Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Prof. Emil Salim : Samudera Hindia Pilihan Masa Depan.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup Era Presiden Soeharto, Prof. Emil Salim memberikan orasi ilmiah pada perayaan Dies Natalis ke 33 Universitas Bung Hatta, di Aula Balairung Caraka Kampus 1 Ulak Karang, Selasa, 22/4. Makalah yang dibawakan berjudul "Mendayung di Antara Dua Karang, Ketidak Pedulia....

Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi Kunjungi Stan UBH

Gubernur Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM mengunjungi stand stand promosi Universitas Bung Hattaseusai pembukaan Jambi Ekxpres Campus Expo 2014 yang bertempat di WTC Batanghari Kota Jambi, Senin (21/04/2014).....

Gubernur Jambi Tinjau Stan Campus Expo UBH

Gubernur Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM usai kegiatan pembukaan Jambi Ekxpres Campus Expo 2014 mengunjungi dan berfoto bersama di stand promosi Universitas Bung Hatta, Senin (21/04/2014). Dalam kunjungannya Hasan mengatakan banyak juga pelajar Jambi yang melanjutkan kuliah ke Univers....

Kenalkan Universitas Bung Hatta lewat Campus Expo 2014

Kampus Proklamator Universitas Bung Hatta turut berpartisipasi dalam kegiatan Campus Expo 2014 yang gelar oleh Harian Jambi Ekspres. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari 21-23 April 2014 di Lantai Dasar WTC Batanghari Kota Jambi. Gubernur Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM membuk....

Prof. Emil Salim Akan Berikan Orasi Ilmiah di UBH : Mendayung Di Antara Dua Karang

Pada ulang-tahun ke-33 Universitas Bung Hatta, Prof Emil Salim akan memberikan Orasi Ilmiah dengan judul ”Mendayung di Antara Dua Karang, Ketidak Pedulian dan Kealpaan”di Aula Balairung Caraka, Kampus I Universitas Bung Hatta Ulak Karang, Selasa (22/4). Dikutib dari makalah beliau disebutkan....

Teknik Arsitektur UBH: Restorasi Rumah Gadang di Nagari Sumpur

Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta bersama Masyarakat dan perantau Nagari Sumpur yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumpur (IKES), Forum Kampuang Minang Nagari Sumpur (FKMNS), berkerja sama dengan Pusat Studi Restorasi Arsitektur (Pusaka) Universitas Bung Hatta (UBH), Tirto Utomo F....

Selasa 12 Juni 2012 - 11:54:15

Pembangunan Gedung ke-5 Dikebut:Kampus II UBH Jl By Pass Aia Pacah, Tampung 8 ribu mahasiswa
Pembangunan Gedung ke-5 Dikebut:Kampus II UBH Jl By Pass Aia Pacah, Tampung 8 ribu mahasiswa
bunghatta.ac.id - Pembangunan gedung ke-5 berlantai III, kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) di Jl.By Pass, Aia Pacah, Padang, terus dikebut. Saat ini, kondisinya sudah mencapai 70 persen lebih atau lebih cepat dari target semula yang sebelumnya ditargetkan hanya 60 persen saja.

“Medio Juni target pekerjaan 60 persen, namun kenyataannya sudah 70 persen atau lebih cepat dari perkiraan semula. Kita harapkan tahun akademik 2012/2013 nanti pembangunan gedung yang ke-5 tersebut selesai,” kata koordinator pembangunan, Khadafi, Selasa (12/6).

Khadafi menjelaskan, gedung ke-5 tersebut itu direncanakan sebagai dekanat, laboratorium dan sarana/prasarana pendukung perkuliahan mahasiswa. “Dengan selesainya pembangunan gedung ke-5 tersebut, secara keseluruhan mampu menampung sekitar 8 ribu mahasiswa, setiap harinya yang terbagi empat shift” ujarnya lagi.

Khadavi menambahkan, pembangunan gedung-gedung di kampus baru UBH di By Pass Padang menggunakan pondasi tiang untuk meminimalkan terjadinya penurunan bangunan dalam mengatasi pengaruh gempa. Konstruksi pondasi itu dipilih karena bangunan kampus II UBH merupakan tanah lunak dengan ‘leveling’ muka air tinggi atau sama dengan muka tanah asli.

Atas pertimbangan kampus ramah akan bencana, maka dalam pembangunan kampus baru UBH itu sangat memperhatikan kondisi tanah. Perencanaan bangunannya lebih cenderung untuk menggunakan pondasi dalam/pondasi tiang (deep foundation).

Sementara itu, Wakil Rektor I UBH, Dr. Eko Alvares MSAA diruangan kerjanya menjelaskan, pembangunan gedung ke-5 tersebut merupakan lanjutan tahap pertama Blok I yang meliputi dekanat dan bangunan laboratorium dengan anggaran Rp8 miliar lebih.

“Seluruh mahasiswa baru TA 2012/2013 akan ditempatkan di kampus II, maupun mahasiswa angkatan sebelumnya, direncanakan juga Fakultas Ekonomi dan FKIP secara bertahap juga akan dipindahkan ke kampus II”, ungkap Eko.

Secara keseluruhan, pembangunan kampus II UBH akan dibanggun 5 blok , masing-masing blok terdiri dari 3 gedung, ditargetkan selesai pada 2020. Bangunan itu diharapkan dapat menampung jumlah mahasiswa dan kegiatan akademis yang diproyeksikan meningkat dalam sepuluh tahun ke depan. Diprediksi pada 2020, jumlah mahasiswa UBH mencapai 11.470 orang, meningkat dari 9 ribuan orang yang terdaftar saat ini.(**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 11 Juni 2012 - 11:06:00

Menpora Andi Malarangeng Tinjau GOR Kampus II UBH
Menpora Andi Malarangeng Tinjau GOR Kampus II UBH
bunghatta.ac.id - Menteri Pemuda Dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Malarangeng, Minggu (10/6/12), bersama dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di dampingi Rektor UBH Prof.Dr. Hafrijal Syandri, MS serta Kadispora Sumbar Syahrial Bakhtiar, menyempatkan waktu untuk meninjau Gelanggang Seni dan Olah Raga kampus II Universitas Bung Hatta di Jl.By Pass-Air Pacah.

Peninjauan GOR itu semula dijadwalkan begitu Menpora datang dari Jakarta sebelum mengibarkan bendera star TdS 2012 etape 7, namun karena keterbatasan waktu, baru sore harinya dapat di tinjau sebelum Menpora kembali lagi ke Jakarta.

Walau hanya sebentar, Menpora nampak sumringah ketika berada di dalam GOR. Berulang kali ia mengumbar senyum. “Bagus, cuma masih perlu ditambah beberapa fasilitas olahraga dan seni lainnya, seperti climbing wall” celetuk Andi.

Andi berharap, beberapa ruang kosong di GOR bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga seperti tenis meja, bola basket atau bola voli. Mantan Juru Bicara Kepresidenan itu juga menginginkan kawasan luar stadion ditanami pohon.

“Jika pohon-pohonnya sudah besar, nantinya kawasan seputaran GOR akan sejuk dan asri serta indah Ya seperti stadion-stadion lainnya. Masyarakat bisa memanfaatkan jalan lingkar itu untuk jogging track tanpa harus masuk ke stadion,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UBH Dr. Eko Avarez,MSAA dalam pemaparan ringkasnya menyampaikan, bahwa gedung itu dibangun setelah penandatanganan MoU di Gedung Kemenpora bulan September 2010 lalu oleh Kepala Biro Perencanaan Kemenpora Dedy Kusdinar disaksikan Staf Khusus Kemenpora, Lalu Wildan dengan sumber dana dana Rp9,9 miliar berasal dari Kemenpora yang telah dianggarkan dalam program pembangunan gelanggang remaja di seluruh Indonesia. Sementara, untuk lahan dan pematangan lahan disediakan oleh pihak Yayasan Pendidikan Bung Hatta di atas lahan seluas 5,5 hektare senilai Rp7 miliar lebih.

“Secara teknis Gedung Olahraga dan Kesenian itu masing-masing berkapasitas 1.000 orang dan bisa dipergunakan sebagai lokasi tenis lapangan dan bola voli lapangan untuk bola basket maupun bulutangkis” tambah Eko.

Eko menambahkan, gedung GOR tersebut telah dua kali dimanfaatkan untuk pelaksanaan prosesi wisuda Universitas Bung Hatta, dan berbagai even futsall yang digelar mahasiswa.
“GOR ini bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat”, ujar Eko mengakhiri. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 08 Juni 2012 - 11:25:07

Pasca Demo Mahasiswa: RAPIM Bahas Aspirasi Mahasiswa
Pasca Demo Mahasiswa: RAPIM Bahas Aspirasi Mahasiswa
bunghatta.ac.id - Aspirasi mahasiswa UBH yang disampaikan ke Rektor melalui aksi demontrasi Kamis (7/6) kemarin, menjadi salah satu topik yang dibahas pada Rapat Pimpinan Universitas Bung Hatta di aula Balairung Caraka, gedung B Kampus I, Jumat (8/6).

Menurut Rektor UBH Prof. Dr. Hafrijal Syandri, M.S, dalam pemaparannya saat pembukaan rapim tersebut, ada lima aspirasi yang disampaikan mahasiswa tersebut antara lain, meninjau kembali biaya KKN-PPM 2012, meninjau kembali biaya pelaksanaan prosesi wisuda, tentang beasiswa dan organisasi kemahasiswaan dan penyelenggaraan semester pendek.

Dari kelima aspirasi yang disampaikan tersebut, dua diantaranya dikabulkan Rektor yakni akan meninjau kembali biaya pelaksanaan wisuda yang penyelenggaraannya di GOR Kampus II Aia Pacah, serta akan mengintruksikan kepada Dekan dilingkungan UBH untuk transparansi pemberian beasiswa, serta mencari dan memilih mahasiswa yang betul-betul berhak mendapatkan beasiswa sesuai dengan persyaratan yang ditentukan donatur.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Prof.Dr. Fachri Ahmad,MSc, dalam pengarahannya menyebutkan, aksi-aksi demo yang dilakukan mahasiswa mungkin saja terjadi, karena mungkin komunikasi yang tersumbat, birokrasi yang berbelit, atau mungkin saja pelayanan terhadap mereka yang kurang optimal.

“Untuk itu, aspirasi-aspirasi yang disampaikan mahasiswa tersebut, agar menjadi perhatian dan ditindak lanjuti oleh seluruh pimpinan dan jajarannya” ujar Fachri.

Rapim 2012 itu sendiri berlangsung dari tanggal 8 Juni sampai dengan 25 Juni nanti, yang dibagi berdasarkan unit fakultas masing-masing dengan tema “Menuju kesuksesan pengembangan UBH 30 tahun kedua”.

Selama rapim pada pleno I akan dibahas evaluasi program kerja TA 2011/2012 dan penyusunan rencana program TA 2012/2013, dan pada pleno II nantinya akan dibahas draft program kerja dan anggaran Universitas Bung Hatta, sesuai dengan unit masing-masing. (**Indrawadi-humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 02 Juni 2012 - 08:43:49

bunghatta.ac.id - Sebanyak 1.676 mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) yang dikirim mengikuti Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 2012 dilindungi asuransi dan jaminan kesehatan.

"Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa didampingi dosen pembimbing lapangan dan dosen koordinator kabupaten, serta semua peserta akan dilindungi asuransi dan jaminan kesehatan" ujar Elfiondri, Koordinator pelaksana KKN-PPM 2012 saat pembekalan peserta KKN-PPM untuk kelompok C dan D di Aula Balirung Caraka Gedung B, Sabtu (2/6).

Ia menambahkan bahwa, program "KKN-PPM” tersebut merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan proses akademik.

Menurutnya lagi, program KKN-PPM 2012 tersebut merupakan untuk yang kedua kalinya dilaksanakan, setelah 31 tahun keberadaan Universitas Bung Hatta di dalam dunia pendidikan tinggi. Peserta KKN-PPM UBH akan disebar di 55 kanagarian yang tersebar di tujuh kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman dan Kabupaten Sijunjung.

"Kegiatan KKN-PPM menjadi bentuk nyata kontribusi UBH bagi masyarakat dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara politik, ekonomi maupun sosial," tambah Elfiondri.

Pembekalan peserta KKN-PPM dibagi 4 kelompok, untuk kelompok A dan B telah dilaksanakan tanggal 25-26 Mei dan untuk kelompok C dan D dilaksanakan tanggal 2-3 Juni 2012 di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta.

Materi pembekalan diberikan oleh Drs.Suparman Khan,M.Hum dan Suamperi SH,MH dengan materi Kontribusi KKN-PPM Terhadap Pembangunan Nagari, Dra. Susi Herawati, M.Pd. dengan materi Filosofi KKN-PPM.

Sedangkan materi Budaya Masyarakat dan Kebunghattaan disampaikan oleh Prof.Dr.Mestika Zed.MA, dan Drs. Bgd.M.Letter Program Pembangunan Daerah disampaikan oleh Drs. Rusdi Lubis, Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat disampaikan oleh Ir. Haryani,MT dan Ir. Hendri Warman MSCE. Sedangkan Pembuatan Rencana Program Kerja KKN-PPM, pelaporannya disampaikan oleh Ir.Edi Septe. *Indrawadi-Humas UBH.

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 31 Mei 2012 - 11:35:13

bunghatta.ac.id - Rektor Universitas Bung Hatta (UBH) Prof Dr Hafrijal Syandri MS mengatakan, semua program studi yang ada di UBH telah terakreditasi Departemen Pendidikan Nasional dengan peringkat “B”. Demikian dikatakannya ruangan kerjanya, Kamis,31/5.

Ia mengatakan, saat ini UBH memiliki 25 program studi untuk S1 dan 6 Program Studi untuk program master (S2), 19 program studi S1 terakreditasi dengan nilai B dan 5 program studi lainnya terakreditasi dengan nilai C. Sementara 1 program studi lagi dalam proses Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), katanya di Padang, kemarin.

Menurutnya lagi, keberadaan program studi yang telah terakreditasi sangat penting, karena dengan akreditasi maka ijazah dan lulusan suatu perguruan tinggi diakui pemerintah dan membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan lapangan kerja.

“Akreditasi menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap keberadaan atau eksistensi program studi tersebut, sekaligus pengakuan atas kualitasnya”, imbuh Hafrijal.

Hafrijal juga mengingatkan, agar para lulusan SLTA untuk berhati-hati memilih perguruan tinggi swasta (PTS), dan memilih program studi yang sudah terakerditasi di PTS pilihannya.

Berikut adalah program studi yang ada di Universitas Bung Hatta dan akreditasinya:

Fakultas Ekonomi:
(1). Program studi Ilmu Ekonomi, akreditasi “B”.
(2). Program Manajemen, akreditasi “B”.
(3). Program studi Akuntansi, akreditasi “B”.

Fakultas Hukum: Program Ilmu Hukum, akreditasi “B”

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan:
(1). Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, akreditasi “B”.
(2). Program Pendidikan Bahasa Inggris, akreditasi “B”.
(3). Program Pendidikan Matematika, akreditasi “B”.
(4). Program Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, akreditasi “B”.
(5). Program Pendidikan Biologi, akreditasi “C”.
(6). PGSD, akreditasi “C”
(7). Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, dlm proses akreditas BAN-DIKTI

Fakultas Ilmu Budaya
(1). Program studi Sastra Indonesia, akreditasi “C”.
(2). Program studi Sastra Inggris, akreditasi “B”.
(3). Program studi Sastra Jepang, akreditasi “B”.
(4). Program studi Bahasa Jepang (DIII), akreditasi “B”.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
(1). Program studi Teknik Arsitektur, akreditasi “B”.
(2). Program studi Teknik Sipil, akreditasi “B”.
(3). Program studi Perencanaan Wilayah dan Kota, akreditasi “B”.
(4). Program studi Teknik Ekonomi Konstruksi (DIII), akreditasi “C”.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
(1). Program studi Budidaya Perairan, akreditasi “B”.
(2). Program studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, akreditasi “B”.

Fakultas Teknologi Industri
(1). Program studi Teknik Elektro, akreditasi “B”.
(2). Program studi Teknik Mesin, akreditasi “B”.
(3). Program studi Teknik Industri, akreditasi “C”.
(4). Program studi Teknik Kimia, akreditasi “B”.


PASCASARJANA
(1). Pengelolaan Sumberdaya Perairan,Pesisir dan Kelautan, akreditasi “B”.
(2). Manajemen, akreditasi “C”.
(3). Teknik Sipil, akreditasi “C”.
(4). Arsitektur, dlm proses akreditas BAN-DIKTI
(5). Ilmu Hukum, dlm proses akreditas BAN-DIKTI
(6). Pendidikan Bahasa Indonesia, dlm proses akreditas BAN-DIKTI

(**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 27 Mei 2012 - 10:09:11

bunghatta.ac.id - Sebanyak 1.676 mahasiswa UBH, Juli depan akan melaksanakan mengikuti Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), juga dibekali dengan materi tentang mitigasi bencana di Aula Balairung Caraka Kampus I UBH, Minggu (26/5).

Peserta KKN-PPM tersebut nantinya akan diturunkan ke 55 kenagarian yang tersebar di tujuh Kabupaten , yakni Kab.Tanah Datar, Kab.Agam, Kab.Pesisir Selatan, Kab.Pasaman, Kab.Pasaman Barat , Padang Pariaman dan Sijunjung.

Menurut Koordinator pelaksana KKN-PPM UBH, Dr. Elfiondri,M.Hum, materi tentang mitigasi kebencanaan itu perlu diberikan karena wilayah Sumatera Barat termasuk daerah yang rawan bencana, terutama bencana gempa.

“Fenomena alam yang terjadi sungguh tak dapat diterka dan sering di luar logika kita. Ini dapat dilihat dalam peristiwa tsunami di Aceh, Mentawai, dan bencana lainnya” imbuh Elfiondri.

Ir. Haryani,MT yang memberikan materi mitigasi bencana, memaparkan bahwa, bencana alam seharusnya menjadi pembelajaran sekaligus guru yang berharga bagi kita maupun pemerintah, Untuk itu, upaya meminimalisasi korban sangat penting dibutuhkan. Langkah antisipasi perlu disiapkan dari jauh-jauh hari sehingga pada saat bencana alam terjadi, masyarakat siap menyelamatkan diri.

Menurutnya lagi, yang bisa diterapkan adalah pendidikan mitigasi bencana terpadu, yaitu konsep yang merujuk pada satu tindakan mengurangi dampak suatu mengantisipasi, mendidik atau melatih dan menginformasikan adalah kunci untuk mengurangi efek mematikan dari bencana alam.

“Kita berharap, mahasiswa-mahasiswa ini lah yang akan menjadai agen dan pelaku dalam pendidikan mitigasi bencana kepada masyarakat, mereka kita harapkan yang paling depan bagaimana memandu dan menenangkan masyarakat, jika bencana itu datang”, tambah Haryani mengakhiri.(**Indrawadi-humas)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 26 Mei 2012 - 10:37:14

bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta sebagai perguruan tinggi berkomitmen untuk memenuhi tuntutan dan dinamika kebutuhan masyarakat yakni bahwa ilmu, sikap dan keterampilan sivitas akademikanya harus dapat diamalkan secara nyata di masyarakat. Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan wujud komitmen tersebut sebagai program akademik terpadu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kegiatannya dilaksanakan di tengah masyarakat secara nyata.

Menurut Prof.Dr. Ir. Fachri Ahmad,M.Sc dalam pemaparan materinya saat pembekalan bagi 1.676 calon peserta KKN-PPM UBH di Aula Balairung Caraka Kampus I UBH, Sabtu (26/5). Konstribusi yang diharapkan adalah berupa gagasan/pemikiran, kegiatan jasa, advokasi, rancang bangun,pelatihan, pembangunan fisik, seni budaya dan berbagai kegiatan lain yang erat hubungannya dengan kegiatan kehidupan masyarakat.

Ia menambahkan, untuk dapat berkonstribusi dengan baik, peserta KKN-PPM harus mengenali daerah sasaran dengan baik, menghimpun data statistik daerah, kenali goografi daerah,kependudukan,ekonomi,kesehatan,kependidikan,kelembagaan-kelembagaan yang ada, keaadan sarana/prasarana daerah, adat isitiadat, sumberdaya alam atau pun hal-hal yang unik di daerah tersebut.
“Pra-survey awal dalam mengenal daerah tersebut perlu dilakukan, untuk mempersiapkan rancangan kegiatan, baik kelompok atau pun perorangan”, tambah Fachri.

Fachri menyebutkan, sebaiknya rancangan pelaksanaan program KKN-PPM mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, yang spesifik bagi derah, sesuai dengan potensi lainnya yang belum tergarap dengan baik.

“Perlu dimaklumi, bahwa sebagai akademisi ada keinginan untuk membuat perubahan-perubahan, terutama dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, pengayaan gagasan, perubahan pada pola pikir, pola sikap dan pola tindak dari masyarakat” imbuhnya

Menurutnya lagi, rekan jejak kegiatan KKN-PPM, harus terdokumentasi dengan baik, dalam bentuk “monografi daerah” yang membuat gambaran potensi, gagasan, ragam kegiatan dan hasil dari gerak gerik dari kegiatan tersebut.

“Dalam monografi daerah, juga dapat diungkapkan masalah-masalah penting yang harus dicarikan pemecahannya, hal itu akan memberikan konstribusi yang sangat berharga bagi pembangunan daerah, dan itu akan lebih berharga lagi bila disajikan secarai sistimatik, lengkap dengan penggambaran statistik daerah sasaran”, tambah Fachri mengakhiri.(**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 26 Mei 2012 - 09:19:37

1.676 Mahasiswa UBH, Akan di Terjunkan ke 55 Kenagarian di Sumbar
1.676 Mahasiswa UBH, Akan di Terjunkan ke 55 Kenagarian di Sumbar
bunghatta.ac.id - Sebanyak 1.676 mahasiswa UBH akan di terjunkan ke 55 kenagarian yang tersebar di tujuh Kabupaten , yakni Kab.Tanah Datar, Kab.Agam, Kab.Pesisir Selatan, Kab.Pasaman, Kab.Pasaman Barat , Padang Pariaman dan Sijunjung, untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) sebagai salah syarat untuk menyelesaikan proses akademik.

Hal itu di sampaikan Dr. Elfiondri,M.Hum, Koordinator pelaksana KKN-PPM 2012 , saat pembekalan peserta KKN-PPM di Aula Balirung Caraka Gedung B, Sabtu (26/5). Menurutnya, program KKN-PPM 2012 tersebut merupakan untuk yang kedua kalinya dilaksanakan, setelah 31 tahun keberadaan Universitas Bung Hatta di dalam dunia pendidikan tinggi.

“Selama kegiatan KKN-PPM berlangsung, mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Dosen Koordinator Kabupaten, serta semua peserta akan dilindungi asuransi dan jaminan kesehatan” tambah Elfiondri.

Ditempat yang sama, Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS mengatakan, bahwa adanya Program KuKN-PPM merupakan jawaban atas kebutuhan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini telah memberi warna baru bagi kehidupan kampus dan penciptaan atmosfer akademik di UBH. Kegiatan KKN-PPM menjadi bentuk nyata kontribusi UBH bagi masyarakat, dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara politik, ekonomi maupun sosial.

Dengan selalu belajar bersama dan bersinergi secara harmonis seluruh elemen masyarakat tentu akan banyak hal baru yang ditemukan. Masyarakat akan belajar dari civitas perguruan tinggi dan sebaliknya civitas perguruan tinggi akan banyak memperoleh dan terdorong untuk mengembangkan pengetahuan kearifan dan teknologi yang ada di tengah masyarakat

Pembekalan peserta KKN-PPM akan berlangsung selama 4 hari yang di laksanakan tanggal 25-26 Juni dan tanggal 2-3 Juli yang dibagi 4 kelompok di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta.
Materi pembekalan akan diberikan oleh Prof. Dr. Ir. Fachri Ahmad dengan materi Kontribusi KKN-PPM Terhadap Pembangunan Nagari , Dra. Susi Herawati, M.Pd. dengan materi Filosofi KKN-PPM.

Sedangkan materi Budaya Masyarakat dan Kebung Hatta-an akan di sampaikan oleh Prof.Dr.Mestika Zed.MA, Program Pembangunan Daerah akan di sampaikan oleh Drs. Rusdi Lubis, Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat akan disampaikan oleh Ir. Haryani,MT. Sedangkan Pembuatan Rencana Program Kerja KKN-PPM, Pelaporan akan disampaikan oleh Ir.Edi Septe.(**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 23 Mei 2012 - 12:28:06

bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta (UBH) pada tahun akademik 2012/2013 menawarkan biaya perkuliahan bagi calon mahasiswa baru sebesar Rp 4.524.000.

Hal ini disampaikan Wakil Rektor II UBH Dra.Susi Herawati,MPd sekaligus membantah bahwa kuliah di UBH itu mahal, diruangan kerjanya (Rabu,23/5)

Susi menambahkan, biaya sebesar itu sudah termasuk uang pembangunan bagi calon mahasiswa baru sebesar Rp 2 juta per mahasiswa yang dapat dicicil selama tiga semester. Yakni Rp 750.000 pada semester I dan II, serta dilunasi Rp 500.000 lagi pada semester III.

Komponen biaya lain dalam biaya Rp 4.524.000 itu adalah Rp 991.000 sebagai dana Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Asuransi Kesehatan (Askes), informasi teknologi (IT), simpanan pokok koperasi Bung Hatta, dan materai.

Kemudian, biaya operasional pendidikan (BOP) sebesar Rp 121.000 per satuan kredit studi (SKS) per semester untuk program studi kelompok non-eksakta dan eksakta. “Untuk studi non-eksakta yang memiliki mata kuliah praktikum dikenakan biaya tambahan Rp 80.000 per mahasiswa, dan untuk eksakta dikenakan biaya pratikum Rp 125.000 hingga Rp 200.000 per mahasiswa,” tambahnya.

Dengan demikian, total keseluruhan biaya pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa baru UBH tahun akademik 2012/2013 berkisar Rp 4.040.000 dan Rp 4.524.000. “Artinya calon mahasiswa tinggal kuliah, tidak ada biaya lain-lain lagi,” tegas Susi. (**Indrawadi-Humas UBH)

----------
Untuk melihat rincian pembayaran mahasiswa baru Universitas Bung Hatta Semester Ganjil Tahun Akademik 2012/2013, silahkan download dokumennya di Rincian Pembayaran Mahasiswa Baru Univ. Bung Hatta TA 2012/2013
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 15 Mei 2012 - 13:29:30

Pantai Kampus I Ulak Karang
Pantai Kampus I Ulak Karang
bunghatta.ac.id - Pantai Kampus I Ulak Karang, di jepret dari Gedung L lt.4 (*indrawadi)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2014 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.211.27.61