Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Temu Ramah Mahasiswa Manajemen Universitas Bung Hatta

Untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar mahasiswa, dosen dan alumninya, jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan Temu Ramah Masyarakat Manajemen dengan tajuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan solidaritas antar masyarakat jurusan Manajemen yang berlangsung di A....

LIMA Campus Corner Kunjungi UBH

Tim dari Liga Mahasiswa (LIMA) Campus Corner melakukan kunjungan ke Universitas Bung Hattta dalam rangka memperkenalkan kegiatan-kegiatan LIMA sekaligus mengajak para mahasiswa untuk mendukung tim dari perguruan tingginya yang mengikuti pertandingan Bola Basket katagori Sumatera Conference yang diad....

UPT PPBA UBH Menjadi Tempat Penyelenggara Tes TOEFEL ITP Resmi

Kabar gembira bagi civitas akademika Universitas Bung Hatta, pasalnya UPT Pendidikan dan Pengembangan Bahasa Asing (PPBA) dan Laboratorium Bahasa Universitas Bung Hatta telah ditujuk menjadi tempat penyelenggaraan tes TOEFEL ITP yang berlisensi resmi. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT PPBA dan ....

UBH dan 10 Perguruan Tinggi Lainnya Kerjasama dengan Bank Indonesia

Bertempat di Gedung Pusat Bank Indonesia Jakarta, Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Niki Lukviarman, SE.,Akt.,MBA beserta 10 Rektor Perguruan Tinggi lainnya se-Indonesia menandatangani naskah kerjasama dengan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta, Sen....

Seminar Pendidikan Bahasa Inggris: "Creative Teaching and Learning"

Memiliki kemampuan berbahasa asing sangatlah penting. Saat ini, banyak fenomena yang terjadi di kalangan pelajar dan mahasiswa yang belum mampu berbahasa asing dengan baik dari segi lisan maupun tulisan, terutama dalam bahasa Inggris. Untuk menumbuhkan minta dalam berbahasa Inggris, Himpunan Mah....

Mahasiswa dan Dosen PMat UBH Tampil Dalam Forum Ilmiah Nasional di Pekanbaru

Sebanyak tujuh dosen tetap Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan Universitas Bung Hatta mengikuti Seminar Nasional Matematika dan Kongres Himpunan Matematika Indonesia atau Indonesia Mathematical Society (IndoMS) wilayah Sumatera Bagian Tengah yang bertempat di Un....

Senin 24 Februari 2014 - 11:44:06

UBH dan 14 Delegasi Persiapkan Deklarasi Forum Samudera Hindia
UBH dan 14 Delegasi Persiapkan Deklarasi Forum Samudera Hindia
bunghatta.ac.id - Bertempat di ruang sidang Rektor Universitas Bung Hatta, Kampus 1 UBH Ulak Karang, sebanyak 14 delegasi dari berbagai insitusi persiapkan deklarasi Forum Akademis Samudera Hindia, Senin (24/2). Utusan tersebut berasal dari UNDIP,IPB,ITB,UNAND,UTM Malaysia,UMT Malaysia,UiTM Malaysia, USM, P2O-LIPI, DKP Sumbar di ikuti 30 orang Doktor dari UBH, utusan Pemda dan undangan lainnya.

Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman,SE,AKt,MA dalam sambutannya menyebutkan, gagasan pembentukan forum itu dilatar belakangi bincang-bincang ringan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dengan Rektor Universitas Bung Hatta di sebuah pertemuan tentang sektor kelautan Sumatera Barat.

“Dalam perbincangan itu disebutkan bahwa Pemprov memliki sarana & prasarana seperti Kapal Perikanan Pelabuhan Perikanan, Cool Storage, Hatchery, dsb. Kemudian pihak UBH sendiri juga memiliki ilmuan di bidang perikanan dan kelautan yang keberadaan kampusnya persis di depan Samaudra Hindia”, ujar Niki.

Ditambahkan Niki, dari perbincangan ringan tersebut terus berkembang dan dibentuk tim untuk menjajaki kemungkinan kerjasama pemerintah daerah dan lembaga pemerintah lainnya dengan universitas top di Indonesia dan Malaysia, kemudian pada bulan November 2013, pihak UBH mengundang perwakilan dari Kantor Gubernur, Ka.Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala serta Guru SMK Kelautan, Dekan-Dekan di Lingkungan UBH, 4 orang Tim dari UTM Malaysia, serta beberapa undangan lainnya untuk menggagas Forum Samudera Hindia.

Prof. Dr.Indra Jaya,MSc, Delegasi dari IPB Bogor dalam pemaparannya menyebutkan, perjalanan panjang bangsa Indonesia sebagai Negara yang konsen pada daratannya saja hari ini telah mulai berubah, hal tersebut dibuktikan dengan telah banyaknya organisasi-organisasi di bidang kelautan baik international maupun nasional.

Disebutkan Indra, hingga saat ini lebih dari 50 perguruan tinggi negeri maupun swasta yan menyelenggarakan program pendidikan kelautan, demikian juga halnya dengan institut-institut pendidikan dan departemen teknis yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dalam bidang kelautan.

“Namun belum ada yang mengarahkan prioritas penelitian dan pengembangan perikanan dan kelautan ke Samudera Hindia”, imbuhnya.

Sementara itu, Panitia pelaksana technical meeting Forum Akademis Samudera Hindia (FASH), Dr. Jhon Nurufdinsyah,MS menyebutkan bahwa tujuan FASH adalah sebagai wadah kolaborasi antar perguruan tinggi yang terlibat untuk mengembangkan pemikiran dan inovasi baru dalam bidang pendidikan,pelatihan,penelitian dan pengabdin masyarakat yang terkait dengan Samudera Hindia, sebagai wadah tukar menukar informasi dan publikasi ilmiah yang berhubungan dengan pendayagunaan samudera hindia dan sebagai landasan awal untuk pembentukan Institut Samudera Hindia ( Indian Ocean Institut).

“Misi FASH sendiri adalah membantu pemerintah dalam merumuskan kebijkaan pemerintah dibidang Pendidikan,Pelatihan dan Penelitian yang terkait dengan Samudera Hindia, membantu dunia usaha dan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan samudera hindia” papar Jhon.

Dalam technical meeting tersebut juga di bahas rencana susunan pengurus Forum dan meminta kesediaan dewan penasehat seperti Prof. Dr. Emil Salim, Prof. Dr. Hasjim Djalal, Dr. Dino Patti Jalal dan Pof. Dr. Irwan Prayitno.

Direncakan Forum Akademis Samudera Hindia ini akan di deklarasikan pada bulan April 2004 oleh 10 Rektor Perguruan Tinggi dari Indonesia dan Malaysia, di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Gubernur Sumatera Barat dan pimpinan-pimpinan lembaga terkait. (** Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 23 Februari 2014 - 19:19:35

Tunjukan Kemampuan Dalam Bio Science Competition UBH
Tunjukan Kemampuan Dalam Bio Science Competition UBH
bunghatta.ac.id - Membangun generasi muda yang mampu bersaing di tengah-tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini tidak lah mudah. Tentu perlu dituntut untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Untuk mewujudkannya, Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta menggelar kegiatan Bio Science Competition Tingkat SMA/MA sederajat se-Sumatera Barat yang bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Minggu (23/02/2014).

Mengusung tema bumikan biologi dan kembangkan potensi tunas muda yang cerdas dan kompetitif, Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua jurusan Pendidikan biologi Dra.Gusmaweti,Msi dan dihadiri oleh dosen-dosen jurusan Pendidikan biologi serta kelembagan se-lingkungan FKIP.

Gusmaweti menjelaskan Bio Science Competition ( BSC ) merupakan kegiatan kedua dan akan menjadi acara rutinan setiap tahunnya, setelah pertama kali sukses dilaksanakan pada tahun 2013 lalu. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wadah dan ajang berkompetisi dalam bidang Biologi dalam rangka membangun generasi muda bangsa Indonesia yang mempunyai skill dan mampu berkompetisi secara Internasional di tengah kemajuan teknologi saat ini.

“Walaupun berasal dari daerah dan sekolah manapun, tapi bila mempunyai skill dan pengetahuan yang luas, apalagi sering mengikuti perlombaan tentunya akan terlatih pola fikirnya untuk berfikir secara kompetitif. Selain itu diharapkan dapat mendidik generasi muda untuk lebih bertanggung jawab pada lingkungan, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia,’’ ujarnya.

Sementara itu, Gilang Kurniawan, Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan ini diharapkan akan menjadi trend mark di Universitas Bung Hatta dalam penyelenggaraan kompetisi biologi di kalangan pelajar SMA/MA se- Sumatera Barat.

“Dengan kompetisi biologi ini dapat meningkatkan intelektualitas siswa dalam bidang ilmu biologi secara kompetitif dan sportif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang handal di masa depan dalam bidang ilmu biologi. untuk membentuk pribadi dengan pola pikir logis, kritis, sistematis, produktif, inovatif, dan kreatif,” ucapnya.

Kemudian Gilang juga mengatakan kegiatan ini juga dapat memberikan motivasi bagi pelajar agar lebih meningkatkan pemahaman tantang ilmu biologi serta implementasinya dan sekaligus sebagai ajang untuk mengenalkan Universitas Bung Hatta (UBH) pada umumnya dan jurusan Pendidikan Biologi pada khususnya terutama pada pelajar.

Kompetisi ini terdiri dari tiga babak yaitu pertama babak penyisihan, berdasarkan hasil pengisian dengan lembar jawaban komputer, kedua babak semifinal dan final menggunakan metode rangking 1 dan terakhir babak bonus diberikan pada sela- sela pertandingan, setiap peserta berhak menjadi pemenang walau tidak masuk pada babak selanjutnya.

‘’Semoga dengan diadakannya acara ini dapat menjalin tali silaturahmi antar mahasiswa dan pelajar se Sumatera Barat. Dan harapan kepada peserta agar berlombalah secara sportif dan tunjukan keinginan sebagai pemenang,’’harapnya.

Pemenang Bio Science Competition tahun 2014 ini dimenangkan oleh Putri Wulandari dari SMA Agam Cendikia yang merebutkan tropi dan sertifikat serta uang tabungan. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 23 Februari 2014 - 12:10:32

Semarak dan Meriah Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa Pindo UBH
Semarak dan Meriah Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa Pindo UBH
bunghatta.ac.id - Pentingnya mengembangkan kreativitas, baik dalam proses pembelajaran etika dan estetika, maupun dalam aktivitas pengembangan bakat, minat dan kemampuan di bidang kesenian Dalam rangka mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan pendidikan nasional, maka perlu adanya peningkatan pemahaman nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.

Salah satu wadah untuk mengimplementasikannya maka Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta mengadakan Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa (TKPM) III dengan mengangkat tema tingkatkan kreativitas dan solidaritas pelajar mahasiswa melalui ajang berkreasi dan seni berprestasi. Kegiatan ini bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta. Sabtu (22/02/2014).

Dio Nugraha, Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan ini dalam rangka peningkatan dan percepatan kualitas individu yang mampu mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari TKPM I dan II yang mana terakhir telah dilaksanakan pada Mei 2011 lalu dengan harapan agar para peserta yang mengikuti kegiatgan ini dapat menumbuhkan kreativitas," ujarnya.

Febri Yofi, Ketua HMMPS Pindo menjelaskan temu kreativitas pelajar mahasiswa ini merupakan kegiatan rutin tahunan himpunan yang bertujuan sebagai sarana mensosialisasikan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menggali jiwa seni melalui pemahaman nilai budaya dengan mengembangkan minat dan bakat serta kreatifitas pelajar mahasiswa dibidang bahasa dan seni.

“Para peserta semuanya agar menampilkan kreativitas mereka di bidang seni yang ada pada acara ini dan saya juga mengajak kepada teman-teman semua untuk mengetahui bahwa sastra itu tidak akan pernah ketinggalan zaman," ujarnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Jurusan Pindo Romi Isnanda, S.Pd, M.Pd ini juga dihadiri oleh dosen Pindo, Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEMM-FKIP), dan ketua lembaga se-lingkungan FKIP.

Romi Isnanda menyampaikan menurut Ketua Jurusan Pindo yang berhalangan hadir, acara ini bernilai sangat positif karena bahasa merupakan suatu jati diri suatu bangsa maka denga kegiatan perlombaan ini dapat menjadi sarana pembelajaran dan bentuk upaya pelestarian terhadap bahasa dan sastra di Indonesia khususnya Minangkaabau. "Semoga para peserta dapat membawa bekal penting dari acara ini, seperti bekal pengalaman dan ilmu pengetahuan ," ungkapnya.

Acara Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa ini berupa kegiatan perlombaan bahasa, sastra dan seni yang berupa lomba menulis cerpen, musikalisasi puisi, dan bercerita bahasa Minang (celoteh Minang) yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa se-Sumatra Barat.

Satu peratu peserta telah menampilkan pertunjukan terbaiknya hingga banyak yang memukau dewan juri serta penonton menambah kemeriahan acara ini hingga diperoleh juara untuk tiap katagori perlombaannya.

Lomba cerpen tingkat pelajar dimenangkan oleh Jacky Fernando dari SMA N 12 Padang dan juara II oleh Nurmia Noviani dari SMA N 1 Sungai Rumbai, Dhamasraya. Sedangkan tingkat mahasiswa oleh Yessi Gusni Ayu dari Universitas Bung Hatta dan juara II oleh Lony Hardila dari Universitas Bung Hatta.

Kemudian untuk juara Lomba cerita Minang tingkat pelajar dimenangkan oleh Agung Imam Zulhatta dari SMA N 9 Padang dan Laura Putrino SMA N 1 Sungai Rumbai, Dhamasraya memperoleh juara kedua.

Sementara itu Juara pertama lomba musikalisasi puisi tingkat pelajar diraih oleh SMA N 2 Padang dan juara II oleh SMA N 2 Pariaman. Tingkat mahasiswa, musikalisasi puisi juara I dimenangkan oleh Universitas Bung Hatta dan juara II oleh Universitas Negeri Padang, dengan juara favorit berasal dari SMA Adabiah Padang Zahra Huruira.(**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 21 Februari 2014 - 14:20:05

WR III UBH Buka Krida FKIP 2014
WR III UBH Buka Krida FKIP 2014
bunghatta.ac.id - Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum membuka kegiatan Krida Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta yang diperuntukan untuk mahasiswa angkatan 2013. Kegiatan pembukaan ini diladakan di Gedung Olahraga (Gor) Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Jumat (21/02/2014).

Melalui krida FKIP kita tingkatkan potensi diri menuju mahasiswa yang kreatif, kritis, kompetitif dan insporatif ini menjadi tema yang diangkat untuk kegiatan krida tahun 2014 ini dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan softskils mahasiswa dibidang minat dan bakat.

Suparman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan krida ini, karena secara terus menerus FKIP melaksanakan kegiatan pengembangan kreatifitas yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa ketika lulus nanti dan terjun di tengah-tengah masyarakat.

“Sebagai mahasiswa FKIP tentunya kita harus menujukan diri kita adalah seorang guru. Di masyarakat guru itu harus bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” ujarnya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Marsis, M.Pd menyampaikan banyak fakultas lain yang akan membuat krida namun belum juga teralisasi. Berbeda dengan fakultas lainnya krida FKIP ini telah dirancang untuk setap tahunnya untuk mahasiswa baru sebab kegiatan ini menjadi kewajiban institusi kita untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mengasah dan mengembangkan keterampilan mahasiswa.

“Krida ini juga sebagai bentuk pembinaan mental untuk menjadi mahasiswa lebih tangguh. Pembinaan ini tidak hanya di kelas tapi perlu di luar salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan krida ini yang berfunsgsi untuk membantu kegiatan akademik,” jelasnya.

Ia menambahkan kegiatan krida FKIP ini wajib diikuti oleh mahasiswa tahun pertama di semseter kedua dan bila tidak lulus maka akan mengulang kembali di tahun yang akan datang karena dengan mengikuti kegiatan krida ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi mahasiswa ketika hendak melaksanakan sidang skirpsi/tugas akhir.

“Setiap akhir dari pelaksanaan krida ini, peserta akan menampilakan hasil karya dari kegiatan minat dan bakat yang diikutinya. Bisa akan menampilkan tarian, drama, dan lainya. Tentunya dengan pelaksanaan krida ini dapat menghasilkan almuni yang berkualitas dan dapat bersiang di masyarakat. Kedepannya FKIP juga akan mengadakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang penting sekali bagi guru dan calon guru untuk mendapatkan sertifikasi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Krida FKIP 2014, Asmarni berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dari awal pembukaan hingga penutupan dan bila ada permasalahan dalam pelaksanaannya dapat segera diselesaikan.

Senada dengan Ketua Pelaksana, Gubernur BEMM FKIP, Hendri Putra mengungkapkan agar para peserta krida dapat mengikuti semua kegiatan dengan baik dan dapat menyalurkan kreatifas, aspirasi serta mengembangkan bakatnya di krida ini.

Peserta krida dapat memilih salah satu dari 22 bidang yang menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan softskilnya seperti diskusi, permanan hitungan, aplikasi komputer, bola basket, volly, bulutangkis, dance, olah vokal dan lainya yang semua itu ada basicnya dengan jurusan masing masing. Kegiatan krida ini berlangsung dari 21 Februari 2014 hingga 06 juni 2014.

Pembukaan krida FKIP ini dihadiri oleh Pimpinan Struktural Dekanat FKIP, Presiden Mahasiswa Universitas Bung Hatta, Ketua Jurusan dan Dosen serta Pimpinan Kelambagaan Mahasiswa se-lingkungan FKIP. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 20 Februari 2014 - 15:05:22

Praktisi Ekonomi Bedah Kurikulum Fakultas Ekonomi UBH
Praktisi Ekonomi Bedah Kurikulum Fakultas Ekonomi UBH
bunghatta.ac.id - Bertempat di aula serbaguna kantor Perwakilan Bank Indonesia Regional VIII Padang, (Kamis,20/2), Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta mengadakan FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) kurikulum pendidikan dengan tema “Menghasilkan Lulusan Yang Kompenten dan Berkarakter Dalam Memperkuat Daya Saing”

Ketua Pelaksana Ice Karmela menyebutkan, tujuan diadakannya FGD tersebut adalah, menerima dan memfasilitasi penyusunan profil lulusan Fakultas Ekonomi yang dibutuhkan pasar, dengan harapan diperoleh profil dan kompentensi lulusan sebagai dasar untuk penyusunan kurikulum yang berbasis kompentensi untuk di terapkan di Fakultas Ekonomi.

Ditambahkan Ice, untuk mendapatkan masukan-masukan tersebut, pihaknya mengundang panelis dari Bank Indonesia Dr. Mahdi Mahmudy,SE.,MSc, Ceo Bank BNI Wilayah Padang Anang Basuki,SE,Akt, Direktur Operasional dan Litbang PT.Semen Padang Agus B.Nurbiantoro,MM, Kepala Cabang BPKP Padang Arman Sahri Harahap,SE,Akt, Ketua IAI Sumbar Prof.Dr.Eddy R. Rasyid,MCom, Direktur Kepatuhan Bank Nagari Yohanes,SE,MM,Akt dan perwakilan dari Akademisi Prof.Dr.H.Syukri Lukman,MS dan Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman,Se.MBA.

Saat pembukaan acara, Rektor UBH menyebutkan, acara itu digelar seiring dengan rencana Fakultas Ekonomi UBH akan di transformasi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, maka sangat di tuntut kurikulum yang akan ditetapkan.

“Untuk mewujudkan hak itu pihak UBH mengundang para praktisi dan pakar yang berkompenten, untuk memberikan masukan serta saran-saran untuk menyusun dan merancang kembali kurikulum pendidikan tinggi berbasiskan kompetensi yang di butuhkan oleh pasar kerja sesuai dengan kerangka kualifikasi nasional”, imbuh Niki.

Ditambahkan Niki, Urgensi Fokus Group Discussion ini adalah menentukan profil lulusan, kompetensi yang harus dimiliki serta menetapkan struktur kurikulum yang mencerminkan kompetensi utama, pendukung lainnya yang terankum dalam SKS yang ditawarkan tiap semesternya.

Dengan kurikulum yang berbasis kompetensi tersebut, diharapkan akan menghasilkan lulusan yang berkopetensi dan berkarakter sehingga memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memperoleh masukan dan input dari para praktisi perbankkan,industri,pemerintahan, akademisi, alumni dan pihak lain untuk perbaikan kurikulum pendidikan di Fakultas Ekonomi kedepannya. (**Indrawadi-Humas)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 20 Februari 2014 - 12:18:45

Kedutaan Besar Australia Kenalkan Beasiswa Australia Awards
Kedutaan Besar Australia Kenalkan Beasiswa Australia Awards
bunghatta.ac.id - Kedutaan Besar Australia di Jakarta menadakan pengenalan informasi mengenai beasiswa melanutkan studi S2 dan S3 dari Pemerintah Australia melalui Australia Awards yang disampaikan oleh Hasbi, alumnus Beasiswa Australia. Penyampaian informasi beasiswa ini dilaksanakan di Ruang Siang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (20/02/2014).

Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum mengatakan penyampaian informasi beasiswa ini sangat penting sekali karena menjadi kesempatan yang langka bisa memperloleh beasiswa untuk melanjutkan studi ke Australia.

“Informasi beasiswa ini dapat menjadi resep bagaimana kita daapt melanjutkan studi S2 dan S3 ke luar negeri terutama mengikuti beasiswa dari pemerinatah Australia ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Hasbi menyampikan pemerintah Australia telah memberikan beasiswa selama lebih dari 50 tahun dan menjadi bagian penting dari program kerjasama pembanguanan Australia di Indonesia. Pemerintah Australia juga berkomitmen untuk mendukung kesuksesan calon penerima beasiswa melalui pengalaman akademis dan praktis yang akan membantu dalam mendapatkan pengetahuan dan keahlian untuk mendukung perkembangan sosial dan ekonomi Indonesia.

“Kemudian beasiswa ini memberikan juga tunjangan dan dukungan selama masa studi sekaligus biaya hidup dan asuransi. Penerima beasiswa juga akan menjadi keanggotaan jaringan global alunmi Australia Awards yang terdiri dari para profesional seerta memeberikan koneksi berkesinambungan dengan Australia,” ujar Hasbi.

Ia menjelaskan dalam beasiswa Australian Awards terdapat dua program yaitu Australia Awards Scholarships dan Endeavour Awards. Proses seleksi beasiswa yang kompetitif ini terbuka untuk umum dan menyediakan kesempatan yang sama kepada semua orang tanpa memandang gender, suku dan keterbatasan fisik. Sebanyak 50 persen untuk wanita dan pendidikan jenjang S2 sebanyak 85 persen sedangkan porsi S3 sebanyak 15 persen.

“Jenis beasiswa Australia Awards Scholarships diperuntukan untuk masyarakat Indonesia saja dengan batas usia maksismal 42 tahun, memiliki IPK minimal 2,9 dan nilai IELTS 5,0 atau TOEFEL 500 (untuk program master) kemudian nilai IELTS 6,0 atau TOEFEL 530 (untuk program doktor).Sedangkan untuk beasiswa Endeavour Awards seluruh dunia dapat mengikuti program ini dengan menentukan terlebih dahulu perguruan tingginya kemudian melakukan apply form,” ungkapnya.

Hasbi menambahkan untuk di wilayah Sumatra Barat pada tahun 2013 lalu terdapat 69 pendaftar namun yang diterima 7 pelamar. "Kesempatan penerima beasiswa ini cukup besar asal berkas kita lengkap tidak ada yang kurang sehingga kita lolos seleksi administrasi dan masuk ke seleksi intervew di Jakarta," ucapnya.

Presentasi beasiswa ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa, terutama mahasiswa tingkat akhir.

Informasi mengenai pendaftaran dan persyaratan beasiswa Australia Awards Scholarships dibuka dari 01 Februari 2014 hingga 18 Juli 2014. Formulir pendaftaran dapat diunduh di www.australiaawardsindonesia.org. Sedangkan untuk beasiswa Endeavour Awards dibuka pada 01 April 2014 hingga 30 juni 2014. Formulir melalui aplikasi online di www. www.australiaawards.gov.au. (*Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 19 Februari 2014 - 19:27:29

bunghatta.ac.id - Mahasiswa Universitas Bung Hatta kembali melakukan aksi perihal kebijakan Berhenti Studi Sementara (BSS) bagi mahasiswa yang terlambat membayar uang kuliah pada semester genap 2013/ 2014.

Setelah sebelumnya, telah dilakukan beberapa kali mediasi hingga akhirnya sesuai dengan nomor surat 1120/UM-1/KP/II-2014, Rektor Universitas Bung Hatta membalas surat BEMMU No. 036/BEMM-UBH/II-2014 perihal pengantar permohonan pembayaran uang kuliah Universitas Bung Hatta pada Senin 17 Februari 2014.

Dalam surat balasan tersebut terdapat tiga poin. Pertama, dispensasi pembayaran uang kuliah sudah diberikan oleh pihak universitas (lihat pengumuman di web Universitas Bung Hatta). Kedua, jika dispensasi tetap diberikan, maka akan berakibat rusaknya sistem online yang sudah ditata dengan baik serta merusak administrasi akademik bagi mahasiswa yang sudah terdaftar.

Dan poin terakhir, diharapkan kepada Presiden Mahasiswa untuk dapat memberikan penjelasan kepada mahasiswa yang terlambat membayar uang kuliah terkait kebijakan tersebut dan agar segera mengurus Berhenti Studi Sementara (BSS).

Namun hasil putusan dalam surat balasan tersebut tidak diterima oleh mahasiswa hingga berujung aksi yang awalnya dimulai di Kampus Proklamator II kemudian lanjut menuju Gedung Rektorat di Kampus Proklamator I, Rabu (19/02/2014).

Dalam aksinya mahasiswa menguntut empat tuntutan yaitu membuka kembali pembayaran uang kuliah semester genap tahun 2013/2014. Mahasiswa meminta perbaikan sistem informasi kampus dan mensosialisasikan setiap kebijakan kampus sebelum diterapkan.

Kemudian, mahasiswa juga menuntut pihak kampus memberikan dispensasi terhadap mahasiswa kurang mampu dan terakhir mahasiswa menginginkan pemberhentian kenaikan uang kuliah setiap tahun ajaran baru dan menuntut pembenahan sistim pelaksanaan TOEFL.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA menyampaikan untuk poin pembayaran uang kuliah semester genap harus dilihat satu per satu penyebab keterlambatan karena sistem portal sudah ditutup dan bila memang harus dilakukan pembukaan pembayaran uang kuliah kembali maka pihak rektorat harus membicarakan kembali dengan yayasan karena itu domainnya yayasan. “Silahkan membuat laporan dengan data yang jelas ke dekan kemudian akan diteruskan ke pimpinan di rektorat,” ujarnya.

Masalah fasilitas, pihak rektorat telah mengajukan untuk pembangunan Blok B2 dan B3 yang nantinya Blok B2 akan digunakan untuk Fakultas Hukum dan Blok B3 untuk fasilitas mahasiswa seperti laboratorium, perpustakaan, ruang kelembagaan mahasiswa hingga pembangunan tempat makan yang lengkap atau pujasera. “Semua itu tinggal menunggu persetujuan dari yayasan saja,” ungkapnya.

Kemudian mengenai dispensasi terhadap mahasiswa kurang mampu, pihak kampus telah berupaya mencari beasiswa dengan melakukan kerjasama seperti dengan Bank Indonesia, PT.Semen Padang dan lainnya.

Sedangkan, untuk kenaikan uang kuliah itu semua merupakan kewenangan Yayasan sepenuhnya dan untuk masalah TOEFEL kita akan melakukan rapat pada Jumat (21/02/2014) antara PPBA dan ketua-ketua jurusan. “Sampai saat ini, masih ada juga yang melakukan kecurangan yang dilakukan mahasiswa terkait pemalsuan sertifikat hasil ujian TOEFEL,” terangnya.

“Pihak rektorat tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan. Pada prinsipnya semua tuntutan mahasiswa tersebut dibawa ke rapat pimpinan dan akan disampaikan kembali ke yayasan,” ungkapnya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 18 Februari 2014 - 13:57:45

FTI UBH Akan Lakukan Perpanjangan Kerjasama Dengan UKM
FTI UBH Akan Lakukan Perpanjangan Kerjasama Dengan UKM
bunghatta.ac.id - Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta melakukan kunjungan ke Institut Sel Fuel dan Solar Energy Research Institute, Universiti Kebangsaan Malaysia pada 10 – 11 Februari 2014.

Kunjungan tersebut diwakili oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri Ir. Drs. Mulyanef, M.Sc dan salah satu pengajar Jurusan Teknik Mesin, Dr. Ir. Hendra Suherman, MT yang bertujuan untuk melakukan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dan pelaksanaan Memorandum of Agreement (MoA) di antara kedua instiusi ini.

Menurut Mulyanef, Institut Sel Fuel merupakan institut yang mempunyai peralatan laboratorium yang sangat lengkap sehingga penelitian dan publikasi staf pengajarnya dapat menembus Jurnal Internasional terbaik dunia (Q1 Jurnal).

“Melihat kondisi tersebut Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta berkunjung ke ISF dan SERI-UKM sekaligus sebagai langkah awal untuk melakukan perbincangan dalam memperpanjang kembali Memorandum of Understanding antara UBH dan UKM,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut keduanya disambut oleh Prof. Dr. Hj. Jaafar Sahari, Wakil Direktur ISF dan Prof. Dato Dr. Kamaruzzaman Sopian, Direktur SERI. “Kedua direktur baik ISF dan SERI-UKM sangat setuju untuk melanjutkan kerjasama yang sebelumnya telah berakhir pada tahun 2011,” ucapnya.

Mulyanef juga mengatakan ruang lingkup perjanjian kerjasamanya meliputi program pertukaran dosen dan mahasiswa, program S2 dan S3 untuk dosen dan mahasiswa, program penelitian dan publikasi secara bersama, program seminar, program workshop dan latihan Industri.

“Kerjasama ini akan melibatkan empat jurusan yang ada di Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta yakni jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri dan Teknik Kimia. Tentunya dengan kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan penelitian dan publikasi staf pengajar Universitas Bung Hatta kedepannya,” ungkapnya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 18 Februari 2014 - 10:48:25

LPPM UBH Bahas Proposal Desentralisasi Lewat Workshop
LPPM UBH Bahas Proposal Desentralisasi Lewat Workshop
bunghatta.ac.id - Dalam rangka penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, setiap tahunnya Dikti mengucurkan dana hibah untuk penelitian dan pengabdian masyakarat kepada dosen-dosen di seluruh perguruan tinggi dengan membuat proposal yang dikirimkan ke Dikti.

Untuk dapat dana hibah tersebut, maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bung Hatta mengadakan Workshop Penulisan Proposal Penelitian Desentralisasi dan PPM yang bertempat di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Selasa (18/02/2014).

Direktur LPPM Universitas Bung Hatta Dr. Elfiondri, SS, M.Hum mengatakan kampus sangat mendukung kegiatan ini dengan output para peserta. Kegiatan ini berujung dengan terbitnya sebuah proposal desentralisasi yang telah dibahas bersama narasumber, untuk yang nantinya akan dikirimkan ke Dikti pada bulan Maret mendatang untuk tahu anggaran 2015. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memotivasi dosen-dosen di Universitas Bung Hatta agar membuatan proposal penelitian desentralisasi.

“Dikit memberikan otoritas untuk mengolah dana penelitian desentralisasi. Untuk itu kita membuat workshop ini dengan diharapkan untuk menjamin mutu proposal menjaga mutu proposal. Kegiatan ini terdiri dari dua sesi untuk sesi pertama penyegaran materi dan sesi kedua pemaparan usulan proposal,” terangnya.

Workshop ini dihadiri juga oleh dekan- dekan di lingkungan Universitas Bung Hatta dan diikuti oleh untuk dosen-dosen se-lingkungan Universitas Bung Hatta yang telah terbiasa menulis proposal dengan menghadirkan narasumber yang merupakan reviewers nasional dari Dikti.

Dengan dimoderatori Ir. Haryani MT, pelatihan penulisan proposal ini membahas Kiat-kita penulisan prospsal penelitian desentralisasi oleh Prof. Dr. Novesar. Jamarun, MS dan Dr. Khasrad, M.Si untuk membahas Kiat-kita penulisan prospsal pengabdiian masyarakat (program IbM), Prof Dr. Ir. Hafrijal Syandri, MS untuk penelitian rekayasa, Dr.Sawirman, M.Hum untuk bidang penelitian sosisal dan humaniora serta Dr. Yulkifli, S.Pd, M.Si untuk bidang pendididkan.

Novesar mengatakan dalam penulisan proposal penelitian desentralisasi itu harus bersifat akademik dan berdampak kepada masyarakat (social impact) karena itu merupakan paradigma baru penelitaian saat ini. Reviewers biasanya akan melihat judul, lembar pengesahan, pengajuan dana yang harus sesuai range yang ada jangan kurang dan jangan lebih.

“Dari sekian banyak jenis penelitian desentralisasi untuk jenis penelitian fundamental banyak diajaukan kepada Dikti mesipun pada prinsispnya jenis proposal ini cukup sulit karena sesuai dengan bidang kelilmuan. Hal yang penting dari pengajuan proposal itu yaitu persyaratan permintaan, kenali pendanaan, kenali tema dan format,” ungkapnya.

Ia mengatakan beberapa alasan penolakan proposal penelitan karena rumusan maslah lemah, kurang mengarah dan tujuan tidak jelas. Kontribusi hasil penelitian tidak jelas dan kurang spesisfik. Pustaka kurang menunjang, isi tidak relevan, data kurang mutakhir, umumnya bukan artikel jurnal ilmiah, penyusunan daftar pustaka kurang baik.

“Kemudian metode kurang tepat dan terperinci, kualifikasi tim peneliti kurang, anggaran biaya tida terperinci atau nilai terlalu tinggi, ketidaksesuaian jadwal pelaksanaan bahkanadanya format salah hingga topik sudah banyak yang diteliti,” ujarnya.(**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 17 Februari 2014 - 08:38:18

Mahasiswa FIB, Ukir Nama UBH di Amagasaki Hyogo Jepang
Mahasiswa FIB, Ukir Nama UBH di Amagasaki Hyogo Jepang
bunghatta.ac.id - Mahasiswa jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dalam kegiatan perlombaan pidato berbahasa Jepang. Kali ini, Anita Anggraini berhasil mendapatkan juara I lomba pidato internasional ke-7 yang dilaksanakan pada 08 Februari 2014 lalu di Kota Amagasaki Hyogo Jepang.

Mahasiswa angkatan 2009 ini membawakan pidato yang berjudul magokoro komete egano no sabisu atau pelayanan dengan senyuman yang tulus. Ia mengalahkan peserta pesainnya dari Cina yang mendapatkan juara kedua disusul Taiwan diposisi ketiga. Peserta lomba pidato ini berasal Jepang,Indonesia, Cina, Taiwan, Vietnam, Korea selatan, dan Amerika.

Oslan Amril, SS, M.Si, Sekretaris Jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta menyampaikan Anita Anggraini merupakan mahasiswa jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta yang tengah menjadi peserta beasiswa pertukaran mahsiswa tahun 2012 untuk belajar di Sonoda Women's University.

“Sampai tahun 2013 ini mahasiswi yang dikirim adalah peserta yang ke 11 sejak program ini dimulai tahun 2003. Selama mengikuti program ini mereka akan mempelajari budaya dan bahasa Jepang dengan program-program yang sudah disusun sedemikian rupa. Selain mendapatkan pengetahuan tentang bahasa dan budaya Jepang, Anita juga akan memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia sesuai dengan tujuan program ini yaitu pertukaran budaya antar dua negara,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta Dr. Diana Kartika, M.Hum menjelaskan Universitas Bung Hatta telah menjalin kerjasama dengan Sonoda Women's University Hyogo Jepang sejak tahun 2002 sampai tahun ini masih berlanjut.

“Hal ini terbukti dengan masih dipercayanya Jurusan Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta untuk mengirim satu orang mahasiswi terbaik jurusan untuk belajar selama satu tahun di Sonoda Women's University bersama dengan peserta lain dari perguruan tinggi dari 4 negara, Indonesia, Cina, Korea, Taiwan,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan seluruh biaya hidup, biaya sekolah dan perjalanan pulang-pergi ke Jepang termasuk buku-buku semuanya dibiayai oleh pihak SWU bekerja sama dengan HUMAP (Hyugo University Mobility in Asia and the Fasific).

“Kita berharap dengan banyaknya prestasi yang diraih dapat motivasi adik-adik kelasnya di jurusan Sastra Jepang Universitas Bung Hatta dan ini merupakan kesempatan yang sangat berharga serta promosi yang sangat baik bagi UBH di mancanegara,” imbuhnya. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2014 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.227.20.250