Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

PTIK UBH Laksanakan Lomba Desain Grafis Pelajar Se-Kota Padang

Keberadaan era teknologi komunikasi tidak dapat dibendung lagi sehingga masyarakat dibanjiri dengan berbagai macam informasi dan perlalatan canggih. Dalam waktu serba cepat semua terasa cepat dan mudah didapat sehingga berdampak pada masyarakat terutama generasi muda. Perlu adanya wadah untuk men....

Tingkatkan Kualitas Lulusan, FTSP UBH Lakukan MoU dengan Kementerian PU

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) bersama Balai Peningkatan Keahlian Konstruksi, Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi, Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang dilaksanakan di Aul....

Seminar BEMM FTSP: Mahasiswa Harus Miliki Jiwa Enterpreneur

Sebanyak 279 perserta yang terdiri dari 217 mahasiswa dan 62 asosisasi profesi mengikuti Seminar Nasional Continuing Profesional Develpment (CPD) dengan topik mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi dan rekayasa bidang konstruksi menyongsong AFTA 2015 yang dilaksanakan di Aula....

Pelepasan 50 Balon, Buka FTSP SILeNT EFFECT 2014

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA bersama Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia,Dr.Ir. Doedoeng Z. Arifin melakukan pelepasan 50 balon ke udara sebagai tanda pembukaan kegiatan FTSP SILeNT EFFECT dengan tema Build More Su....

HMMJ Teknik Kimia Motivasi Mahasiswa Baru Untuk Aktif Berorgansiasi

Setiap mahasiswa tidak hanya dituntut untuk aktif selama diperkuliahan namua harus aktif juga dalam mengikuti organisasi kemahasiswaan. Melihat pentingnya mengembangkan kemampuan softskills tiap mahasiswa dalam berlembaga. Himpunan Masyarakat Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universtias Bung Hatta....

Ketua YPBH, Fachri Ahmad Terima Penghargaan Wredatama Nugraha Utama

Mantan Wakil Gubernur Sumbar sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr. Fachri Ahmad,MSc menerima tanda kehormatan Wredatama Nugraha Utama yang diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum PWRI Haryono Suyono di Aula Balairung Caraka Kampus 1 Universitas Bung Hatta, Sabtu,20/9. Dalam ke....

Kamis 24 April 2014 - 19:43:41

Inilah Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Bung Hatta Masa Bakti 2014-2018
Inilah Pengurus Harian Yayasan Pendidikan Bung Hatta Masa Bakti 2014-2018
bunghatta.ac.id - Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Drs. Hasan Basri Durin, melantik pengurus Harian Yayasan Pendididikan Bung Hatta masa bakti 2014-2018, Rabu,23/4-14 di Ruang Teater Fakultas Ilmu Budaya Kampus 1 Ulak Karang.

Pengurus yang dilantik tersebut adalah Ketua : Prof. Dr. Fachri Ahmad,MSc , Sekretaris : Husnul Fikri, Bendahara : Yusmadi Yusuf, Ketua Bidang Pembangunan dan Pengembangan Aset : Martius Peli, Ketua Bidang Pemeliharaan dan Pemberdayaan Aset : Dr. Eni Kamal, MSc, Ketua Badan Pengawas : Dr. Dwi Fitri Puspa,SE,MS.i, AKt,CA , Anggota Dewan Pengawas : Ir. Arlius, Ph.D.

Usai pelantikan, Hasan Basri Durin dalam sambutannya kembali mengingatkan bahwa, sebelum berubah nama menjadi Yayasan Pendidikan Bung Hatta, sebelumnya bernama Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara, dimasa pendiriannya tokoh-tokoh yang sangat aktif adalah Drs. Hasan Basri Durin, Drs. Adrin Kahar, Drs. Zuiyen Rais, Masri Usman, Prof. Dr. Alfian Lains, Prof. Dr. Jakoeb Isman, M.Zein Djamil dan Drs. Mawardi Yunus.

“Tokoh-tokoh itu lah menyepakati pendirian yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Bung Hatta, nama itu di pilih karena kata wawasan nusantara merupakan suatu kata yang bermakna luas dan secara politis mengandung unsure pemersatu bangsa”, jelas Hasan.

Ditambahkan Hasan, dalam perjalanannya, baru kali ini pula pelantikan pengurus harian yang dilaksanakan secara seremonial. “Artinya dewan Pembina selalu mengikuti perkembangan dan aturan-aturan yayasan yang baru sesuai dengan undang-undang yayasan yang baru”, tegas Hasan.

Hadir dalam pelantikan yang dilaksanakan secara sederhana tersebut antara lain, semua jajaran pimpinan Universitas mulai dari Rektor Universitas Bung Hatta dan jajarannya, Dekan-Dekan dan dan jajarannya di lingkungan Universitas Bung Hatta, Perwakilan dari Dosen dan Karyawan serta undangan lainnya. (*Indrawadi)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 24 April 2014 - 13:47:42

Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta di Lantik
Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta di Lantik
bunghatta.ac.id - Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Hasan Basri Durin, Melantik Pengurus Harian Yayasan, Rabu,23/4-14 di Ruangan Teater FIB, Kampus I Ulak Karang
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 24 April 2014 - 11:01:30

Campus Expo 2014: Pengunjung Tertarik Masuk UBH
Campus Expo 2014: Pengunjung Tertarik Masuk UBH
bunghatta.ac.id - Mesik hanya satu-satunya perguruan tinggi dari luar Provinsi Jambi, banyak pengunjung Campus Expo 2014 tertarik masuk ke Universitas Bung Hatta baik untuk program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2). Kegitan ini yang dilaksanakan oleh Jambi Expres ini bertempat di WTC Batanghari Kota Jambi dari 21-23 April 2014 dengan tujuan untuk memperkenalkan perguruan tinggi-perguruan tinggi kepada masyarakat.

Dr. Zulherman, ST, M.Sc Ketua dan Tim Rombongan Pameran Universitas Bung Hatta mengatakan banyak mahasiswa Universitas Bung Hatta yang berasal dari Jambi termasuk juga untuk mahasiswa program pascasarjananya. Pameran ini juga dijadikan ajang untuk bernostalgia bagi para alumni yang berada di Jambi untuk mengetahui perkembangan kampusnya saat ini.

“ Banyak pelajar yang antusias dengan bertanya mengenai kampus proklamator ini dimulai dari program studi, biaya kuliah, kehidupan kampus, fasilitas dan lainnya,” ucapnya Zulherman dosen asal Kerinci Jambi ini.

Pada kesempatan itu juga Gubernur Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dan Bupati Tanjung Jabung Timur yang juga artis H Zumi Zola Zulkifli, STP, MA berkesempatan mengunjungi dan berfoto bersama di stan promosi Universitas Bung Hatta.

"Bahkan stan kampus kita mendapatkan piagam penghargaan sebagai stan dengan tim yang paling agresif," ungkapnya.

Ia menambahkan untuk memudahkan para mahasiswa baru, Universitas Bung Hatta saat ini telah menggunakan sistem online dengan alamat spmb.bunghatta.ac.id sehingga memudahkan calon mahasiswa yang tinggal di luar kota Padang

“calon mahasiswa cukup datang ke Bank Nagari untuk mendapatkan username dan password untuk melakukan registrasi pendaftaran dengan membayar Rp150 ribu. Namun, jika di daerahnya tidak ada Bank Nagari, calon bisa menghubungi sanak saudara untuk membelikan formulir ke Bank Nagari terdekat dan mengirimkan username serta passwordnya melalui SMS atau telepon,” terangnya.

Untuk penerimaan mahasiswa baru Universitas Bung Hatta tahun akademik 2014/2015 hanya dibebani total dana perkuliahan dengan kisaran Rp5 juta. Penerimaan mahasiswa baru tahun ini dilakukan tanpa melalui seleksi ujian masuk atau tanpa tes, akan tetapi dilakukan melalui penjaringan nilai rapor dan hasil Ujian Nasional (UN) serta prestasi akademik maupun non-akademik.

Sementara itu untuk program Pascasarjananya, Universitas Bung Hatta menawarkan program studi unggulan pada Magister Teknik Sipil dengan Konsentrasi Manajemen Risiko Bencana kerjasama dengan BNPB RI. Program ini sesuai dengan visi Universitas Bung Hatta yang menjadikan kampus yang siaga bencana.

Selain itu juga pada program Pascasarjana terdapat juga Magister Pengelolaan Sumber Daya Perairan Pesisir Dan Kelautan (PSK2K), Ilmu Hukum, Manajemen, Teknik Arsitektur, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan program keahlian PPArs yang berkerjasmaa dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI).

Ia menyampaikan dalam perayaan Dies Natalis ke-33 Universitas Bung Hatta, Selasa (22/04/2014) kemarin, mantan Menteri Lingkungan Hidup Era Presiden Soeharto, Prof. Emil Salim memberikan orasi ilmiah dengan judul berjudul Mendayung di Antara Dua Karang, Ketidak Pedulian dan Kealpaan. Orasi ilmiah ini terkait dengan gagasan Universitas Bung Hatta terkait Forum Akademis Samudera Hindia dengan melibatkan perguruan tinggi ternama baik dalam maupun luar negeri.

“Tak hanya itu, untuk menambah wawasan mahasiswa dan dosen, Universitas Bung Hatta juga mendatangkan tokoh-tokoh nasional dalam rangka Bung Hatta Lectures Series seperti Jokowi, Mahfud MD, Dino Patti Jalal, Suparman Marzuki dan masih banyak yang lainnya,” tutupnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 22 April 2014 - 13:04:12

Prof. Emil Salim :  Samudera Hindia Pilihan Masa Depan.
Prof. Emil Salim : Samudera Hindia Pilihan Masa Depan.
bunghatta.ac.id - Mantan Menteri Lingkungan Hidup Era Presiden Soeharto, Prof. Emil Salim memberikan orasi ilmiah pada perayaan Dies Natalis ke 33 Universitas Bung Hatta, di Aula Balairung Caraka Kampus 1 Ulak Karang, Selasa, 22/4. Makalah yang dibawakan berjudul "Mendayung di Antara Dua Karang, Ketidak Pedulian dan Kealpaan".

Dalam hantarannya, disebutkan "mendayung di antara dua karang" adalah salah satu ajaran dan prinsip yang Bung Hatta, yang gagasannya di canangkan Proklamator RI itu pertama kali di depan Badan Pekerja Komite Nasional pada 2 September 1948 di Yogyakarta.

Gagasan tersebut dijadikan sebagai landasan politik luar negeri bebas aktif untuk mengembangkan kebijakan politik di antara kepentingan negara Kapitalis dan negara Komunis.

“Dan singkatnya, "mendayung di antara dua karang" merupakan dasar bagi tumbuhnya Gerakan Non-Blok”, tegas Emil.

Emil menyebutkan bahwa menurut Bung Hatta ada dua karang besar yang harus dihadapi Indonesia yakni "karang ketidakpedulian" dan "karang kealpaan".

Keduanya merupakan masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia dalam pemanfaatan potensi pemanfaatan potensi dan peranan strategis Samudera Hindia yang terbentang di hadapan wilayah barat pulau Sumatera dan Jawa.

Dijelaskan Emil, Minangkabau yang terletak dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia memerlukan "knowledge, consensus dan innovation space" untuk mengelola dan memanfaatkannya.

"Oleh karena itu prakarsa pertama yang perlu dan bisa diambil para cendekiawan Sumatera Barat adalah memelopori pengembangan knowledge, consensus dan innovation space di antara akademisi Sumatera Barat dan Indonesia umumnya untuk bisa menggali potensi dan kekayaan sumber daya alam laut melalui pola pembangunan berkelanjutan mencakup tiga jaur ekonomi, sosial dan lingkungan bagi pengembangan kesejahteraan umat manusia," papar Emil.

"Dies Natalis ke-33 UBH merupakan pencanangan usaha kita bersama untuk mendayung di antara dua karang ketidakpedulian dan kealpaan menuju Samudra Hindia sebagai potensi kesejahteraan umat manusia di masa depan," tutur Emil. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 22 April 2014 - 07:11:05

Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi Kunjungi Stan UBH
Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi Kunjungi Stan UBH
bunghatta.ac.id - Gubernur Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM mengunjungi stand stand promosi Universitas Bung Hattaseusai pembukaan Jambi Ekxpres Campus Expo 2014 yang bertempat di WTC Batanghari Kota Jambi, Senin (21/04/2014).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 21 April 2014 - 19:22:14

Gubernur Jambi Tinjau Stan Campus Expo UBH
Gubernur Jambi Tinjau Stan Campus Expo UBH
bunghatta.ac.id - Gubernur Provinsi Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM usai kegiatan pembukaan Jambi Ekxpres Campus Expo 2014 mengunjungi dan berfoto bersama di stand promosi Universitas Bung Hatta, Senin (21/04/2014).

Dalam kunjungannya Hasan mengatakan banyak juga pelajar Jambi yang melanjutkan kuliah ke Universitas Bung Hatta.

Dr. Zulherman, ST, M.Sc Ketua Tim Pameran Universitas Bung Hatta mengatakan dalam kegiatan ini juga kampus melibatkan mahasiswa yang berasal dari provinsi Jambi untuk ikut serta mengenalkan Universitas Bung Hatta.

"Keikutsertaan Universitas Bung hatta ini dalam rangka memperkenalkan Universitas Bung Hatta kepada pelajar dan masyarakat provinsi Jambi sekaligus sebagai sarana bedah kampus untuk mencari refernsi tentang perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan setelah tamat sekolah menengah atas," terangnya.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini yaitu Nur Anisa mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2013, Maknunatum mahasiswa Ilmu Hukum angkatan 2013, Febrina Rahmat Diningsih mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2012 dan Suryati mahasiswa Teknik Ekonomi Konstruksi angkatan 2013. (**Ubay-Humas UBH)


model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 21 April 2014 - 18:56:23

Kenalkan Universitas Bung Hatta lewat Campus Expo 2014
Kenalkan Universitas Bung Hatta lewat Campus Expo 2014
bunghatta.ac.id - Kampus Proklamator Universitas Bung Hatta turut berpartisipasi dalam kegiatan Campus Expo 2014 yang gelar oleh Harian Jambi Ekspres. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari 21-23 April 2014 di Lantai Dasar WTC Batanghari Kota Jambi.

Gubernur Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM membuka secara resmi kegiatan Campus Expo 2014 menyampaikan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan informasi secara luas dan dapat memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi pelajar yang ingin menempuh pendidikan yang tinggi.

“Kegiatan ini bentuk sinergi dan kolaborasi untuk membangun pendidikan sekaligus promosi bagi kampus serta dapat membuka wawasan para pelajar,” ujar.

CEO Jambi Expres, Sarkawi mengatakan kegiatan ini rutin kita lakukan untuk membantu para pelajar SMA dalam mencari informasi perguruan tinggi-perguruan tinggi ketika ingin melanjutan studi dan juga untuk mengenalkan kampus kepada masyarakat.

“Semoga dengan kegiatan campus expo ini dapat bermanfaat dan menjadi panduan dalam memilih perguruan tinggi,” ucapnya.

Dr. Zulherman, ST, M.Sc Ketua dan Tim Rombongan Pameran Universitas Bung Hatta mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Universitas Bung Hatta kepada pelajar dan masyarakat provinsi Jambi sekaligus sebagai sarana bedah kampus untuk mencari referensi tentang perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan setelah tamat sekolah menengah atas.

"Meningat UN telah selesai dilaksanakan jadi kegiatan ini sebagai langkah untuk memberitahkan kepada pelajar untuk dapat memilih melanjutkan studi ke Universitas Bung Hatta," imbuhnya.

Selain Universitas Bung Hatta, terdapat 15 perguruan tinggi di wilayah provinsi Jambi lainnya seperti Universitas Batanghari lembaga pendidikan dan lembaga kursus yang ikut berpartisipasi memperkenalkan lebih jauh keunggulkan masing-masing kampus. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 21 April 2014 - 14:29:10

Prof. Emil Salim Akan Berikan Orasi Ilmiah di UBH : Mendayung Di Antara Dua Karang
Prof. Emil Salim Akan Berikan Orasi Ilmiah di UBH : Mendayung Di Antara Dua Karang
bunghatta.ac.id - Pada ulang-tahun ke-33 Universitas Bung Hatta, Prof Emil Salim akan memberikan Orasi Ilmiah dengan judul ”Mendayung di Antara Dua Karang, Ketidak Pedulian dan Kealpaan”di Aula Balairung Caraka, Kampus I Universitas Bung Hatta Ulak Karang, Selasa (22/4).

Dikutib dari makalah beliau disebutkan bahwa, salah satu ajaran dan prinsip yang Bung Hatta kembangkan adalah agar Indonesia “mendayung di antara dua karang” yang untuk pertama kali beliau canangkan di depan Badan Pekerja Komite Nasional tanggal 2 September 1948 di Yogjakarta sebagai landasan politik luar negeri bebas aktif mengembangkan kebijakan politik di antara kepentingan negara Kapitalis dan negara Komunis. Sehingga memberi dasar bagi tumbuhnya Gerakan Non-Blok.

Menurutnya, salah satu masalah raksasa yang terbengkalai selama ini adalah pemanfaatan potensi dan peranan strategis Samudra Hindia yang terbentang di hadapan wilayah barat pulau Sumatera dan Jawa. Dan hadir Samudra Hindia di antara dua karang besar Indonesia, yakni “karang ketidak-pedulian” dan “karang kealpaan” masyarakat bangsa Indonesia terhadap manfaat dan faedah Samudra Hindia yang terbentang di sebelah barat tanah air Indonesia umumnya, daerah Sumatera Barat khususnya

Dijelaskan, Samudra Hindia mencakup sepertujuh permukaan bumi dan terletak antara benua Afrika di bagian barat, kepulauan Indonesia dan benua Australia di bagian timur, benua Asia di bagian utara dan Antarctica di bagian selatan. Kawasan-kawasan sekitar Samudra Hindia sebagian besar merupakan negara berkembang yang sedang membangun.

Samudra Hindia terbentang seluas 73.440.000 Km2, dengan kedalaman 3.890 Meter, dan kedalaman terbesar dengan 7.450 Meter di bawah permukaan laut di “Java Trench”, di selatan pulau Jawa.

Java Trench adalah yang kedua terpanjang di dunia terbentang antara Jawa Barat Selatan dan melingkar sepanjang pantai barat Sumatera sampai ke Utara Sumatera dengan perpanjangan ke kepulauan Andaman dan Nicobar.

Kawasan tersebut rawan benturan tektonis antara lempeng Euro-Asia dengan Indo-Australia, dengan potensi ancaman gempa tsunami. Dalam kaitan inilah sangat penting dikembangkan keahlian pendeteksian tsunami dan ikhitar penyelamatan diri dari ancaman tsunami, seperti antara lain dilakukan oleh “Siaga Penyelamatan Inovatif” yang akan membangun Tsunami Evacuation Park di kawasan Tabing, Padang.

Sejak masa kolonial, Samudra Hindia menderita kerusakan lingkungan oleh eksploitasi sumber daya alamnya. Deforestasi, cara-cara pengelolaan lahan dan praktek penambangan pulau-pulau yang menampung kotoron burung Guano yang kaya calsium-phosphat dengan menguras bagan besar pulau sampai meninggalkan lubang di banyak pulau Samudra Hindia.

Limbah, sampah dan kotoran buatan manusia mengalir dari sungai di kawasan sekitar Samudra Hindia mengotori lautan ini. Ini paling kentara untuk lautan yang berbatasan dengan India yang padat penduduk.
Menurutnya lagi Salah satu bidang yang memerlukan “knowledge, consensus dan innovation space”
berkaitan dengan Samudra Hindia, yang terdapat langsung depan pintu ranah Minangkabau.

Oleh karena itu prakarsa pertama yang perlu dan bisa diambil para cendekiawan Sumatera Barat adalah memelopori pengembangan knowledge, consensus dan innovasi space di antara akademisi Sumatera Barat dan Indonesia umumnya untuk bisa menggali potensi dan kekayaan sumber dala alam laut melalui pola pembangunan berkelanjutan mencakup tiga jaur ekonomi, sosial dan lingkungan bagi pengembangan kesejahteraan umat manusia.

Melalui pengembangan knowedge, consensus dan innovation space” terbuka lebar di ranah Minangkabauini, untuk digalakkan pada pengembangan pembangunan Samudra Hindia sebagai sumber daya alam yang layak dinaikkan nilai tambahnya bagi kesejahteraan umat manusia.

”Melalui Dies Natalis ke-33 Universitas Bung Hatta merupakan pencanangan usaha kita bersama untuk mendayung di antara dua karang ketidak-pedulian dan kealpaan menuju Samudra Hindia sebagai potensi kesejahteraan umat manusia di masa depan”, ulas Emil. (**Indrawadi)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 21 April 2014 - 13:36:06

Teknik Arsitektur UBH: Restorasi Rumah Gadang di Nagari Sumpur
Teknik Arsitektur UBH: Restorasi Rumah Gadang di Nagari Sumpur
bunghatta.ac.id - Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Bung Hatta bersama Masyarakat dan perantau Nagari Sumpur yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Sumpur (IKES), Forum Kampuang Minang Nagari Sumpur (FKMNS), berkerja sama dengan Pusat Studi Restorasi Arsitektur (Pusaka) Universitas Bung Hatta (UBH), Tirto Utomo Foundation, Badan Pelestari Pusaka Indonesia (BPPI), Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, dan elemen dan tokoh masyarakat lainnya, Minggu (20/4/2014), meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang atau batagak tonggak tuo. Dalam kultur tradisi Minangkabau, batagak tonggak tuo ini merupakan salah satu ritual prosesi pembangunan rumah gadang yang dilakukan secara turun temurun di Minangkabau.

Eko Alvares Z, Ketua Pusat Studi Restorasi Arsitektur Universitas Bung Hatta Padang,menyebutkan restorasi rumah gadang tersebut penting karena Nagari Sumpur merupakan salah satu Perkampungan Destinasi Pusaka Nusantara yang ada di Ranah Minang.

Ditambahkan Eko, sebelumnya sudah sering mahasisw arsitektur dibawanya kuliah lapangan ke Nagari tersebut, namun pada tanggal 26 Mei 2013 lalu, kebakaran hebat melanda Nagari Sumpur, Batipuah Selatan, yang menghanguskan 5 rumah gadang dari 68 rumah yang telah didata mahasiswa sebagai peninggalan warisan budaya.

“Rumah-rumah gadang yang terbakar itu sebagian besar berusia di atas satu abad, untuk itu pula, upaya restorasi rumah-rumah gadang itu menjadi sangat penting. Tahapan pertama dan keterbatasan dana, hanya satu rumah gadang yang direstorasi”, ulas Eko.

Sebelum restorasi beberapa pendekatan dilakukan dengan dengan melibatkan keluarga besar Nuraini, Wali Nagari Sumpur, para datuk dan ninik mamak serta perangkat adat lainnya. Hal itu dilakukan agar restorasi rumah gadang itu tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Dalam pelaksanaannya, membangun kembali rumah gadang tersebut di usahakan seperti membangun rumah gadang zaman dulu, mulai dari memilih kayu untuk tonggak tuo, mencacah, maelo sampai mendirikan tonggak tuo tersebut. (**Indrawadi-Humas).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 18 April 2014 - 17:21:16

Mahasiswa Teknik Mesin UBH Gelar Touring Amal
Mahasiswa Teknik Mesin UBH Gelar Touring Amal
bunghatta.ac.id - Sebanyak 25 mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan Touring Amal Keliling Sumatra Barat yang dilaksanakan pada 18-19 April 2014.

Ketua Himpunan Masyarakat Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Deco Agustavio menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja himpunan yang bertujuan untuk membantu dan memotivasi saudara-saudara kita yang berada di panti asuhan sekaligun dalam rangka kegiatan bakti sosial.

“Kita melakukan Touring Amal ini menggunakan kendaraan roda dua kemudian berkeliling Sumatra Barat dengan rute dimulai dari Kampus Proklamator III Universitas Bung Hatta, Pariaman, Lubuk Basung, Maninjau, Bukittinggi, PadangPanjang, Solok dan kembali ke Padang,” ungkapnya.

Ia menyebutkan dari rute yang akan dilalui tersebut, tim akan melakukan kerja bakti, pemberian bantuaan berupa alat tulis dan pakaian serta pemberian motivasi di Panti Asuhan Aisyah Muhammadiyah Lubuk Basung dan Panti Asuhan Aisyah Muhammadiyah Solok serta singgah ke Kantor Bupati Solok.

Tim dilepas secara resmi oleh Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri, Ir. Yanni Ridal, MT dan Ketua Jurusan Teknik Mesin, Dr. Hendri Budiman, ST, MT.

“Hati-hati, jaga keselamatan selama berkendaran dan taati aturan lalu lintas,” pesan Hendri Budiman. (**Ubay-Humas UBH)

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2014 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.161.236.229