prestasinya untuk organisasinya,” ujarnya.

Umumnya pelantikan sebuah organsiasi dilakukan secara resmi diruangan. Lain halnya dengan UKM Diving Proklamator, prosesi pelantikannya dilakukan di dalam air. Para anggota yang akan dilantik ini harus menyelam di dalam kolam yang kedalamannya 5 meter untuk mengambil baju keanggotaan yang telah terpasang nama dan nomor register. Baju tersebut dibenamkan hingga dasar kolam.

“Prosesi ini sangat sakral bagi kami. Sebab disinilah semangat perjuangan, kerjasama, kekompakan dan kemampuan para anggota di bisa ditunjukan,” ujar David.

Selama berjam-jam para anggota ini berusaha untuk mengambil bajunya hingga akhirnya satu persatu dari mereka berhasil mendapatkan baju dan langsung dikenakan pakaian tersebut di dalam air. Ketika muncul kepermukaan mereka telah mengenakan baju kebesaran UKM Diving Proklamator.

Sementara itu, Mabruri Tanjung, senior UKM Diving Proklamator mengatakan kita sebagai satu unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang penyelaman harus terus konsisten melakukan kegiatan konservasi di bawah air dan juga melibatkan pelajar dan masyarakat untuk lebih peduli lagi dengan lingkungan di bawah air.

“Dunia bawah air memiliki keindahan dan pesona tersendiri yang terkadang terlupakan oleh masyarakat. Padahal sebagia besar dari masyarakat kita tinggal di kawasan pesisir yang berhubungan langsung dengan pantai, hutan bakau, karang dan lautan,” jelas Tanjung.

Sebagai club penyelam tertua di Sumatra Barat, tentunya UKM Diving Proklamator tidak hanya melakukan penyelaman untuk olahraga dan rekreasi tapi akan fokus juga untuk penyelaman riset dan konservasi.

“Kita telah mengarah ke penyelaman riset dan konserpasi di bawah laut seperti kegiatan trasnplantasi terumbu karang hingga rehabilitasi hutan bakau di beberapa kawasan di Sumatra Barat,” imbuhnya.

Tentunya dengan dilantiknya anggota penuh ini UKM Diving Proklamator ini bisa meningkatkan lagi jumlah penyelam yang berkualitas baik dari segi kemampuan maupun riset yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan.

Dari awal hingga saat ini UKM Diving Proklamator telah memiliki anggota beregistrasi lebih dari 50 dan pelantikan untuk angkatan ke-13 ini juga dihadiri oleh senior dan simpatisan UKM Diving Proklamator. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 11 Oktober 2013 - 08:57:12

Wisuda UBH ke-59 : Lulusan UBH Dibekali Dengan Sertifikat TOEFL
Wisuda UBH ke-59 : Lulusan UBH Dibekali Dengan Sertifikat TOEFL
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta, Sabtu, 12/10-13 akan mewisuda 288 orang lulusannya di Gelanggang Pemuda dan Olah Raga Kampus II, Jl. ByPass Aia Pacah.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE,Akt,MBA meyebutkan, mulai periode ke-59 seluruh calon wisudawan harus memiliki sertifikat TOEFL dengan skor minimal 400, di ruangan kerjanya, Jumat, 11/10.

Menurutnya sertifikat itu sebagai salah satu syarat kelulusan yang harus di penuhi calon lulusan Universitas Bung Hatta, dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan.

Ditambahkan Niki, mulai periode ke-59 dan untuk seterusnya Universitas Bung Hatta mewajibkan kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati untuk memiliki sertifikat Test Of English as Foreign Language (TOEFL) sesuai dengan peraturan akademik yang berlaku sejak tahun 2004 yang dikeluarkan oleh Pusat Pendidikan Bahasa Asing (PBA) UBH.

“Keputusan ini diibuat berdasarkan pengalaman sebelumnya, dikarenakan banyaknya mahasiswa yang memberikan sertifikat TOEFL dari institusi yang fiktif dan sertifikat yang tidak dapat dipertanggung jawabkan”, tegas Niki.

Niki menjelaskan,kebijakan itu sesuai dengan Surat Eda¬ran (SE) Rektor Nomor: 4938/UM-1/KP/VII-2013 ten¬tang Sya¬rat Wisuda pada (i) ber¬bunyi me¬nyerahkan fotokopi sertifikat lulus TOEFL (TOEFL like) minimal 400 dari PPBA UBH, menimbulkan pro dan kontra bahkan demontrasi dari calon wisudawan yang akan di wisuda pada bulan Oktober ini.

“Kami telah mengambil langkah, dengan melaksanakan prosesi wisuda dua kali, yakni 12 Oktober dan 16 November, dan bagi yang belum lulus Tes Toefl di adakan Preparation Toefl sebelum kembali mengikuti tes toefl, dan dibiayai oleh universitas”, imbuh Niki.

Disebutkan juga bahwa, ujian TOEFL bagi mahasiswa yang telah mengikuti preparation, ujian telah dilaksanakan kamis,10/10, lebih dari 90% telah lulus dan siap untuk di wisuda pada periode ke-60 pada tanggal 16 November nanti.

Dijelaskan juga bahwa, prosesi wisuda tetap seperti pelaksanaan sebelum sebelumnya, karena prosesi wisuda merupakan rapat senat terbuka Universitas. Pada hari wisuda tersebut akan dilantik sebanyak 288 wisudawan yang berasal dari Fakultas Ekonomi 36 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 203 orang, Fakultas Ilmu Budaya 20 orang, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan 15 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 12 orang dan Program Pascasarjana 2 orang.(**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 09 Oktober 2013 - 15:27:26

Pantai Kampus I, Kembali di tata
Pantai Kampus I, Kembali di tata
bunghatta.ac.id - Pembersihan Pantai Kampus I dari semak-semak dengan menggunakan alat berat
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 09 Oktober 2013 - 14:33:29

Inovasi Kursi Kuliah dari Segi Ergonomi dan Antropometri
Inovasi Kursi Kuliah dari Segi Ergonomi dan Antropometri
bunghatta.ac.id - Proses belajar mengajar selama perkuliahan sangat ditentukan oleh metode pembelajaran dan fasilitas penunjang yang diperlukan sebab tenaga pendidik nantinya dituntuk untuk dapat memberikan materi pembelajaran yang baik dan berkualitas untuk mahasiswa, begitu juga mahasiswa dituntut untuk dapat menerima pelajaran dari dosen secara maksimal.

Kursi kuliah menjadi salah satu peralatan penunjang yang penting dalam proses pembelajaran sebab ketidaknyamanan dalam penggunaan kuris kuliah ini akan mempengaruhi konsentrasi mahasiswa dalam belajar dan kondisi ini mempercepat timbulnya kelelahan pada mahasisiwa.

Atas dasar itulah Ayu Bidiawati J.R, ST, M.Eng dosen jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universtias Bung Hatta melakukan penelitian mengenai perancangan perbaikan kursi kuliah yang ergonomis.

Penelitian ini dilakukukan dengan melihat kursi kuliah di Fakultas Teknologi Industri Universtias Bung Hatta yang diketuai oleh Ayu Bidiawati J.R, ST, M.Eng dan anggota Yesmizarti Muchtiar, ST, MT dengan melibatkan mahasiswa yaitu Lora Kasvi, Harmah Novita dan Mailiza Endang Sari.

Menurut Ayu, pertimbangan ergonomi atau human factors sangatlah berpengaruh dalam hal kenyamanan seseorang, untuk itu kursi yang digunakan harus mempertimbangkan segi ergonomi dan antropometri agar mahasiswa dapat belajar dengan baik, nyaman efektif dan optimal.

“Kenyataannya dari hasil pengamatan kursi kuliah yang ada saat ini dirasakan masih belum sesuai dengan keinginan penggunaanya dalam arti mahasiswa. Rancangan kursi yang digunakan saat ini menyebabkan pola duduk yang tidak nyaman, punggung tidak tersanggah dengan baik sehingga menyebabkan rasa sakit pada bagian punggung,” ujarnya.

Selain itu penempatan rak tempat penyimpanan yang berada dibagian bawah kursi menyebabkan mahasiswa harus menunduk untuk mengambil peralatan yang dibutuhkan saat kuliah.

“Dalam penelitian ini kita menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) untuk mengetahui atau mengembangkan suatu desain kualitas dengan tujuan memenuhi dan memuaskan keinginan konsumen,” jelasnya.

Ayu mengatakan dengan dihasilkannya kuris yang baru sesuai dengan keinginan konsumen (mahasiswa) maka perlu dipertimbangkan dari segi kendalanya dengan melakukan perhitungan rekayasa nilai sehingga diketahui kesimbangan antara biaya, kendala dan penamilan produk yang dirancang.

“Sehingga akan didapatkan nilai yang semaksismal mungkin dengan adanya alternatif penggunaan bahan, desain baru dan lainya. Untuk mengantisipasi kesalahan dalam perancangan dan pengembangan produk maka perlu metode komprehensip yang membahas aspek terkait demi menghasilkan produk yang benar-benar memenuhi keinginan konsumen,” imbuhnya.

Hasil penelitian ini menyebutkan atribut-atribut keinginan dan kebutuhan mahasiswa dari kursi kuliah itu berupa kursi memiliki sandaran dengan busa sampai bagian bawah punggung, bahan kerangka terbuat dari besi yang bagus dan tahan karat.

Kemudian rak penyimpanan buku di samping kursi agar mahasiswa tidak membungkuk lagi dan dapat bergerak lebih leluasa, bahan meja tulis terbuat dari kayu yang bagus dan harus kokoh, nyaman, aman serta tahan lama.

“Bila hasil analisa dari fase rekayasa nilai diperoleh bahwa kursi kuliah hasil rancangan telah mempunyai nilai yang lebih baik untuk memberikan kenyamanan dan kepraktisan untuk memberi tempat duduk bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Kursi kuliah ini juga pernah ditampilkan saat kegiatan Pameran Teknologi Tepat Guna Fakultas Teknologi Industri Universtias Bung Hatta yang dilaksanakan pada 26-30 September 2013 di Gor H Agus Salim Padang lalu. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 07 Oktober 2013 - 16:12:52

ILMIBSI Wilayah Sumatera: Parade Budaya Sumbar Dipusatkan di UBH
ILMIBSI Wilayah Sumatera: Parade Budaya Sumbar Dipusatkan di UBH
bunghatta.ac.id - Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia (ILMIBSI) wilayah regional 1 Sumatera mengadakan acara Seminar Jurnalistik dengan tema yang diangkat budaya menulis mahasiswa dan jurnalisme warga yang dilaksanakan di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Senin (07/10/2013).

Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian Parade Budaya se-Sumatera Barat yang dilaksanakan secara bersama oleh 3 perguruan tinggi besar di Sumatera Barat yaitu Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang selama 3 hari dari 07-09 Oktober 2013.

Imelda Juffita Ketua Pelaksana kegiatan ini mengatakan kegiatan ini diwujudkan dengan aksi budaya guna memperkenalkan budaya ranah minang dan kepedulian mahasiswa untuk menjunjung tinggi kebudayaan nasional.

“Selain itu kegiatan ini juga untuk menjalin dan mempererat hubungan kerjasama antara sesama anggota yang tergabung dalam ILMIBSI khususnya wilayah Sumatera,” ungkapnya.

Sementara itu Drs. Suparman Khan M.Hum Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta yang membuka acara ILMIBSI ini senang dengan kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa jurusan ilmu budaya dan sastra sebab dengan kegiatan ini bisa terjalin tali silaturahmi antar daerah tidak hanya untuk wilayan Sumbar saja tetapi cakupannya Sumatera.

“Suatu kebanggaan bagi kampus kita karena dari susunan kegiatan parade budaya ini, kegiatannya banyak diselenggarakan di Universitas Bung Hatta,” ujarnya.

Seminar ini menghadirkan dua pemateri yang berkompeten dibidangnya yaitu Cornelia Napitupulu mahasiswa jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta dan Indrawadi, S.Pi seorang jurnalis warga dengan dimoderatori oleh Anissa Dinata dari UKM Wawasan Proklamator Universitas Bung Hatta.

Cornelia Napitupulu memaparkan betapa pentingnya mahasiswa itu untuk menulis sebab dalam kesehariannya selalu berhubungan dengan dunia tulis menulis seperti membuat laporan, makalah hingga skripsi. Sedangkan materi dari Indrawadi membahas mengenai peranan jurnalisme warga yang selalu berdampingan dengan jurnalis sebenarnya.

“Siapapun bisa menjadi jurnalis, misalnya di situs jejaring sosial. Dengan melaporkan atau membuat status kejadian kecelakaan saja, kita telah menjadi seorang jurnalis tentunya jurnalis warga,” ungkapnya.

Tak hanya seminar jurnalistik dalam parade budaya ini juga menyuguhkan penambilan minat bakat seperti dance, puisi, akustikan, monolog hingga randai berbahasa Inggris, pameran fotografi dari Komunits Fotografer Mahasiswa Universitas Bung Hatta (KOMA) kemdian akan ada juga pertemuan delegasi ILMIBSI wilayah regional 1 Sumatera di Universitas Andalas dan kunjungan ketempat wisata di Sumbar. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 07 Oktober 2013 - 11:44:49

Mahasiswa Teknik Kimia UBH, Kenali Lebih Jauh Pabrik Pengolahan Coklat
Mahasiswa Teknik Kimia UBH, Kenali Lebih Jauh Pabrik Pengolahan Coklat
bunghatta.ac.id - Coklat merupakan penganan yang disukai oleh semua kalangan akan tetapi tidak banyak yang mengetahui bagaimana proses pembuatan dan pengolahan coklat sehingga bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Tak hanya itu Indonesia sendiri merupakan penghasil coklat terbesar ke-3 di dunia setelah negara Pantai Gading dan Ghana.

Hal inilah yang menjadi daya tarik mahasiswa jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta untuk mendalami dan mengenal lebih jauh coklat dengan melakukan kuliah lapangan ke Pabrik Pengolahan Coklat di Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh, Sabtu (05/10/2013).

Drs. Munas Martinis, M.Si Ketua Rombongan Kuliah Lapangan ini mangatakan kegiatan ini diikuti 40 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing mata kuliah yang mengikuti mata kuliah teknologi Fermentasi, Proses Industri Kimia dan Kewirausahaan guna menambah pengetahuan dan pemahaman terhadap materi selama perkuliahan.

“Dengan kunjungan ini mahasiswa kita dapat melihat secara langsung dan mendalami salah satu proses di industri. Para mahasiswa bisa bertanya seputar proses pembuatan dan produk hasil olahan coklat, peluang bisnis coklat hingga bisa membuat perancangan dan inovasi alat pembuatan olahan coklat,” ujarnya.

Sementara itu, Joni Saputra, SE kepala pelaksana pabrik pengolahan coklat memaparkan kepada mahasiswa proses pembuatan olahan coklat. Biji coklat hasil fermentasi dibersihkan dan dikeringkan hingga kadar airnya kemudian disortir mencari biji dengan kualitas yang baik dengan memisahkan kulit biji kakao dari bijinya.

“Biji yang telah dipisahkan dari kulitnya selanjutnya dimasukan ke alat penggiling khusus untuk dibuat coklat pasta dan dipress sehingga terpisah antara antara coklat pasta dan lemak coklatnya. Coklat hasil press tersebut dihancurkan hingga halus,” jelasnya.

Ia mengatakan hasil pengolahan pabrik ini berupa coklat bubuk, lemak coklat, permen coklat, coklat 3 in 1 dan lulur coklat. Selama ini masyarakat menganggap coklat itu tidak baik bagi kesehatat ternyata itu persepsi yang salah justru coklat itu sangat bagus untuk kesehatan seperti penambah stamina, penghilang stres, pencegah penyakit jantung dll.

“Dengan catatan coklat yang dimaksud haruslah coklat yang murni belum ada tambahan apapun,” terangnya.

Meskipun pabrik dalam skala home industri, pabrik pengolahan coklat ini berdiri sejak Februari 2012 dan menghasilkan produk olahan 5-6 kg per harinya dengan pekerja yang merupakan anggota kelompok tani Tanjung Subur. Sebab di Sumbar belum masih sedikit pabrik pengolahan coklat.

Mahasiswa dan dosen jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta juga telah banyak juga melakukan penelitian mengenai coklat ini baik pemanfaat kulit kakao untuk pupuk hingga pembuatan alat fermentasi biji coklat yang mendapatkan juara Inovator Teknologi Sumbar tahun 2010.

Selain kunjungan melihat proses pengolahan coklat, para mahasiswa dan dosen jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta ini juga mengunjung tempat wisata lembah Harau. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2015 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.198.69.193