Kunjungan Kedubes Australia ke Universitas Bung Hatta

Kedutaan Besar Australia mengadakan kunjungan silaturhami sekaligus Sosialisasikan Beasiswa Endeavour Scholarships and Fellowships dari Pemerinatah Australia yang bertempat di Ruang Sidang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (11/02/2016). Dalam kunjungan tersebut Ke....

Kedubes Australia Sosialisasikan Beasiswa Endeavour Scholarships and Fellowships

Kedutaan besar Australia memberikan tawaran kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi bagi dosen Universitas Bung Hatta melalui program beasiswa Endeavour Scholarships and Fellowships yang bertempat di Ruang Sidang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (11/02/2016).....

Rektor Universitas Bung Hatta Jadi Pembicara Paralel Forum Rektor Indonesia 2016

Rektor Universitas Bung Hatta Prof Dr Niki Lukviarman, SE Akt MBA CA menjadi pembicara dalam Temu Tahunan ke-17 Forum Rektor Indonesia 2016 yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta pada 19-31 Januari 2016 lalu. Dalam kesempatan itu Rektor Universitas Bung Hatta tampil sebagai pembicara....

Bio Science Competition Tingkat SMA/MA Se-Sumatra Barat 2016

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta akan melaksanakan Bio Science Competition Tingkat SMA/MA sederajat se – Sumatra Barat dengan bertajuk “Show Your Ability In Biology And Get Your Proud On Biocompact yang akan....

Kopertis Wilayah X Sosialisasikan Pengisian BKD/LKD di Universitas Bung Hatta

Universitas Bung Hatta menyelenggarakan Sosialisasi Pengisian Beban Kinerja Dosen dan Laporan Kinerja Dosen (BKD/ LKD) yang langsung disampaikan oleh Koordintor Kopertis Wilayah X Prof. Drs. Ganefri, M.T., Ph.D bersama tim yang betempat di Aula Balirung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universit....

Mahasiswa Universitas Muhammadyah Riau Kunjungi Teknik Industri Universitas Bung Hatta

Mahasiswa Universitas Muhammadyah Riau melakukan kunjungan ke Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta yang berlangsung di Ruang Sidang FTI Kampus Proklamator III Universitas Bung Hatta pada 04 Februari 2016 lalu. Dalam kunjungan tersebut sebanyak 70 mahasiswa da....

Rabu 12 Agustus 2015 - 08:35:27

Pendidikan Matematika UBH Gelar Temu Ramah dengan Dosen Matematika University Of Essex, Inggris.
Pendidikan Matematika UBH Gelar Temu Ramah dengan Dosen Matematika University Of Essex, Inggris.
bunghatta.ac.id - Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta mengadakan temu ramah dengan seorang dosen Matematika University of Essex, Inggris, yaitu Dr. Hadi Susanto yang bertempat di Ruang Sidang FKIP Kampus Prolamator II Universitas Bung Hatta pada 7 Agustus 2015 lalu.

Dra. Rita Desfitri, M.Sc. Ketua Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Bung Hatta menyampaikan Dr. Hadi Susanto merupakan putra asli Indonesia yang telah lama menetap dan bekerja di luar negeri yang dalam kunjungannya ke Universitas Bung Hatta didampingi Dr. Mahdhivan S, Sekretaris Jurusan Matematika Universitas Andalas.

“Kegiatan iniberlangsung akrab dan hangat. Acara ini juga dihadiri dosen-dosen dari berbagai prodi di lingkungan FKIP, mahasiswa prodi PMAT, calon wisudawan PMAT, dan beberapa alumni PMAT serta peserta lainnya,” jelasnya.

Rita memandu langsung pertemuan bersifat dialog interaktif dengan pembahasan seputar bagaimana usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk mencari peluang belajar di luar negeri, bagaimana sikap kita dalam menghadapi kendala-kendala yang dihadapi dalam pendidikan.

“Selain itu dalam pertemuan itu juga berbagi pengalaman-pengaman yang bertujuan untuk memberikan motivasi agar selalu menjadi seorang pekerja keras. Kemudian dapat memanfaatkan networking (jejaring) untuk mendapatkan ilmu dan wawasan, serta peluang untuk mendapat kesempatan mencari pekerjaan atau studi lanjut,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dr.Hadi Susanto juga menginspirasi audiens bagaimana keterbatasan yang dimilikinya sewaktu muda dulu justru mendorong dirinya untuk bekerja keras dan tidak mudah menyerah.

“Mahasiswa agar aktif di dunia maya, jangan hanya di Facebook saja. Jangan takut menghubungi para dosen, profesor, atau pakar lainnya, baik di dalam atau di luar negeri. Kirimlah email untuk bertanya atau berdiskusi. Kemungkinan terburuk paling tidak dijawab,” pesannya

ia mengajak para peserta pertemuan itu agar lebih tertarik untuk melihat ilmu matematika itu tersebar dalam kejadian-kejadian alam. Semakin dipelajari matematika itu, akan semakin terasa oleh kita kebesaran Allah SWT. Karena itu matematika jangan ditakuti, ia justru begitu dekat dengan kehidupan ini.

“Lihatlah peredaran bumi dan planet, kekuatan grafitasi antar planet, semua ada rumusnya, sehingga badan antariksa amerika (NASA) pun juga menggunakan profesor-profesor matematika ketika mempersiapkan pesawat ke luar angkasa”, sambungnya. (**Ubay-Humas UBH)

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 11 Agustus 2015 - 15:08:49

Peneliti Konstruksi Dunia Ikuti ICONBUILD 2015 UBH-UTM
Peneliti Konstruksi Dunia Ikuti ICONBUILD 2015 UBH-UTM
bunghatta.ac.id - Program Pascasrjana Teknik Sipil Universitas Bung Hatta bersam Univesiti Teknologi Malaysia mengadakan The 2nd International Conference on Construction and Building Engineering (ICONBUILD 2015) yang bertempat di Hotel Grand Inna Muara pada 11-13 Agustus 2015.

Konferensi ini menghadirkan 5 pembicara utama yang berasal dari Indonesia dan Malaysia yaitu Prof. Dr. Muhd Zaimi Abd Majid, Prof. Dr. Ir. Mahmood Md Tahir dan Assoc. Prof. Dr. Ahmad Baharuddin Abd Rahman dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Rizal Z. Tamin, M.Sc dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia dan Prof. Dr. Zaidir dari Universitas Andalas, Indonesia.

Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, M.Sc Ketua Pelaksana Conference dari Universitas Bung Hatta menyebutkan konferensi Internasional ini telah dilaksanakan untuk kedua kalinya dan dalam rangka perayaan 20 tahun kerjasama antara Universitas Bung Hatta dan Universiti Teknologi Malaysia. Konferensi ini merupakan forum utama untuk presentasi kemajuan baru dan hasil penelitian di bidang teknik sipil dan lingkungan.

“Sebanyak 90 makalah akan dipresentasikan secara paralel yang pesertanya berasal dari Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Korea, Mesir, Nigeria, Jerman, USA, Kanada dan Swedia. Nantinya pemakalah akan dibagi menjadi empat bidang kajian yang meliputi Rekayasa Struktur bangunan, Material Konstruksi, Manajemen Konstruski dan Pemantauan dan Pengendalian Struktur,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhd Zaimi Abd. Majid Ketua Pelaksana Conference dari Universiti Teknologi Malaysia menyebutkan konferensi internasional ini mengangkat tema inovasi dan keberlanjutan dalam dunia konstrusksi.

“Hal ini terkait dengan isu-isu yang merupakan dampak perubahan iklim, untuk kebutuhan dimasa depan dan kondisi sumber daya yang ada,” sebutnya.

Sementra itu Rektor Unversitas bung Hatta, Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, akt, MBA, CA menyampaikan apresisasi dengan kegiatan yang diikuti oleh para peneliti terkemuka, insinyur, arsitek, ilmuwan, dan profesional lainnya dalam berbagai disiplin ilmu teknik sipil dan lingkungan dibangun di seluruh dunia yang akan membahas isu-isu mengenai tema yang menjadi topik diskusi kali ini.

“Dengan kegiata ini dapat memberikan informasi baru terkait teknologi dan inovasi-inovas yang telah dilakukan oleh para peneliti terkait dunia konstruksi,” ujarnya.

Pada kesempatan ini juga berlangsung kegiatan penandatanganan kerjasmaa (MoU) antara Universitas Bung Hatta dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sumatra Barat dan Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatra Barat.

Konferensi International tersebut, di buka oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman Pementerian Badan Litbang Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Dr. Ir. Arief Sabaruddin, C.E.S. sekaligus sebagai Keynote Speaker, hadir juga Sekeretaris Daerah Sumatra Barat Dr. H. Ali Asmar, MPd dan peserta lebih dari 100 orang yang berasal dari lembaga pemerintah, swasta, perguruan tinggi, konsultan,maupun praktisi. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 10 Agustus 2015 - 14:56:29

Yayasan Proklamator Bung Hatta Kunjungi Universitas Bung Hatta
Yayasan Proklamator Bung Hatta Kunjungi Universitas Bung Hatta
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta mendapat kunjungan dari Yayasan Proklamator Bung Hatta yang bertempat di Ruang Rektor Gedung E Rektorat Kampus Proklamator I Universitas bung Hatta, Senin (10/08/2015).

Prof. Dr. Maizar Rahman, Sekretaris Umum Yayasan Proklamator Bung Hatta bersama tim datang untuk membicarakan mengenai kelibatan Paduan Suara Universitas Bung Hatta dalam rangka peringatan 70 tahun Kemerdekaan Indonesia sekaligus untuk peringatan Hari Kelahiran Proklamator Bung Hatta yang akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2015 di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi.

“Kegiatan itu juga bertujuan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai kebunghattaan dan untuk merencanakan pembangunan Hatta Memorial Heritage serta pembukaan bedah buku Soerkarno-Hatta Buka Proklamator Pakasaan,” ujarnya.

Ia mengatakan Bukittinggi merupakan kota Bung Hatta. Di kota ini akan dibangun monumen perjuangan Bung Hatta sebagai lambang penghormatan yang nantinya akan memberikan inspirasi kepada generasi penerus. Di sini terdapat konsep pandangan hidup, buah pikiran dan cita-cita Sang Proklamator.

“Kita juga ingin membicarakan mengenai penerusan penulisan buku seri Bung Hatta yang sempat tertunda sejak tahun 1998. Saat itu sudah terbit 3 seri buku dari 12 seri yang direncanakan. Penerbitan buku ini merupakan kerjasama Universitas Bung Hatta dengan LP3ES,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta Drs. Suparman Khan, M.Hum menyampaikan Universitas Bung Hatta akan selalu mendukung dalam rangka kegiatan peringatan Hari Kelahiran Proklamator Bung Hatta yang melibatkan Paduan Suara Universitas Bung Hatta yaitu Bung Hatta Voice.

“Menjadi kebanggaan bagi kita turut berpartisipasi dalam kegiatan bersejarah ini. Sebagai perguruan tinggi satu-satunya yang menyandang nama besar proklamator ini kita juga memasukan nilai-nilai kebunghattaan baik dalam statuta universitas, visi misi universitas hingga matakuliah khusus yang wajib ada di setiap program studi yaitu Kebunghattan,” jelasnya.

“Terkait dengan pelanjutan buku seri lengkap Bung Hatta, pada dasarnya kampus mendukung dan dapat direncanakan kembali pertemuan berikutnya untuk membahas rencana tersebut,” tambahnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kepala Biro administrasi, Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Bung Hatta Hendra Kusuma, S.Pi., M.Si, Dosen Pengampu Matakuliah Kebunghattaan Drs. Nazwar Djali ST., Sp1 serta Iman Satria S.T., M.T. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 10 Agustus 2015 - 10:52:01

Perkuat Kerjasama,  Universitas Bung Hatta-Gifu Unifersity Lakukan Student Exchange
Perkuat Kerjasama, Universitas Bung Hatta-Gifu Unifersity Lakukan Student Exchange
bunghatta.ac.id - Sebagai bentuk tindakan lanjut dari penandatangaan kerjasama (MoU) antara Universitas Bung Hatta dengan Gifu University, Jepang dalam kegiatan The 1st International Joint Meeting of Global Enviromental and Energy Course (GU-GLEE) pada 17-18 Desember 2014 lalu.

Kini, kedua institusi ini melakukan kegiatan Student Exchange dan Faculty Exchange yang tertuangang dalam Memorandum of Agreement (MoA) yang ditandatangani oleh Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA dan Executive Director Vice President Internasional Affairs and Public Relations Gifu University Dr. Fumiaki Suzuki, Dr. Eng Reni Desmiarti, ST, MT Perwakilan Fakultas Teknologi Industri dan Dr. Keitestu Rokugo Dekan Fakultas Teknik Gifu University.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA menyampaikan kerjasama ini untuk fakultas teknik yang berupa program pertukaran mahasiswa dan promosi pengenalan program studi yang terdapat di fakultas kedua perguruan tinggi ini. Kemudian riset bersama hingga mengadakan kerjasama kegiatan dalam mempublikasikan hasil penelitian hingga kunjungan.

“Tentunya dengan adakan kerjasama ini dapat mengingkatkan kualitas mahasiswa dan dosen hingga memberi kesempatan untuk alumni untuk melanjutkan pendidikan magister hingga doktor di Gifu Gifu University. Hal tersebut sesuai dengan visi Universitas Bung Hatta, menjadi perguruan tinggi unggul dan bermartabat menuju universitas berkelas dunia,” sebtunya.

Sementara itu Dr. Eng Reni Desmiarti, ST, MT Ketua Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta mengatakan sebelum adanya kerjasama ini Universitas Bung Hatta melalui Jurusan Teknik Kimia telah melaksanakan kerjasama dengan mengirimkan satu orang alumninya untuk melanjutkan pendidikan S2 melalui program Basin Water Environmental Leader (BWEL) di Gifu University dan dengan kerjasama baru ini sekarang ditingkatkan lebih luas lagi untuk Fakultas Teknik.

“Sejak tahun 2010 hingga saat ini terdapat 5 orang alumni Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta yang sedang mengikuti program magister dan doktoral di Universitas Gifu Jepang, dan yang pada bulan Sepetember 2015 mendatang akan dikirim lagi satu alumni yaitu Erda Rahmilaila Desfitri.

Ditambakannya sebagai tidak lanjut dari kerjasama ini, seorang mahasiswa Gifu University Morishita Youji akan datang ke Universitas Bung Hatta untuk melakukan program Student Exchange selama 3 minggu pada bulan September 2015, sedangkan dari Universitas Bung Hatta akan mengirimkan Yusuf Rashidin mahasiswa Jurusan Teknik Kimia ke Gifu University selama 1 bulan pada bulan Desember 2015. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 10 Agustus 2015 - 08:52:34

Universitas Bung Hatta Selenggarakan Konferensi Internasinal ICONBUILD 2015
Universitas Bung Hatta Selenggarakan Konferensi Internasinal ICONBUILD 2015
bunghatta.ac.id - Jurusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta bersama Universiti Teknologi Malaysia akan mengadakan The 2nd International Conference on Construction and Building Engineering (ICONBUILD 2015) yang bertempat di Hotel Inna Muara pada 11-13 Agustus 2015.

Prof. Dr. Ir. Nasfryzal Carlo, M.Sc Ketua Pelaksana Conference menyebutkan konferensi Internasional Konstruksi dan Rekayasa Bangunan ini merupakan forum utama untuk presentasi kemajuan baru dan hasil penelitian di bidang teknik sipil dan lingkungan.

“Konferensi ini akan mempertemukan para peneliti terkemuka, insinyur, arsitek, ilmuwan, dan profesional lainnya dalam berbagai disiplin ilmu teknik sipil dan lingkungan dibangun di seluruh dunia,” ujarnya.

Nasfryzal Carlo menambahkan konferensi ini akan menghadirkan 5 pembicara utama dan satu pembicara undangan dari kementerian. Diluar keynote speaker dan invited speaker, ada 12 topik lain yang akan dipresentasikan pemakalah-pemakalah dari universitas dan lembaga dari luar negeri dan dalam negeri.

konferensi ini bertujuan untuk membangun hubungan ilmiah di tingkat internasional untuk berbagi dan menyebarkan informasi berharga dari kegiatan penelitian terbaru di Teknik Sipil dan Lingkungan. “Penghargaan akan diberikan kepada kertas terbaik dan presenter terbaik untuk setiap kategori. Nantinya makalah lengkap akan lebih dan dipertimbangkan untuk publikasi dalam jurnal Scopus,” sebutnya.

Informasi lengkapnya dapat dilihat <a href='http://iconbuild2015.my/'>disini</a>

(**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 08 Agustus 2015 - 16:25:14

Wisuda ke-64, Kopertis X Rekomendasikan UBH Buka Program Doktor
Wisuda ke-64, Kopertis X Rekomendasikan UBH Buka Program Doktor
bunghatta.ac.id - Sebanyak 826 lulusan Magister, Sarjana dan Ahli Madya Universitas Bung Hatta telah melaksanakan pelantikan untuk periode wisuda ke-64 di Gedung Olahraga Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Sabtu (08/08/2015).

Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA mengatakan pada periode wisuda ke-64 ini, universitas bung hatta meluluskan 826 orang wisudawan, yang terdiri dari 40 orang program pascasarjana (S-2), 768 orang program sarjana (S-1) dan 18 orang Diploma III (D-3). Dengan demikian secara keseluruhan Universitas Bung Hatta telah meluluskan alumni sebanyak 36.015 orang.

“Wisuda kali ini dipercepat di bulan Agustus, biasanya di bulan Oktober. Hal itu dilakukan menginggat perubahan sistem dalam pelaporan akademik tiap semesternya dan juga pada bulan September dan Oktober intansi pemerintahan dan perusahaan banyak yang membuka lowongan pekerjaan. Dengan demikian lulusan Universitas Bung Hatta dapat juga bersaing untuk cepeat memperoleh pekerjaan,” ujanrnya.

Pada kesempatan ini juga Niki menyampaikan 38 prestasi dan capaian Universitas Bung Hatta yang telah diperoleh hingga pertengahan tahun 2015 ini baik berupa kegiatan mahasiswa, prestasi mahasiswa dan dosen hingga berbagai kerjasama yang telah dilakukan baik dalam maupun luar negeri. “Sesuai dengan visi kampus prokalamator ini menjadi perguruan tinggi unggul dan bermartabat menuju universitas berkelas dunia,” sebutnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Mukhayar, M.Pd Wakil Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta menyampaikan para wisudawan dan keluarga patut berbangga, namun tentu dalam batas kewajaran dan kebersahajaan. Sewajar dan sebersaja Bung Hatta yang merupakan role model bagi karakater yang ingin ditumbuhkembangkan sera mewarnai aktivitas dan lulusan lembaga ini.

“Tantangan kedepan masih banyak, kami yakin para wisudawan sudah memiliki kompetensi yang dapat dijadikan modal dalam hidup dan berkarir di masyarakat dan dunia kerja, baik aspek kognitif/ ilmu pengetahuan, psikomotorik, keterampilan, ataupun softskill yang populer dalam dunia pendidikan dengan istilah karakater,” sebutnya.

Ia menambahkan perlu mendapat perhatian lebih terutama masalah karakater. Hal ini penting diperhatikan karena karakterlah yang menjadi faktor dominan dalam menentukan keberhasilan di tengah-tengah masyarakat dan dunia kerja.

“Ilmu yang cukup dan keterampilan yang memadai akan menjadi kekuatan positif bagi masyarakat dan lembaga jika disertai dengan karakter yang kuat seperti bertakqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, jujur, disiplin, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama,” imbuhnya.

Koordinator Kopertis Wilayah X, Prof. Ganefri, M.Pd., Ph.D. menyampaikan Universitas Bung Hatta diharapkan dapat masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics Rangking.

"Kopertis akan merekomendasikan Universitas Bung Hatta untuk membuka program studi Doktoral (S3), sebab salah satu syaratnya publikasi dosen harus terindeks Scopus. Publikasi dosen Universitas Bung Hatta sudah banyak yang terindeks Scopus. Jika mengajukan maka Universitas Bung Hatta menjadi perguruan tinggi pertama yang memiliki program S3 di Kopertis Wilayah X," ucapnya.


Dijelaskannya, Universitas Bung Hatta masih menjadi pergurusan tinggi terbaik di Kopertis Wilayah X yang meliputi Sumatra Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau dari 243 perguruan tinggi swasta. "Tentunya kita harapkan Universitas Bung Hatta terus memperbaiki dan meningkatkan sistem tata kelola penyelenggaraan akademik dan perguruan tingginya sesuai visinya,” bebernya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 08 Agustus 2015 - 15:28:49

Tak Ada Lagi Dikotomi PTN dan PTS
Tak Ada Lagi Dikotomi PTN dan PTS
bunghatta.ac.id - Koordinator Kopertis Wilayah X, Prof. Ganefri, M.Pd., Ph.D. menyatakan, saat ini semua perguruan tinggi memiliki kedudukan yang sama dalam hal membangun pendidikan tinggi. Tidak ada lagi dikotomi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Hal itu dibuktikan dengan akreditasi program studi setiap perguruan tinggi.

Dengan telah terakreditasinya program studi baik PTS maupun PTN, artinya telah memiliki standar yang sama menyangkut tenaga pendidik, sarana, dan mutu lulusan yang dihasilkan.

Hal itu dituturkan Ganefri, dalam sambutannya saat wisuda ke-64 Universitas Bung Hatta di GOR Kampus II Universitas Bung Hatta, Jln.By Pass Aia Pacah, Sabtu,8/7.

“Hal itu dimaksudkan agar semua perguruan tinggi memiliki kesempatan yang sama dan saling berlomba dalam hal perkembangan pendidikan tinggi,” tegasnya.

Disebutkan juga, dari 826 program studi di berbagai perguruan tinggi Kopertis Wilayah X, 21% diantaranya telah terakreditasi “B”, dan UBH adalah penyumbang terbesarnya.

“Dengan demikian, para orang tua tidak perlu lagi menguliahkan putra putrinya ke pulau Jawa, lulusan PTN atau PTS di pulau Jawa akan sama dengan lulusan Universitas Bung Hatta, karena sudah sama-sama terakreditasi” imbuhnya lagi.

Sementara Rektor Universitas Bung Hatta, Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE.,Akt.,MBA dalam sambutannya menyebutkan bahwa pada wisuda ke-64 di wisuda sebanyak 826 orang wisudawan, yang terdiri dari 40 orang program pascasarjana (S-2), 768 orang program sarjana (S-1) dan 1 orang Diploma III (D-3). Dengan demikian secara keseluruhan Universitas Bung Hatta telah meluluskan alumni sebanyak 36.015 orang.

Disebutkan juga pada wisuda ke-64 ini merupakan untuk yang pertamanya kalinya mahasiswa penerima beasiswa bidik misi menamatkan studinya di Universitas Bung Hatta yangberjumlah 5 orang berasal dari jurusan Teknik Ekonomi Konstrusksi (Quantitiy Surveying).

“Tidak hanya itu untuk lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan akan diserahkan juga Surat Pendamping Ijazah (SKP) dan Sertifikat Kompetensi sebagai persiapan dalam mengahadapi dunia kerja ,” jelasnya.

Ia menyampaikan untuk saat ini hampir 85 persen program studi di Universitas Bung Hatta baik program diploma, sarjana dan magister telah terakreditasi B oleh BAN-PT dan kampus juga sedang berupaya untuk menyusun Akreditasi Intitusi Perguruan Tinggi .

“Meski wisuda merupakan kegiatan seremonial yang rutin dalam kehidupan suatu perguruan tinggi, namun bagi Universitas Bung Hatta, saat wisuda berarti saat melepaskan kader-kader “Bung Hatta Muda” untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat sesuai dengan bidang kelilmuannya,” imbuhnya.

Niki mengingatkan para wisudawan harus mampu mengasah kemampuan soft skillnya ketika menghadapi dunia kerja karena IPK tinggi bukan bukan jaminan memenangkan persaingan.

“Justru soft skill seperti kemampuan beriteraksi sosial, komunikasi, interaksi, kejujuran, dan kemampuan lisan maupun tulisan bahasa asing sangat menentukan dalam persaingan meraih pekerjaan”, tutupnya..
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 07 Agustus 2015 - 09:33:58

Esok, Universitas Bung Hatta Akan Lantik 826 Wisudawan
Esok, Universitas Bung Hatta Akan Lantik 826 Wisudawan
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta akan melaksanakan mewisuda sebanyak 826 lulusan magister, sarjana dan ahli madya untuk periode wisuda ke-64 di Gedung Olahraga Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Sabtu (08/08/2015) esok.

Ketika ditemui, Jumat (07/08/2015), Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, CA mengatakan lulusan Universitas Bung Hatta pada wisuda ke-64 terdiri dari lulusan program Pascasarjana 40 Orang, Sarjana 768 orang dan diploma III Teknik Ekonomi Konstruksi 18 orang yang berasal dari 7 fakultas yang ada di Universitas Bung Hatta.

“Pada wisuda ke-64 ini merupakan untuk yang pertamanya kalinya mahasiswa penerima beasiswa bidik misi menamatkan studinya di Universitas Bung Hatta yangberjumlah 5 orang berasal dari jurusan Teknik Ekonomi Konstrusksi (Quantitiy Surveying). Tidak hanya itu untuk lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan akan diserahkan juga Surat Pendamping Ijazah (SKP) dan Sertifikat Kompetensi sebagai persiapan dalam mengahadapi dunia kerja ,” jelasnya.

Ia menyampaikan untuk saat ini hampir 85 persen program studi di Universitas Bung Hatta baik program diploma, sarjana dan magister telah terakreditasi B oleh BAN-PT dan kampus juga sedang berupaya untuk menyusun Akreditasi Intitusi Perguruan Tinggi .

“Meski wisuda merupakan kegiatan seremonial yang rutin dalam kehidupan suatu perguruan tinggi, namun bagi Universitas Bung Hatta, saat wisuda berarti saat melepaskan kader-kader “Bung Hatta Muda” untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat sesuai dengan bidang kelilmuannya,” imbuhnya.

Niki mengingatkan para wisudawan harus mampu mengasah kemampuan soft skillnya ketika menghadapi dunia kerja karena IPK tinggi bukan bukan jaminan memenangkan persaingan.

“Justru soft skill seperti kemampuan beriteraksi sosial, komunikasi, interaksi, kejujuran, dan kemampuan lisan maupun tulisan bahasa asing sangat menentukan dalam persaingan meraih pekerjaan”, tutupnya.. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 06 Agustus 2015 - 10:14:26

Nikmatul Hikmah : Belajar di Jepang Masih Berasa Mimpi
Nikmatul Hikmah : Belajar di Jepang Masih Berasa Mimpi
bunghatta.ac.id - Tidak banyak yang memperoleh kesempatan untuk dapat menimba ilmu ke luar negeri, namun lain halnya dengan Nikmatul Hikmah mahasiswa jurusan Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta angkatan 2011 yang berhasil mengikuti program Student Exchange atau pertukaran pelajar ke Sonoda Women’s University (SWU) Jepang.

Program ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas Bung Hatta dengan ke Sonoda Women’s University yang telah terjalin sejak tahun 2002 untuk mengirim mahasiswi Sastra Jepang Universitas Bung Hatta belajar selama satu tahun disana. Sampai tahun 2015 ini mahasiswi yang dikirim adalah peserta yang ke 13 sejak program ini dimulai tahun 2003.

Nikmatul menceritakan saat ini ia sedang belajar bahasa dan budaya Jepang di Sonoda Women’s University selama satu tahun terhitung dari Bulan April lalu hingga Maret tahun 2016 nanti. Sonoda Women’s University merupakan salah satu perguruan tinggi terbesar yang berada di Prefektur Hyogo, Jepang.

”Sesuai dengan namanya kampus ini khusus perempuan. Bila melihat pilihan bidang yang disuguhkan Sonoda Women’s University ini memang lebih mengarah dan cocok untuk wanita, seperti kesehatan, tata boga, budaya, serta juga Pendidikan Guru TK,” sebutnya.

Ia mengatakan terdapat sebutan bagi mahasiswa asing atau disini yaitu Ryuugakusei. Untuk metode pembelajarannya cukup berbeda mahasiswa umumnya di Sonoda Women’s University ini karena hanya khusus belajar bahasa dan budaya Jepang saja, jadi suasananya seperti less privat.

“Di Sonoda Women’s University saat ini Ryuugakusei-nya terdapat tiga orang dari dua negara. Selain saya sendiri dari Indonesia juga ada dua orang rekan lagi dari Taiwan. Namun, mereka pada Bulan September tahun ini sudah akan kembali ke negaranya. Begitu juga dengan saya atau senior-senior dari Universitas Bung Hatta terdahulu setiap tahunnya, jika telah habis masa maka akan digantikan dengan yang baru dipilih melalui hasil seleksi yang cukup ketat dengan persyaratannya khusus wanita saja,” jelasnya.

Selama belajar disini, Ryuugasei ditawarkan dua metode pembelajaran matakuliah wajib dan pilihan. Matakuliah wajib sudah ditentukan langsung oleh pihak universitas sendiri yang hanya ada tiga, yaitu Bunpo (Tata Bahasa), Dokkai dan Chokai (Membaca dan Mendengar), dan Sakubun (Mengarang). Sama seperti di Universitas Bung Hatta yang mata kuliahnya juga demikian, akan tetapi levelnya lebih tinggi saja disini.

“Pada mata kuliah pilihan ini SAYA hanya mengambil dua saja, Kaiwa yaitu Percakapan pada Hari Selasa dan Dokushoenshuu yaitu latihan membaca pada Hari Jumat. Untuk matakuliah ini belajarnya bukan di Sonoda Women’s University sendiri, melainkan di universitas lain pula yaitu di Universitas Osaka yang hanya satu kali seminggu pada Hari Rabu saja,” ujarnya.

Sangat menarik juga bisa berkuliah di dua universitas yang berbeda dengan suasana yang berbeda pula. Di Sonoda Women’s University belajarnya selalu berada di antara orang-orang Jepang, sedangkan di Universitas Osaka hanya ada para Ryuugakusei dari seluruh negara di dunia yang sama belajar bahasa dan budaya Jepang. Selama perkuliahan itu baik di SWU maupun Universitas Osaka bahasa pengantarnya tentu saja dengan bahasa Jepang, selalu bahasa Jepang dan hampir tidak pernah sama sekali dengan bahasa Inggris.

Ia mengatakan Bahasa Jepang ini susah-susah tetapi asyik. Asyiknya yang pastinya ketika kita mampu berkomunikasi dengan orang Jepang langsung rasanya bahagia sekali. Tapi, susahnya ketika membaca huruf Kanji dan tata bahasa. Terutama huruf Kanji, jangankan orang asing bagi orang Jepang sendiri pun mengakui kanji itu sulit.

“Di Jepang sistem pendidikannya dimulai pada Bulan April, dalam satu tahun ajarannya dibagi menjadi tiga catur wulan yang dipisahkan oleh liburan singkat yaitu pada musim semi dan musim dingin serta musim panas yang cukup lama,” sebutnya.

Bagi Nikmatul sendiri melewati hari-hari disini sejak kedatangan pada Bulan Mei lalu masih tidak bisa mempercayainya bahwa sekarang sedang berada di Jepang jika membayangkannya dengan perekonomian keluarga yang terbilang kurang mampu. Semuanya seakan-akan seperti mimpi saja, padahal sudah beberapa bulan lamanya.

“Masih ingat saja ketika masih SD dulu pernah berangan-angan ingin pergi ke Jepang dan tak menyangka bisa terwujud dan menjadi kenyataan. Apalagi memperoleh bantuan beasiswa langsung dari pihak kampus di sini yang pastinya ini adalah impian banyak orang. Saya benar-benar tidak menyangka sekali dari jurusan Sastra Jepang di Universitas Bung Hatta telah mengantarkan Penulis ke Jepang dan merasakan tinggal di negeri Doraemon ini,” ungkapnya.

Ia sungguh sangat bersyukur sekali sebab kali ini sebenarnya bukanlah pertama kalinya datang ke Jepang, tetapi adalah yang kedua. Masih di tahun yang sama ini tepatnya pada Bulan Januari lalu diberi kesempatan mewakili Universitas Bung Hatta untuk mengikuti program JENESYS 2.0 dalam rangka study banding sebanyak 100 orang mahasiswa/i khusus Jurusan Sastra Jepang dari seluruh selama 10 hari.

“Tetapi sekarang saya kembali lagi dengan sendiri untuk pertama kalinya tanpa didampingi dosen atau siapa pun. Bagi saya ini adalah sebuah pengalaman yang luar biasa dengan harapan bisa berguna untuk masa depan yang lebih baik. Aamiin,” ceritanya. (**Ubay Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 06 Agustus 2015 - 09:45:35

Mahasiiswa KKN-PPM UBH Beri Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Sekam Padi di Nagari Saruaso
Mahasiiswa KKN-PPM UBH Beri Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Sekam Padi di Nagari Saruaso
bunghatta.ac.id - Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjuang Ameh, Kabupaten Tanah Datar mengadakan penyuluhan pembuatan pupuk kompos dari sekam padi di Jorong Talago Gunuang pada 28 Juni 2015 lalu.

Penyuluhan tersebut merupakan program pokok dari Sri Anggreini mahasiswa jurusan Teknik Kimia Universitas Bung hatta Angkatan 2013 yang dibantu juga dengan rekan-rekan mahasiswa KKN-PPM Universitas Bung Hatta lainnya di Nagari Saruaso.

Sri Anggreini mengatakan mengingat didaerah ini banyak sekam padi sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk kompos ketimbang dibiarkan begitu saja. Masyarakat dapat memanfaatkan sekam padi yang tidak terpakai menjadi pupuk kompos yang lebih bermanfaat secara tidak langsung dapat juga menciptakan lapangan kerja baru dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Awalnya dilakukan penyuluhan terlebih dahulu oleh mahasiswa di Mesjid Taqwa selesai shalat tarawih untuk melakukan pengenalan tentang pupuk kompos. Kemudian pada akhir langsung mempraktikan materi yang telah dijelaskan kepada masyarakat,” terangnya.

Ia mengatakan masyarakat sangat antusias sekali hal ini terlihat ketika keesokan harinya, mereka datang berbondong-bondong dan membawa bahan-bahan sendiri dari rumah seperti seperti sekam padi, dedak dan kotoran hewan mengingat bahan-bahan yang digunakan sangat mudah didapat di dekat tempat tinggal mereka.

“Masyarakat juga membawa alat-alat yang diperlukan seperti cangkul, karung goni, bahkan terpal untuk memudahkan mengaduk kompos dan memudahkan penyimpanannya. Sementara EM4 sebagai bioaktifator disediakan oleh kami dan untuk selanjutnya bisa dibeli sendiri oleh masyarakat ditoko pupuk terdekat yang harganya tidak terlalu mahal.

Dikatakannya, masyarakat sangat terbantu dengan program ini mengingat di jorong Talago Gunuang mayoritas penduduknya adalah sebagai petani. Biasanya mereka membeli pupuk kompos tersebut dengan harga Rp. 20 ribu. Setelah mereka mengetahui cara pembuatan pupuk kompos, masyarakat merasa sangat terbantu karena mereka bisa membuatnya sendiri dan mereka juga bisa menghemat pengeluaran.

“Karena antusiasnya masyarakat talago gunuang, kami mahasiswa KKN-PPM Universitas Bung Hatta berkali-kali menjalankan program tersebut. Selain menjalankan program tersebut di masjid, kita juga menjalankan program tersebut di mushalla dan di SDN 09 Talago Gunuang.

“Kedepannya masyarakat dapat mempraktikkan sendiri ilmu yang telah mereka dapat dan mengaplikasikannya pada tanaman sehingga dapat meningkatkan hasil panen petani dan mengurangi pengeluaran untuk membeli pupuk kompos yang telah jadi sehingga akan tercipta tujuan dari KKN-PPM itu sendiri yaitu pemberdayaan masyarakat,” tambahnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2016 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.147.189.54