Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta Adakan Workshop Kurikulum

Mempersiakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, Jurusan Teknik Ekonomi Konstruksi atau Quantitiy Surveying Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta mengadakan Workshop Kurikulum Prodi D3 Teknik Ekonomi Konstruksi yang berlangsung di Ruang Sidang Rektorat Gedung E....

Jurusan Teknik Ekonomi Konstruksi Angkat Seminar Nasional Kompetensi Quantity Surveyor

Jurusan Teknik Ekonomi Konstruksi atau Quantitiy Surveying Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta menggelar Seminar Nasional yang bertema Kompetensi Quantity Surveyor menuju persaingan internasional yang bertempat di Ruang Teater Gedung H Kampus Proklamator I Universitas Bung ....

Universitas Bung Hatta Gelar SiNEMA 2 Kesiapan Indonesia dalam Pasar Bebas ASEAN

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dapat memberikan peluang dan tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Untuk melihat kesiapannya tersebut Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta menyelenggarakan Seminar Nasional (SiNEMA) 2 dengan mengangkat tema Kesiapan Indonesia dalam Pasar Bebas ASEAN Melalui Pe....

Seminar Nasional 25 Tahun Jurusan Sastra Asia Timur Universitas Bung Hatta

Menapaki usia 25 tahun jurusan Sastra Asia Timur Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta menyelenggarakan Seminar Nasional 25 Tahun Jurusan Sastra Asia Timur yang bertajuk Pemahaman Budaya Etos Kerja dan Produk Budaya Kontemporer Jepang dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Lulusan Prodi Sastra Je....

Seminar Nasional Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta Dalam Sambut MEA 2015

Bagi Indonesia kehadiran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 akan memberikan peluang dan tantangan tersendiri yang perlu dihadapi. Inilah saatnya, melakukan persiapan, menyatukan langkah, mengubah wacana menjadi kerja nyata. Melihat hal tersebut Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta menyelengg....

Dosen Universitas Bung Hatta Ikuti Indonesia Mathematical Society (IndoMS)

Universitas Bungh Hatta melalui program studi Pendidikan Matematika kembali mengikuti Konferensi Nasional Pendidikan Matematika (KNPM) ke-6 yang diselenggarakan oleh Indonesia Mathematical Society (IndoMS) atau Himpunan Matematika Indonesia yang bertempat di Universitas Negeri Gorontalo pada 11 - 14....

Rabu 11 Desember 2013 - 16:24:08

26 Mahasiswa FPIK UBH Terima Beasiswa Kementrian Kelautan dan Perikanan
26 Mahasiswa FPIK UBH Terima Beasiswa Kementrian Kelautan dan Perikanan
bunghatta.ac.id - Sebanyak 26 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta mendapatkan bantuan beasiswa sebesar Rp. 10 juta per orang dari Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BPSDM Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Beasiswa tersebut diserahkan secara secara simbolis oleh Drs Pramono utusan dari Kementrian Kelauatan dan Perikanan bersama Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta di Ruang Sidang FPIK Gedung B Kampus Proklamatro I Universitas Bung Hatta, Rabu (11/12/2013).

Penerima beasiswa dari KKP tahun 2013 tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan Nomor: 61/KEP-BPSDMKP/X-2013 tanggal 18 Oktober 2013 menerima bantuan biaya pendidikan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan tahun 2013 untuk 2 program studi di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Ir. Yempita Efendi, M.S Dekan FPIK Univeristas Bung Hatta mengatakan beasiswa tersebut bermula pada bulan Juli 2013 setelah ada surat pemberitahuan ke fakultas kemudian kita memprosesnya dan mengadakan seleksi hingga didapatkan 33 orang mahasiswa yang diusulkan kepada kementrian dan yang berhasil terpilih hanya 26 penerima beasiswa.

“Beasiswa tersebut berupa pembayaran uang kuliah dua semester, uang buku referensi, biaya hidup dan tempat tinggal, dan biaya untuk peningkatan kemampuan bahasa Inggris. Tentunya para mahasiswa penerima beasiswa ini agar terus menunjukan dan meningkatkan prestasinya,” ujarnya.

Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum mengatakan para penerima beasiswa ini harus memanfaatkan bantuan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya. Untuk fakultas harus mengarahkan mahasiswa ini secara optimal dan maksimal dengan melakukan kegiatan-kegiatan softskills sebagai kegiatan penunjang akademik.

Sementara itu, Drs. Pramono utusan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan mengatakan kementrian langsung mendatangkan timnya ke Universitas Bung Hatta untuk melihat dan memantau mahasiswa yang berhak menerima beasiswa dan meninjau beberapa lokasi tempat tinggal mahasiswa yang telah beasiswa.
“Kampus harus terus mengawasi para penerima beasiswa ini dan juga jangan lupa para mahasiswa ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya,” ungkapnya.

Berikut adalah nama-nama penerima beasiswa dari kementrian kelautan dan perikanan tahn 2013:
Jurusan BDP
1. Afrizal Nazora
2. Andriansa Putra
3. Arif April Arman
4. Elsa Rifki Fani
5. Guscania
6. Sherly Yesika Afrina
7. Afdiwal Caniago
8. Muhammad Ardie Sonata
9. Nadila Effina

Jurusan PSP
1. Aad Nazrifa Pratama
2. Adeko Thomas
3. Ambrizal
4. Aristu Prananda
5. Habibullah
6. Jufriman
7. Mahatir
8. Nardi
9. Nofia Vanda
10. Rini Hardianti
11. Yutranedi
12. Apria Yunaldo
13. Sapril
14. Siwet
15. Syahrul Setiawan
16. Virda Wulandari
17. Zulham Efendi
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 11 Desember 2013 - 11:21:24

KSR-PMI Proklamator Gelar Donor Darah
KSR-PMI Proklamator Gelar Donor Darah
bunghatta.ac.id - Unit Kegiatan Mahasiswa KSR-PMI Proklamator Universitas Bung Hatta kembali menggelar kegiatan Donor Darah I dengan tema Setetes Darah Bersihkan Ragaku dan Selamatkan Jiwamu yang dilaksanakan dua hari pada 11-12 Desember 2013 bertempat di Kampus Proklamator III dan Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta.

Menurut Yudhi Rahman Ketua Pelaksana, kegitan ini bertujuan untuk memperluas dan menambah informasi kepada masyarakat khususnya generasi muda tentang keuntungan donor darah bagi tubuh, mengurangi beban penderitaan anatara sesama manuasia melalui program setetes darah bersihkan ragaku dan selamatkan jiwamu.

“Kegiatan kita lakukan selain program kerja rutinan KSR-PMI Proklamator tapi memiliki maksud untuk membantu intansi kesehatan seperti Rumah Sakit dan PMI dalam membantu menyediakan persediaan kantong darah,” ucapnya.

Hal serupa dikatakan, Egi Putra Mardi Komandan KSR-PMI Proklamator donor darah itu salah satu cara kita untuk memberikan sumbangan untuuk sesama. “Padahal kebutuhan darah sangat tinggi sekali apalagi bila terjadi kasus kecelakaan dan proses melahirkan yang menyebabkan seseorang mengalamai kekurangan darah akibat pendaraan hebat,” tambahnya.

Dalam acara pembukaannya Rabu (11/12/2013) di Kampus Proklamator III, Drs. Suparman Khan, M.Hum Wakil Rektor III Univesitas Bung Hatta sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan KSR-PMI Proklamator. Kegiatan ini perlu ditingkatkan lagi dari segi sosialisasinya.

“Kita berharap dengan kegiatan donor darah ini seluruh sivitas akademika di Universitas Bung Hatta dapat berpartisipasi dan ikut terlibat menjadi pendonor darah. Selain itu juga banyak di antara kita dalam meningkatakan kepedulian kita untuk menolong sesama,” imbaunya.

Dalam kegiatan donor darah di akhir tahun ini, KSR-PMI Proklamator Universitas Bung Hatta menargetkan minimal 100 kantong darah pada hari pertama ini. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 10 Desember 2013 - 15:13:22

Mahasiwa Teknik Mesin Kibarkan Bendera UBH di Gunung Marapi
Mahasiwa Teknik Mesin Kibarkan Bendera UBH di Gunung Marapi
bunghatta.ac.id - Banyak orang beranggapan mendaki gunung merupakan kegiatan yang cukup ekstrim bila kita melakukannya tapi bagi sebagian orang kegiatan mendaki gunung menjadi hobi yang mengasikkan termasuk yang dilakukan kedelapan mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Bung Hatta.

Kedelapan mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa angkatan 2012 yakni Hidayatul Fajri, Fadly Yusa, Gino Herda, M. Randi Fauzi, Irfan Saleh, Dedi Kurniawan, Asrimal dan Riki 2012 yang berhasil mendaki gunung Marapi, Sumatra Barat dan mengkibarkan bendera Universitas Bung Hatta setelah sampai dipuncaknya pada Sabtu-Minggu 07-08 Desember 2013.

Hidayatul Fajri, ketua rombongan ini mengatakan kita melakukan pendakian bermula dari hobi saja untuk melihat dan menikmati kebesaran ciptaan tuhan yang maha esa. Dalam rombongan kami, ada empat orang yang sudah pernah mendaki dan empat orang lainya baru perdana melakukan pendakian.

“Pendakian kami dimulai dari Koto Baru dan saat di puncak gunung pun kondisi Marapi sedang aktif dengan mengeluarkan bau belerang. Kami terkagum-kagum melihat pemandangan alam yang sangat menajubkan. Dari sini kita bisa melihat gunung Singgalang, danau Singkarak, Kota Bukittnggi hingga Kota Padang Panjang,” ungkapnya.

Gunung Merapi merupakan gunung aktif terletak di kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat dengan puncaknya bernama Merpati ini juga memilik taman bunga Edelweiss. Untuk masuk kawasan pendakian gunung Marapi dikenakan biaya administrasi Rp.5.000,- per orang nya dan terdapat 2 pos pengamanan.

Ia mengatakan selain untuk refreshing, kami juga memiliki misi untuk melakukan pembersihan kawasan perkemahan dan puncak gunung Marapi namun karena jumlah kita sediki kami membersihkan setiap daerah yang kita lalui hingga sampai di perkemahan.

“Sangat disayangkan di alam bebas seperti ini banyak juga orang yang melakukan pencemaran dengan membuang sampah sembarangan. Saat melakukan pembersihan dalam satu tenda bisa menghasilkan dua kantong plastik besar. Padahal di atas gunung kan tidak ada petugas kebersihan maka dari itu kami peduli untuk menjaga kebersihan lingkungan di kawasan gunung,” ujarnya.

Rencananya, ia dan rekan-rekannya yang hobi mendaki gunung akan melakukan pendakian lagi setelah ujian akihr semester ke gunung Talang di Kabupaten Solok dan mengibarkan bendera Universitas Bung Hatta dipuncaknya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 10 Desember 2013 - 15:04:59

Lowongan Kerja Pustakawan Universitas Bung Hatta
Lowongan Kerja Pustakawan Universitas Bung Hatta
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta saat ini membuka lowongan pekerjaan untuk tenaga pustakawan persyaratan sebagai berikut:

1. Pendidikan S1 perpustakaan.
2. Memahami strategi penelusuran sumber informasi ( arikel jurnal, refrensi, prossiding dll).
3. Memiliki karakter disiplin, kerja keras dan jiwa pelayanan (service oriented).
4. Mengerti klarifikasi, katalogisasi dan tajuk subjek.
6. Memiliki rasa tanggungjawab, proaktif dan dapat bekerjasama dalam team.
7. Mampu bekerja dibawah tekanan , rapi dan detail
8. Komunikatif.

Lamaran lengkap berupa:

1. Curriculum Vite.
2. Foto kopi KTP, foto berwarna 3x4 terbaru.
3. Ijazah terakhir.
4. Transkip nilai dan
5. Dokumen pendukung lainnya

Pengiriman kelengkapan berkas sebelum tanggal 17 Desember 2013.

Kelengkapan lamaran tersebut dikirim ke Bagian Kepegawaian Universitas Bung Hatta.
Jalan Sumatera, Ulakkarang Padang 25133.
Telepon 0751-70516378.
Fax: 0751-7055475.
Email kepegawaian@bunghatta.ac.id.

(Humas-UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 09 Desember 2013 - 13:50:41

Pewarta Foto Antara Berbagi Ilmu Foto Jurnalistik
Pewarta Foto Antara Berbagi Ilmu Foto Jurnalistik
bunghatta.ac.id - Fotografi secara umum berfungsi sebagai sebuah media untuk mengabadikan sebuah momen dan memori yang suatu saat bisa dipanggil kembali dengan melihat foto yang dihasilkan, atau biasa juga disebut memory triggering.

Hal tersebut dikatakan Iggoy El Fitra saat memberikan materi Foto Jurnalistik yang disampaikan dalam Pelatihan Jurnalistik Unit Kegiatan Mahasiswa Wawasan Proklamator Universitas Bung Hatta yang bertempat di Lokal H.6 Gedung H Fakultas Ilmu Budaya Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Minggu (08/12/2013).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan untuk calon anggota dan calon wartawan Unit Kegiatan Mahasiswa Wawasan Proklamator Universitas Bung Hatta angkatan 2013 yang ikuti oleh lebih 20 peserta.

Iggoy El Fitra pewarta foto Kabar Berita Antra ini, memulai penyampaian materinya dengan menampilakan portofolio karya foto-fotonya dalam bentuk tayangan video dari tahun 2008-2013.

Ia menjelaskan sama seperti menulis berita, sebuat foto pun memiliki nilainya yang ditentukan oleh beberapa unsur seperti aktualitas, berhubungan dengan berita, kejadian luar biasa, promosi, kepentingan, human interest dan universal. Foto jurnalistik pada dasarnya terbagi atas foto tunggal (Single Photo) dan foto cerita,seri atau esai (Story Photo).

“Foto jurnalistik mempunyai daya jangkau yang sangat luas atau bersifat univerasl karena dapat menyusupi seluruh fase intelektual hidup kita, membawa pengaruh besar atas pemikiran dan pembentukan pendapat publik,” ujara alumni Sastra Jepang Universitas Bung Hatta ini.

Menurut Iggoy, semua foto bisa dikatakan foto jurnalistik bila terkandung didalamnya nilai-nilai berita. Foto cerita dalam jurnalistik haruslah memiliki nilai berita dan mengikuti kaidah jurnalistik seperti penggunaan teks sebagai pelengkap unsur 5W+1H dan juga menjadi pedoman dalam menulis teks keterangan foto.

Esai foto merupakan bagian dari fotografi, untuk membuatnya dapat menggunakan metode EDFAT
(entire, detail, frame, angle, time). “Esai foto akan menjadi sebuah karya foto jurnalistik bila disebarkan kepada publik dan menyebarkan sesuatu kepada publik, baik melalui media massa maupun media komunikasi lainnya seperti blog, jejaring sosial dan lainnya,” terangnya.

Secara umum, ia mengatakan komponen kriteria foto layak siar yakni informatif, kehangatan, faktual, relevan, magnitude, misi, eksklusif dan atraktif. Untuk menentukan pilihan foto layak dipublikasikan, titik tolaknya bukanlah dari bagus atau tidak bagusnya foto bersangkutan, tapi yang utama adalah pengertian kena atau tidak kena, relevan atau tidak, jitu atau tidak.

Seorang fotografer bisa berbuat apa saja terhadap fotonya apakah akan dikrop, digelapkan atau diterangkan, dihilangkan sebagian dan lain-lain. Tapi bagi seorang foto jurnalis ada batasan yang sangat kuat dan harus dipegang teguh, Don't Lie, jangan berbohong, karena foto jurnalistik bukanlah fiksi.

“Karena kekuatannya dalam publikasi media massa dengan pengaruh yang sangat besar terhadap orang banyak, maka dalam foto jurnalistik, kepercayaan adalah segala-galanya. Etika dan batasan-batasan yang jelas menjadi penting untuk menjaga kepercayaan pembaca,” ungkapnya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 07 Desember 2013 - 11:15:19

bunghatta.ac.id - Melihat minimnya mahasiwa yang ingin berorganiasi dan minimnya pengetahuan mengenai organisasi membuat Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakutas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta mengadakan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula FIB Gedung H Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 06-08 Desember 2013.

Kegiatan yang diikuti 60 peserta ini mengangkat tema “Menciptakan Mahasiswa yang Eksis Solid Kritis dan Humanis (Ekostis)” yang dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta dan didampingi oleh Wakil Dekan FIB, Ketua Jurusan serta kelembagaan se-lingkungan FIB.

Ketua Pelaksana Yunita Khairani mengatakan kegitan ini bertujuan untuk menciptakan mahasiswa yang eksis solid kritis dan humanis sesuai tema pada kegiatan ini . “Kegiatan ini sebagai tempat untuk belajar dan mau mengembangkan jiwa kepemimpinan serta dapat menggali potensi diri hingga nantinya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap mahasiswa Sastra Jepang ini.

Rizky Ideal Fitra Gubernur BEMM FIB Universitas Bung Hatta mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja BEMM FIB yang sangat berguna untuk menciptakan kader pemimpin.

“Kegiatan ini juga bisamembentuk individu yang dapat merangkul orang sekitarnya dan menjadi pemimpin sukses di massa depan,” katanya.

Fashly Eka Putra Presiden Mahasiswa Universitas Bung Hatta sangat bangga dan mengapresisasi kegiata latihan kepemimpinan ini sebab sebagai sarana untuk pengkaderan dan regenerasi kelembagaan mahasiswa di tatanan FIB.

“Ada 3 hal yang perlu diperhatikan untuk peserta kegiatan ini, pertama peserta apakah memang murni ingin mendapatkan ilmunya, kedua apakah peserta ini hanya menginginkan sertifikat dari kegiatan ini dan terakhir aktif berorganisasi itu tidak mengganggu aktivitas perkulihan,” tegasnya.

Ia menambahkan berorgansiasi itu tidak menghambat kuliah malah kita memiliki nila lebih dari teman-teman yang tidak ikut berorganisasi. Bisa mengatur waktu, pandai berkomunikasi dan lainnya. “Sebetulnya dikembalikan ke pribadi masing-masing dalam membagi waktu antara organisasi dan kuliah.” ucapnya.

Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum mengatakan kampus sangat mendukung kegiatan semacam ini karena majunya suatu perguruan tinggi terletak di bidang kemahasiswaannya yang telah maju. Latihan kepemimpinan ini dapat membentuk mahasiswa yang nantinya akan menjadi pemimin di dalam oraganisasinya atau setidaknya bisa menjadi pembimpin bagi diri sendiri.

“menjadi pemimpin itu harus mampu berkomunikasi dengan baik dan mempunyai nilai tambah serta ciri khas yang membedakan dari yang lainnya. Dari tema yang diangkat pada pelatihan ini semoga tema tersebut bisa terwujud,” ucapnya.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini berupa teknik lobby dan komunikasi, mengenal potensi diri (leadership), manajemen organsiasi, manajemen kegiatan, teknik pembuatan proposal, manajemen aksi, teknik persidangan dan simulasi sidang, pengenalan sejarah kelembagaan mahasiswa FIB hingga di akhir kegiatan ada kegiatan outbond. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 06 Desember 2013 - 14:08:20

Mahasiswa Harus Siapkan Diri Hadapi ASEAN Economic Community 2015
Mahasiswa Harus Siapkan Diri Hadapi ASEAN Economic Community 2015
bunghatta.ac.id - Pentingnya pemahaman mahasiswa dalam menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN 2015, Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta menggadakan seminar yang bertajuk Kesiapan Sumbar dalam Menghadapi ASEAN Economic Community dengan perspektif dari pendidikan, ekonomi, pengusaha, industri dan UMKM yang diadakan di Aula Balirung Carakan Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Jumat (06/12/2013).

Dekan Fakultas Ekonomi Yuhelmi, SE, MM mengatakan dunia pendidikan harus siap dengan dalam menghadapi pasar bebas ASEAN ini untuk menciptakan lulusan yang mampu berkualitas dan bersaing dengan yang lainnya. Banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil bila pasar bebas ini terjadi, lulusan kita bisa bekerja dengan leluasa di kawasan ASEAN.

“Untuk itu para mahasisea harus mempersiapkan diri dalam menyambut pasar bebas ini. tak hanya itu dari segi dunia bisnis dan perkoperasiaan juga akan ada dampaknya. Tentunya semua sektor harus siap bersaing,” ujarnya.

Ia menyebutkan para mahasiswa perlu menggali informasi ini sebanyak –banyaknya mengenai permasalahan yang akan kita hadapi kedepannya. Dengan seminar ini kita juga dapat membuka wawasan dan pemahaman kita serta bagaimana pemahaman kita dalam menghadapi ASEAN Economic Community.

Seminar ini menghadirkan empat pemateri yaitu Prof. Dr. Niki Lukviarman SE, Akt, MBA Rektor Universitas Bung Hatta, Dr. Romeo Rissal Panjialan praktisi dan pakar ekonomi kreatif, Ir. Zirma Yusri dari Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar dan Feri Bendaraha HPMI Sumbar serta dimoderatori oleh Herman Danau.

Prof. Dr. Niki Lukviarman SE, Akt, MBA membahas mengenai kesiapan perguruan tinggi terutama Universitas Bung Hatta dalam menghadapi ASEAN Economic Community 2015 ini. Menghadapai pasar bebas ini mahasiswa harus memiliki kompetensi, mempunyai karakter tentunya kaitannya dengan softskills nya seperti berkomunikasi dan harus kreatif.

“Bila telah memiliki kompetensi, karakter dan kreatif, saya percaya para mahasiswa bisa bersaing. Universitas Bung Hatta telah mempersiapkannya sejak dulu dengan melakukan tes TOEFEL ketika akan wisuda, kemudian akan melakukan sertifikasi-sertifikasi sesuai keahlian jurusannya masing-masing dan menerapkan kurikulum yang standar yaitu KBK,” imbuhnya

Sementara Dr. Romeo Rissal Panjialan memaparkan Sumbar itu tidak siap untuk menghadapi pasar bebas ini maka perlu membangun sikap dan mindset bagi masyarakat bahwa Sumbar adalah ASEAN. Tentunya perlu adanya penyamaan visi dan tekat antara perguruan tinggi, swasta dan pemerintah. “Istilahanya mampaarek gigi masin dengan sinkronisasi strategi dan program,” ujarnya dihadapan lebih dari 400 peserta seminar. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 04 Desember 2013 - 15:36:29

Yudhi Rahman, Mahasiswa Hukum UBH Juara 1 Esai Nasional
Yudhi Rahman, Mahasiswa Hukum UBH Juara 1 Esai Nasional
bunghatta.ac.id - Yudhi Rahman mahasiswa Ilmu Hukum angkatan 2011 Universitas Bung Hatta berhasil menjadi juara pertama dalam perlombaan penuliasan esai dalam rangka kegiatan Indonesian Youth Leaders Summit 2013 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada 23-24 November 2013 lalu.

Melalui tema esai “Revitalisasi Peranan Pemuda : Menganalisa Pembaharuan Pemuda Untuk Indonesia Yang Lebih Baik” ini, Yudhi berhasil masuk 50 besar berdasarkan seleksi via email dan kemudian dari hasil penilaian dewan juri yang cukup ketat, ia dinyatakan menjadi juara pertama. Untuk juara kedua Institut Pertanian Bogor dan Ketiga Universitas Negeri Jambi. Rencanannya kesepuluh esai terbaik akan dijadikan satu buku.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kepemudaan dalam diri pemuda sekarang. Dalam acara yang diikuti peserta yang berasal dari seluruh Indonesia ini juga akan mendiskusikan bersama sejumlah pembicara kelas nasional mengenai permasalahan yang hangat saat sekarang ini mulai dari masalah hukum, politik dan budaya.

Dalam pertemuan dengan Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA beserta Wakil Rektor I, II dan III dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Rabu (04/12/2012), Yudhi mengatakan lomba esai ini merupakan pra kegiatan Indonesian Youth Leaders Summit 2013.

Ketika berhasil masuk seleksi 50 besar para peserta ini akan terbang ke Semarang untuk mengikuti acara konferensi yang berupa diskusi panelis. "Pada masing-masing sesi akan diisi oleh seorang pembicara tingkat nasional yang berkompeten dan komunikatif. Kemudian ada kegiatan cultural night dan seminar nasional,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dalam tulisannya pemuda Indonesia harus berani melakukan otokritik sekaligus membenahi diri, meningkatkan kualitas SDM, dan siap berkiprah ditengah-tengah masyarakat , mewarnai berbagai lini kehidupan bangsa, karena bangsa ini membutuhkan peran kalangan pemuda secara nyata, sehingga tentu sesungguhnya tugas dan peran pemuda untuk Bangsa Indonesia ini tidaklah ringan.

“Dalam revitalisasi peranan pemuda untuk Indonesia yang lebih baik adalah pemuda yang akan menjadi pemimpin bangsa sudah tentu harus dipersiapkan dengan baik dan matang, sehingga peran pemuda hendaklah direvitalisasi sejak dini, sebab dalam sebuah kepemimpinan dibutuhkan integritas, kapasitas, juga pengalaman dan kematangan emosional,” ujarnya.

Menurutnya, pemuda Indonesia diharapkan bisa dan mampu mengambil setiap peluang yang ada dan memanfaatkannya secara baik demi kemajuan Bangsa Indonesia ini ke arah yang lebih baik. Karena pada intinya, pemuda adalah yang mampu dan berperan besar dalam merevitalisasi pembaharuan untuk Indonesia yang lebih baik.

“Saya senang dan bangga bisa membawa harum nama Universitas Bung Hatta di tingkat nasional. Untuk di wilayah Sumatra Barat saja, hanya kampus kita yang menjadi perwakilan untuk kegiatan ini. Saya percaya kita memiliki kemampuan di bidangnya masing-masing, namun sayangnya kita tidak berani mencoba dan menunjukannya. Padahal bila ada kemauan dan tekat yang kuat pasti akan ada jalannya asalkan kita memang bersungguh-sungguh untuk melakukannya,” pesannya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 03 Desember 2013 - 14:22:43

Ka. BNPB Syamsul Maarif: Penanggulangan Bencana Perlu Utamakan Kearifan Lokal
Ka. BNPB Syamsul Maarif: Penanggulangan Bencana Perlu Utamakan Kearifan Lokal
bunghatta.ac.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, dalam bencana ada kebijakan publik yang perlu diperhatikan. Syamsul Maarif menyebutnya sebagai sisi kearifan lokal.

Hal itu disampaikan Syamsul saat memberikan kuliah bagi mahasiswa Pascarsarjana Management Resiko Bencana Universitas Bung Hatta dengan materi “Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas di Indonesia”, Kampus I UBH Ulak Karang, Selasa (3/12).

Ia menjelaskan, kearifan lokal yang dimaksud adalah pendekatan kepada pimpinan tertinggi dalam kelompok sosial. Ia memberikan contoh seperti halnya kearifan lokal “smoong” di Simeleu Aceh.

Ditambahkannya, kearifan-kearifan lokal di setiap daerah sebenarnya mempunyai pesan-pesan tersendiri terhadap kebencanaan.

“Di Sumatera Barat, ada banyak kesenian dan budaya masyarakat Minang yang menyampaikan pesan-pesan tentang kebencanaan, seprti kesenian randai, rabab pasisia maupun petatah petitih dan pantun-pantun orang Minang”, ujarnya.

Disebutkan Syamsul, untuk melakukan perubahan paradigma tentang kerentanan bencana, tidak lah sulit jika pimpinan tertinggi dari suatu kelompok masyarakat tersebut yang dipengaruhi sehingga warga dan orang di sekitarnya pasti akan berubah dan masyarakat akan mengikuti dan patuh apa yang disampaikan pimpinan tersebut.

Kegiatan kuliah bersama Ka.BNPB tersebut di ikuti oleh semua mahasiswa Program Pascasarjana Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Universitas Bung Hatta, tidak ketinggalan Walikota Padang Drs. Fauzi Bahar,MSi serta Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Niki Lukviarman, SE,AKt,MBA pun ikut membaur bersama mahasiswa mengikuti materi kuliah yang diberikan secara sistimatis, santai dan lebih banyak berdiskusi. Dr. Syamsul Maarif sendiri adalah salah satu Dosen di Program Pascasarjana Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Universitas Bung Hatta, sejak di luncurkan beberapa waktu yang lalu.**Indrawadi-Humas.
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 01 Desember 2013 - 15:21:58

Budi Isman: Jadi Pengusaha sukses? Mulailah Bermimpi Besar
Budi Isman: Jadi Pengusaha sukses? Mulailah Bermimpi Besar
bunghatta.ac.id - Pertanyaan sederhana mengapa kita tertarik menjadi entrepreneur? Jawabanya mudah saja, ingin memiliki uang banyak, kebebasan, menjadi bos sendiri, passion, menciptakan lapangan kerja, karena hobi hingga ingin membantu orang tua.

Demikian dikatakan Budi Satria Isman, CEO International Busnisse Coach, Sosial Preneur saat memberikan materi Seminar Wirausaha Nasional dengan tema “Dream Big Start Small” yang diadakan oleh Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Universitas Bung Hatta yang dilaksanakan di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Jumat (29/11/2013).

Budi membahas cara cerdas membangun bisnis dengan memulai bermimpi besar karena di antara kita semua memulainya dengan mimpi tapi dimulai dengan hal-hal yang kecil. "Sayangnya untuk memulai usaha itu banyak orang yang takut," ungkapnya.

Ia mengatakan resiko tinggi, gagal, tidak punya modal, tidak tahu caranya, tidak punya bakat, tidak punya produk dan apakah ketika melakukan usaha itu harus jualan. Itu semua bisa menjadi hambatan ketika ingin memulai usaha.

"Padahal dari setiap masalah yang dihadapi manusia adalah peluang sebuah usaha karena setiap manusia ingin solusi dari permasalahannya. Misalnya ketika haus kita akan membeli air minum merek tertentu," ujarnya.

Smatrpreneur Businees telah melakukan pemetaan dalam berbisnis dengan membuat konsep playing field, market landscape dan operational profitability.

Dikatakan Budi, jangan hanya berbisnis di sektor mikro saja tapi kita harus bisa lebih tinggi minimal jadi usaha kecil atau menengah. Belajar bersama dan cari pelatih bisnis untuk mengembangkan dan bila ingin berwirausaha yang jelas lakukan dan latih keterampilan kita.

"Sekitar 85 persen kegagalan usaha itu di tahun pertama kemudian 50 persen pada tahun kelima dan 35 persen pada tahun kesepuluh," ucapnya dihadapan 100 lebih mahasiswa ini

Ia berpesan kesabaran dan pantang menyerah merupakan kuncinya, tentunya kita harus konsisten dan disiplin walaupun lambat asal terus bergerak usahanya tapi bila kita berhenti pastiakan gagal.

"Bangun jaringan usaha dan pertemanan kita dengan siapapun. Orang sukses percaya walaupun belum ada bukti, selalu positif dan percaya diri. Learn success share, yes we can,” tambahnya.(**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2015 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 50.17.78.238