Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Syarat Calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa UBH, Pendaftaran hingga 26 November 2014

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Bung Hatta telah membuka pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Bung Hatta untuk masa bakti 2014-2015 yang dimulai sejak 19 hingga 26 November 2014 dengan persyaratan sebagai berikut: 1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2....

Dalami Teori, Mahasiswa Teknik Kimia UBH Kunjungi Industri CPO

Memperkaya pengetahuan tidak hanya belajar teoritis di ruang perkuliahan saja tetapi dapat juga didalami melalui kunjungan lapangan ke industri, seperti yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta yang mengunjungi PT. Bina Pratama Sakato Jaya....

Temu Ramah Mahasiswa Manajemen Universitas Bung Hatta

Untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar mahasiswa, dosen dan alumninya, jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan Temu Ramah Masyarakat Manajemen dengan tajuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan solidaritas antar masyarakat jurusan Manajemen yang berlangsung di A....

LIMA Campus Corner Kunjungi UBH

Tim dari Liga Mahasiswa (LIMA) Campus Corner melakukan kunjungan ke Universitas Bung Hattta dalam rangka memperkenalkan kegiatan-kegiatan LIMA sekaligus mengajak para mahasiswa untuk mendukung tim dari perguruan tingginya yang mengikuti pertandingan Bola Basket katagori Sumatera Conference yang diad....

UPT PPBA UBH Menjadi Tempat Penyelenggara Tes TOEFEL ITP Resmi

Kabar gembira bagi civitas akademika Universitas Bung Hatta, pasalnya UPT Pendidikan dan Pengembangan Bahasa Asing (PPBA) dan Laboratorium Bahasa Universitas Bung Hatta telah ditujuk menjadi tempat penyelenggaraan tes TOEFEL ITP yang berlisensi resmi. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT PPBA dan ....

UBH dan 10 Perguruan Tinggi Lainnya Kerjasama dengan Bank Indonesia

Bertempat di Gedung Pusat Bank Indonesia Jakarta, Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Niki Lukviarman, SE.,Akt.,MBA beserta 10 Rektor Perguruan Tinggi lainnya se-Indonesia menandatangani naskah kerjasama dengan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta, Sen....

Kamis 27 Februari 2014 - 14:14:45

Buku Tentang Hasjim Djalal, Diplomat Laut Indonesia Dibedah Di UBH
Buku Tentang Hasjim Djalal, Diplomat Laut Indonesia Dibedah Di UBH
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan Orasi Ilmiah mengenai Visi Indonesia di Abad 21 dan bedah buku Patriot Negara Kepulauan tentang Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, MA di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (27/02/2014).

Orasi ilmiah ini disampaikan oleh Mantan Duta Besar Indonesia untuk negara Amerika Serikat, Dr. Dino Pati Djalal dan buku Patriot Negara Kepulauan ini karya Efri Yoni Baikoeni, SS, MA dibedah oleh Dr. Ir Alfian Zein, MS dan Zukri Saat bersama juga Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, MA sebagai narasumber buku dengan dimoderatori Dr. Jhon Nurifdinsyah, M.si.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA dalam pembukaan acaranya mengatakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-33 Universitas Bung Hatta pada 20 April mendatang. Kita tahu, bung hatta merupakan seoarang diplomat yang ulung begitu juga seperti Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, MA.

“Ia merupakan seoarang diplomat senior yang telah mewujudkan pengakuan dunia atas Indonesia sebagai negara kepualauan dan juga sebagai tokoh hukum laut internasional lintas generasi yang telah banyak berjasa bagi negara Indonesia ini. ia telah melewati masa orde lama, orde baru hingga zaman reformasi saat ini,” ujarnya.

"Terkait gagasan Forum Akademis Samudra Hindia, kita juga berharap Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, MA dan Dr. Dino Pati Djalal dapat menjadi penasehat forum ini," tambahnya.

Efri Yoni Baikoeni memaparkan penulisan buku tentang Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, M.A ini mengingat Beliau adalah salah seorang diplomat Indonesia yang berada dibalik suksesnya pengesahan Hukum Laut Internasional PBB (UNCLOS 1982). Bersama dengan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, mereka membawa kepentingan Indonesia seperti yang diamanatkan oleh Deklarasi Juanda.

“Selama puluhan tahun, Hasjim Djalal telah memperjuangkan konsep Nusantara dengan gigih, ulet dan tekun di medan internasional. Dengan penuh keahlian, Hasjim Djalal tanpa kenal lelah telah berhasil menggalang dukungan diplomatik dan politik,” jalasnya

Selain itu, Efri mengatakan ia juga melakukan perundingan secara maraton di berbagai forum bilateral dan multilateral, mengembangkan hukum laut internasional secara kreatif dan menempatkan Indonesia di garis terdepan dalam upaya masyarakat internasional untuk mereformasi hukum internasional.

“Sejak itulah saya berkeinginan mencoba mengumpulkan tulisan mengenai isu konflik perbatasan yang terkait dengan pemikiran Prof. Dr. Hasjim Djalal. Tidak hanya itu, melalui kontak pribadi, saya juga berkesempatan menyelami kehidupan pribadi beliau yang menarik untuk dibagi kepada orang lain. Apalagi sampai saat ini, belum pernah ada penulis yang mencoba mendokumentasikan perjalanan hidup beliau,” ungkapnya.

Ia menyebutkan Atas perjuangannya, sangat tepat apabila Hasjim Djalal disebut sebagai “Patriot Negara Kepulauan”, bahkan predikat “Pahlawan Nasional” layak disandangkan kepada “begawan” duta besar Indonesia tersebut.

“Ia layak menjadi teladan dan panutan karena dalam usia senja ini, beliau masih terus mencurahkan ilmunya dan memikirkan kemajuan bangsa. Apalagi saat ini, sosok Hasjim Djalal sebagai ahli Hukum Laut Internasional menjadi figur langka karena sepertinya Ibu Pertiwi belum melahirkan generasi penerus sebagai pengganti maupun tandingannya,” jelasnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 26 Februari 2014 - 15:26:37

Pemko Padang Panjang Siap Terima Mahasiswa KKN-PPM UBH
Pemko Padang Panjang Siap Terima Mahasiswa KKN-PPM UBH
bunghatta.ac.id - Pemerintah Kota Padang Panjang siap memfasilitasi dan membantu pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta untuk periode ke-IV tahun 2014 yang akan dilaksanakan pada 07 Juli hingga 13 Agustus 2014 di lima kabupaten kota yang ada di Sumatra Barat, salah satunya Kota Padang Panjang.

Bertempat di Ruang Sekeretaris Daerah Walikota Padang Panjang , Rabu (26/02/2014), tim penjaringan tema KKN PPM Universitas Bung Hatta 2014 mengadakan audiensi dengan pemerintah Kota Padang Panjang yang dipimpin Ketua Pelaksanan KKN-PPM UBH 2014, Ir. Indra Khaidir, M.Sc beserta Sekretaris LPPM UBH Ir Haryani, MT, Dekan Fakultas Ekonomi Yuhelmi, SE, MM dan Ketua Koordinator Kota Padang Panjang Dessy Arianty ST, MA.

Sedangkan dari Pemko Padang Panjang Disambut langsung oleh Asisten II Walikota, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Bapelda, Sekeretaris Camat Padang Panjang Barat dan Sekertaris Padang Panjang Timur.

Indra Khaidir mengatakan kedatangan tim ini sebagai langkah awal untuk melakukan audensi mengenai pelaksanaan dan penjaringan tema-tema KKN-PPM UBH 2014 sekaligus untuk menyamakan persepsi terkain falsafah KKN tersebut. Sebab selama ini telah terjadi perubahan paradigma tentang KKN.

“Dulu pelaksanaan KKN itu hanya untuk membantu dan membangun di masyarakat namun sejak tahun 2006 berubah menjadi KKN-PPM untuk melakukan pemberdayaan di masyarakat. Mahasiswa akan diberikan tugas untuk menyelesaikan program pokoknya sesuai dengan bidang studinya, kemudian ada juga program tambahan dan program bantu,” jelasnya.

Ia juga mengatakan nantinya mahasiswa di lapangan buka saja untuk bergotong royong membantu masyarakat tetapi mampu menyumbangkan ilmu dengan ide dan gagasannya sebagai tenaga ahli, problem solving, motivator dengan melibatkan partisipasi masyarakat supaya program pemberdayaan tercapai dan sama-sama terbantu.

Seperti yang telah dilakukan sebelumnya di Kabupaten Padang Pariaman, kita juga akan meminta data profil nagari/kelurahan, Musrembang, RPJM dan lainnya. Data tersebut, nantinya akan diramu oelh tim untuk membuat tema-tema yang cocok di daerah tersebut sesuai dengan 24 program studi yang terdapat di Universitas Bung Hatta.

“Pelaksanaan KKN-PPM itu harus ada sinergi antara mahasiswa, kampus, pemerintah daerah/kota dan masyarakat sehingga dengan kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat benar-benar membantu sebagai penyelesai masalah dan mahasiswa juga dapat melatih leadership serta kerjasama diberbagai bidang” ujarnya.

Hj. Tuti dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Padang Panjang menyampaikan Pemko siap membantu Universitas Bung Hatta dalam pelaksanaan KKN di daerahnya. Keberadaan mahasiswa KKN sangat membantu sekali masyarakat. Meskipun wilayah Padang Panjang tidak luas tapi permasalahaan di masyarakat cukup banyak juga misalnya saja pemanfaatan bukit kapur, pengeloan industri kulit, kondisi pasar hingga potensi pariwisata.

“Keberadaan mahasiswa KKN Universitas Bung Hatta sangat diharapkan dapat membantu dan membuka cakrawala masyarakat. Selain itu juga program dari mahasiswa dapat bersinergi dengan program Pemko untuk menyelesaikan permasalahan yang menjadi prioritas sesuai dengan tema-tema dari kelimuan yang dimiliki mahasiswa,” imbuhnya. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 25 Februari 2014 - 12:05:13

Dino Pati Djalal akan Hadiri Bedah Buku  “Patriot Negara Kepulauan” di UBH
Dino Pati Djalal akan Hadiri Bedah Buku “Patriot Negara Kepulauan” di UBH
bunghatta.ac.id - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dr. Dino Pati Djalal di jadwalkan akan memberikan orasi ilmiah mengenai “Visi Indonesia di Abad 21”. Usai memberikan orasi ilmiah di ikuti dengan bedah buku “Patriot Negara Kepulauan”, Memperingati 80 Tahun Prof. Dr. Hasyim Djalal yang juga akan di hadiri langsung Hasyim Djalal oleh di Aula Balairung Caraka Kampus 1 Universitas Bung Hatta, Kamis (27/2).

Buku “Patriot Negara Kepulauan” tersebut di tulis oleh Efri Yoni Baikoeni,SS.MA dan akan di bedah oleh beberapa panelis dari Universitas Bung Hatta. Di sesi tanggapan dan tanya jawab, Prof. Dr. Hasyim Djalal akan memberikan orasi ilmiah mengenai “Kelautan Indonesia”, sekaligus memberikan tanggapan terhadap buku tersebut usai di bedah panelis.

Penulis Buku Efri Yoni Baikoeni saat di hubungi via e-mailnya menyebutkan, buku tersebut mendokumentasikan tentang Prof. Dr. H. Hasjim Djalal, MA, h seorang diplomat Indonesia yang berada dibalik suksesnya pengesahan Hukum Laut Internasional PBB (UNCLOS 1982) bersama dengan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja yang menyerap kepentingan Indonesia sebagaimana Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957.
Selama puluhan tahun, Hasjim Djalal telah memperjuangkan konsep Nusantara dengan gigih, ulet dan tekun di medan internasional. Dengan penuh keahlian, Hasjim Djalal tanpa kenal lelah telah berhasil menggalang dukungan diplomatik dan politik, melakukan perundingan secara marathon di berbagai forum bilateral dan multilateral, mengembangkan hukum laut internasional secara kreatif dan menempatkan Indonesia di garis terdepan dalam upaya masyarakat internasional untuk mereformasi hukum internasional

Ditambahkan Yoni, meski bukan disebut sebagai “Tiga Diplomat Utama” seperti dinyatakan Menlu RI N Hassan Wirajuda yang merujuk kepada Syahrir, Hatta dan Mohammad Roem, namun nama Hasjim Djalal dapat disejajarkan dengan diplomat ulung lainnya seperti Haji Agus Salim yang berhasil mendapat pengakuan dari negara-negara Arab karena Hasjim Djalal telah memperjuangkan kepentingan Indonesia di dunia internasional pasca disahkannya UNCLOS 1982 tanggal 10 Desember 1982.

“Beliau layak menjadi teladan dan panutan karena dalam usia senja ini, beliau masih terus mencurahkan ilmunya dan memikirkan kemajuan bangsa. Apalagi saat ini, sosok Hasjim Djalal sebagai ahli Hukum Laut Internasional menjadi figur langka karena sepertinya Ibu Pertiwi belum melahirkan generasi penerus sebagai pengganti maupun tandingannya” imbuh Yon.

Disebutkan juga, sebagai wujud sumbangsih bagi kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan di Sumatera Barat, usai orasi Ilmiah dan bedah buku, Prof. Dr. Hasjim Djalal dan puteranya Dr. Dino Patti Djalal diagendakan akan berada di Sumatera Barat tanggal 26 Pebruari – 3 Maret 2014.

Selama di Sumatera Barat, akan melakukan orasi ilmiah di dua perguruan tinggi yaitu Universitas Bung Hatta (UBH) dan Universitas Andalas. Selain itu, juga dilakukan “napak tilas” ke sekolah tempat Prof. Dr. Hasjim Djalal pernah menimba ilmu pengetahuan seperti Schakel School (kini SMPN 1 Ampek Angkek di Tanjung Alam) selain mengunjungi keluarga/kerabat di kampung halaman di Ampang Gadang, Kec. Ampek Angkek, Agam. (**Indrawadi-Humas).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 24 Februari 2014 - 15:05:54

Terkait KKN-PPM, UBH Lakukan Audiensi Dengan Pemkab Padang Pariaman
Terkait KKN-PPM, UBH Lakukan Audiensi Dengan Pemkab Padang Pariaman
bunghatta.ac.id - Tim penjaringan tema Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta melakukan audiensi dengan pemerintah kabupaten Padang Pariaman terkait pelaksanaan KKN-PPM tahun 2014 yang berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin (24/02/2014).

Dalam kunjungannya tersebut, tim yang diketuai langsung Ketua Pelaksanan KKN-PPM UBH 2014, Ir. Indra Khaidir, M.Sc berserta Ketua Koordinator Kabupaten Padang Pariaman Dr. Ir. Junaidi, M.S, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanan Ir. Hendri Warman, MSCE dan Dekan Fakultas Hukum Dwi Astuti Palupi, SH, MH mendapat sambutan hangat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Jonpriadi, SE, MM dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Padang Pariaman yaitu Dalinus dan Muhamad Rum.

Indra Khaidir mengatakan kunjungan ini sebagai langkah awal untuk melakukan audensi mengenai pelaksanaan dan penempatan lokasi serta penjaringan tema-tema KKN-PPM UBH 2014. Kita juga meminta data profil nagari, musrembang, RPJM agar tim nantinya bisa meramu untuk membuat tema-tema yang cocok di daerah tersebut sesuai dengan program studi yang dimiliki oleh setiap mahasiswa.

“Dulu pelaksanaan KKN itu hanya untuk membantu dan membangun di masyarakat namun sejak tahun 2006 berubah menjadi KKN-PPM untuk melakukan pemberdayaan di masyarakat. Pelaksanaan KKN-PPM itu harus ada sinergi antara mahasiswa, kampus, pemerintah daerah/kota dan masyarakat sehingga dengan kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat ini bisa membantu dalam percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan nantinya mahasiswa di lapangan buka saja untuk bergotong royong membantu masyarakat tetapi mampu menyumbangkan ilmu dengan ide dan gagasannya. “Tentunya, sebagai tenaga ahli, problem solving, motivator dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Sekertaris Daerah Kabupatren Jonpriadi mengatakan bangga daerahnya menjadi tujuan dalam pelaksanaan KKN-PPM UBH karena pemda memiliki keterbatasan SDM untu melakukan penyuluhan dan memotivasi masyarakat. Para mahasiswa dapat menjadi pemicu di masyarakat dalam gerakan penyuluhan sanitasi, cocok tanam kakao, teknis pengolahan air bersih, pengerak ekonomi kerakyatan berbasis produksi unggulan yaitu kakao.

“Secara umumnya pemerintah daerah Padang Pariaman siap untuk membantu Universitas bung Hatta dalam pelaksanaan KKN-PPM 2014 baik dalam meminta data tema-tema KKN hingga lokasi penyebaran penempatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan oleh mahasiswa sesuai program studi masing-masing,” ujarnya.

“Pertemuan pendahuluan ini sudah kita laksanakan dan sudah tahu maksud serta arahnya sehingga untuk masalah yang menyangkut hal teknis dapat bincangkan lebih lanjut dengan SKPD terkait,” tambahnya.

Pelaksanaan KKN-PPM UBH 2014 ini akan mendapatkan SK dari Gubernur Sumatra Barat dan telah menjadi matakuliah yang masuk kedalam kurikulum dalam setiap program studi dan pelaskanaannya dari 07 Juli 2014-13 Agustus 2014. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 24 Februari 2014 - 11:44:06

UBH dan 14 Delegasi Persiapkan Deklarasi Forum Samudera Hindia
UBH dan 14 Delegasi Persiapkan Deklarasi Forum Samudera Hindia
bunghatta.ac.id - Bertempat di ruang sidang Rektor Universitas Bung Hatta, Kampus 1 UBH Ulak Karang, sebanyak 14 delegasi dari berbagai insitusi persiapkan deklarasi Forum Akademis Samudera Hindia, Senin (24/2). Utusan tersebut berasal dari UNDIP,IPB,ITB,UNAND,UTM Malaysia,UMT Malaysia,UiTM Malaysia, USM, P2O-LIPI, DKP Sumbar di ikuti 30 orang Doktor dari UBH, utusan Pemda dan undangan lainnya.

Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman,SE,AKt,MA dalam sambutannya menyebutkan, gagasan pembentukan forum itu dilatar belakangi bincang-bincang ringan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dengan Rektor Universitas Bung Hatta di sebuah pertemuan tentang sektor kelautan Sumatera Barat.

“Dalam perbincangan itu disebutkan bahwa Pemprov memliki sarana & prasarana seperti Kapal Perikanan Pelabuhan Perikanan, Cool Storage, Hatchery, dsb. Kemudian pihak UBH sendiri juga memiliki ilmuan di bidang perikanan dan kelautan yang keberadaan kampusnya persis di depan Samaudra Hindia”, ujar Niki.

Ditambahkan Niki, dari perbincangan ringan tersebut terus berkembang dan dibentuk tim untuk menjajaki kemungkinan kerjasama pemerintah daerah dan lembaga pemerintah lainnya dengan universitas top di Indonesia dan Malaysia, kemudian pada bulan November 2013, pihak UBH mengundang perwakilan dari Kantor Gubernur, Ka.Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala serta Guru SMK Kelautan, Dekan-Dekan di Lingkungan UBH, 4 orang Tim dari UTM Malaysia, serta beberapa undangan lainnya untuk menggagas Forum Samudera Hindia.

Prof. Dr.Indra Jaya,MSc, Delegasi dari IPB Bogor dalam pemaparannya menyebutkan, perjalanan panjang bangsa Indonesia sebagai Negara yang konsen pada daratannya saja hari ini telah mulai berubah, hal tersebut dibuktikan dengan telah banyaknya organisasi-organisasi di bidang kelautan baik international maupun nasional.

Disebutkan Indra, hingga saat ini lebih dari 50 perguruan tinggi negeri maupun swasta yan menyelenggarakan program pendidikan kelautan, demikian juga halnya dengan institut-institut pendidikan dan departemen teknis yang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dalam bidang kelautan.

“Namun belum ada yang mengarahkan prioritas penelitian dan pengembangan perikanan dan kelautan ke Samudera Hindia”, imbuhnya.

Sementara itu, Panitia pelaksana technical meeting Forum Akademis Samudera Hindia (FASH), Dr. Jhon Nurufdinsyah,MS menyebutkan bahwa tujuan FASH adalah sebagai wadah kolaborasi antar perguruan tinggi yang terlibat untuk mengembangkan pemikiran dan inovasi baru dalam bidang pendidikan,pelatihan,penelitian dan pengabdin masyarakat yang terkait dengan Samudera Hindia, sebagai wadah tukar menukar informasi dan publikasi ilmiah yang berhubungan dengan pendayagunaan samudera hindia dan sebagai landasan awal untuk pembentukan Institut Samudera Hindia ( Indian Ocean Institut).

“Misi FASH sendiri adalah membantu pemerintah dalam merumuskan kebijkaan pemerintah dibidang Pendidikan,Pelatihan dan Penelitian yang terkait dengan Samudera Hindia, membantu dunia usaha dan masyarakat dalam pemanfaatan dan pengelolaan samudera hindia” papar Jhon.

Dalam technical meeting tersebut juga di bahas rencana susunan pengurus Forum dan meminta kesediaan dewan penasehat seperti Prof. Dr. Emil Salim, Prof. Dr. Hasjim Djalal, Dr. Dino Patti Jalal dan Pof. Dr. Irwan Prayitno.

Direncakan Forum Akademis Samudera Hindia ini akan di deklarasikan pada bulan April 2004 oleh 10 Rektor Perguruan Tinggi dari Indonesia dan Malaysia, di hadapan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Gubernur Sumatera Barat dan pimpinan-pimpinan lembaga terkait. (** Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 23 Februari 2014 - 19:19:35

Tunjukan Kemampuan Dalam Bio Science Competition UBH
Tunjukan Kemampuan Dalam Bio Science Competition UBH
bunghatta.ac.id - Membangun generasi muda yang mampu bersaing di tengah-tengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini tidak lah mudah. Tentu perlu dituntut untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Untuk mewujudkannya, Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta menggelar kegiatan Bio Science Competition Tingkat SMA/MA sederajat se-Sumatera Barat yang bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Minggu (23/02/2014).

Mengusung tema bumikan biologi dan kembangkan potensi tunas muda yang cerdas dan kompetitif, Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua jurusan Pendidikan biologi Dra.Gusmaweti,Msi dan dihadiri oleh dosen-dosen jurusan Pendidikan biologi serta kelembagan se-lingkungan FKIP.

Gusmaweti menjelaskan Bio Science Competition ( BSC ) merupakan kegiatan kedua dan akan menjadi acara rutinan setiap tahunnya, setelah pertama kali sukses dilaksanakan pada tahun 2013 lalu. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wadah dan ajang berkompetisi dalam bidang Biologi dalam rangka membangun generasi muda bangsa Indonesia yang mempunyai skill dan mampu berkompetisi secara Internasional di tengah kemajuan teknologi saat ini.

“Walaupun berasal dari daerah dan sekolah manapun, tapi bila mempunyai skill dan pengetahuan yang luas, apalagi sering mengikuti perlombaan tentunya akan terlatih pola fikirnya untuk berfikir secara kompetitif. Selain itu diharapkan dapat mendidik generasi muda untuk lebih bertanggung jawab pada lingkungan, sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi bangsa Indonesia,’’ ujarnya.

Sementara itu, Gilang Kurniawan, Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan ini diharapkan akan menjadi trend mark di Universitas Bung Hatta dalam penyelenggaraan kompetisi biologi di kalangan pelajar SMA/MA se- Sumatera Barat.

“Dengan kompetisi biologi ini dapat meningkatkan intelektualitas siswa dalam bidang ilmu biologi secara kompetitif dan sportif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang handal di masa depan dalam bidang ilmu biologi. untuk membentuk pribadi dengan pola pikir logis, kritis, sistematis, produktif, inovatif, dan kreatif,” ucapnya.

Kemudian Gilang juga mengatakan kegiatan ini juga dapat memberikan motivasi bagi pelajar agar lebih meningkatkan pemahaman tantang ilmu biologi serta implementasinya dan sekaligus sebagai ajang untuk mengenalkan Universitas Bung Hatta (UBH) pada umumnya dan jurusan Pendidikan Biologi pada khususnya terutama pada pelajar.

Kompetisi ini terdiri dari tiga babak yaitu pertama babak penyisihan, berdasarkan hasil pengisian dengan lembar jawaban komputer, kedua babak semifinal dan final menggunakan metode rangking 1 dan terakhir babak bonus diberikan pada sela- sela pertandingan, setiap peserta berhak menjadi pemenang walau tidak masuk pada babak selanjutnya.

‘’Semoga dengan diadakannya acara ini dapat menjalin tali silaturahmi antar mahasiswa dan pelajar se Sumatera Barat. Dan harapan kepada peserta agar berlombalah secara sportif dan tunjukan keinginan sebagai pemenang,’’harapnya.

Pemenang Bio Science Competition tahun 2014 ini dimenangkan oleh Putri Wulandari dari SMA Agam Cendikia yang merebutkan tropi dan sertifikat serta uang tabungan. (**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Minggu 23 Februari 2014 - 12:10:32

Semarak dan Meriah Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa Pindo UBH
Semarak dan Meriah Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa Pindo UBH
bunghatta.ac.id - Pentingnya mengembangkan kreativitas, baik dalam proses pembelajaran etika dan estetika, maupun dalam aktivitas pengembangan bakat, minat dan kemampuan di bidang kesenian Dalam rangka mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan pendidikan nasional, maka perlu adanya peningkatan pemahaman nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.

Salah satu wadah untuk mengimplementasikannya maka Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta mengadakan Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa (TKPM) III dengan mengangkat tema tingkatkan kreativitas dan solidaritas pelajar mahasiswa melalui ajang berkreasi dan seni berprestasi. Kegiatan ini bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta. Sabtu (22/02/2014).

Dio Nugraha, Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan ini dalam rangka peningkatan dan percepatan kualitas individu yang mampu mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari TKPM I dan II yang mana terakhir telah dilaksanakan pada Mei 2011 lalu dengan harapan agar para peserta yang mengikuti kegiatgan ini dapat menumbuhkan kreativitas," ujarnya.

Febri Yofi, Ketua HMMPS Pindo menjelaskan temu kreativitas pelajar mahasiswa ini merupakan kegiatan rutin tahunan himpunan yang bertujuan sebagai sarana mensosialisasikan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan menggali jiwa seni melalui pemahaman nilai budaya dengan mengembangkan minat dan bakat serta kreatifitas pelajar mahasiswa dibidang bahasa dan seni.

“Para peserta semuanya agar menampilkan kreativitas mereka di bidang seni yang ada pada acara ini dan saya juga mengajak kepada teman-teman semua untuk mengetahui bahwa sastra itu tidak akan pernah ketinggalan zaman," ujarnya.

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Jurusan Pindo Romi Isnanda, S.Pd, M.Pd ini juga dihadiri oleh dosen Pindo, Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEMM-FKIP), dan ketua lembaga se-lingkungan FKIP.

Romi Isnanda menyampaikan menurut Ketua Jurusan Pindo yang berhalangan hadir, acara ini bernilai sangat positif karena bahasa merupakan suatu jati diri suatu bangsa maka denga kegiatan perlombaan ini dapat menjadi sarana pembelajaran dan bentuk upaya pelestarian terhadap bahasa dan sastra di Indonesia khususnya Minangkaabau. "Semoga para peserta dapat membawa bekal penting dari acara ini, seperti bekal pengalaman dan ilmu pengetahuan ," ungkapnya.

Acara Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa ini berupa kegiatan perlombaan bahasa, sastra dan seni yang berupa lomba menulis cerpen, musikalisasi puisi, dan bercerita bahasa Minang (celoteh Minang) yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa se-Sumatra Barat.

Satu peratu peserta telah menampilkan pertunjukan terbaiknya hingga banyak yang memukau dewan juri serta penonton menambah kemeriahan acara ini hingga diperoleh juara untuk tiap katagori perlombaannya.

Lomba cerpen tingkat pelajar dimenangkan oleh Jacky Fernando dari SMA N 12 Padang dan juara II oleh Nurmia Noviani dari SMA N 1 Sungai Rumbai, Dhamasraya. Sedangkan tingkat mahasiswa oleh Yessi Gusni Ayu dari Universitas Bung Hatta dan juara II oleh Lony Hardila dari Universitas Bung Hatta.

Kemudian untuk juara Lomba cerita Minang tingkat pelajar dimenangkan oleh Agung Imam Zulhatta dari SMA N 9 Padang dan Laura Putrino SMA N 1 Sungai Rumbai, Dhamasraya memperoleh juara kedua.

Sementara itu Juara pertama lomba musikalisasi puisi tingkat pelajar diraih oleh SMA N 2 Padang dan juara II oleh SMA N 2 Pariaman. Tingkat mahasiswa, musikalisasi puisi juara I dimenangkan oleh Universitas Bung Hatta dan juara II oleh Universitas Negeri Padang, dengan juara favorit berasal dari SMA Adabiah Padang Zahra Huruira.(**Ubay-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 21 Februari 2014 - 14:20:05

WR III UBH Buka Krida FKIP 2014
WR III UBH Buka Krida FKIP 2014
bunghatta.ac.id - Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum membuka kegiatan Krida Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta yang diperuntukan untuk mahasiswa angkatan 2013. Kegiatan pembukaan ini diladakan di Gedung Olahraga (Gor) Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Jumat (21/02/2014).

Melalui krida FKIP kita tingkatkan potensi diri menuju mahasiswa yang kreatif, kritis, kompetitif dan insporatif ini menjadi tema yang diangkat untuk kegiatan krida tahun 2014 ini dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan softskils mahasiswa dibidang minat dan bakat.

Suparman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan krida ini, karena secara terus menerus FKIP melaksanakan kegiatan pengembangan kreatifitas yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa ketika lulus nanti dan terjun di tengah-tengah masyarakat.

“Sebagai mahasiswa FKIP tentunya kita harus menujukan diri kita adalah seorang guru. Di masyarakat guru itu harus bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” ujarnya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. Marsis, M.Pd menyampaikan banyak fakultas lain yang akan membuat krida namun belum juga teralisasi. Berbeda dengan fakultas lainnya krida FKIP ini telah dirancang untuk setap tahunnya untuk mahasiswa baru sebab kegiatan ini menjadi kewajiban institusi kita untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mengasah dan mengembangkan keterampilan mahasiswa.

“Krida ini juga sebagai bentuk pembinaan mental untuk menjadi mahasiswa lebih tangguh. Pembinaan ini tidak hanya di kelas tapi perlu di luar salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan krida ini yang berfunsgsi untuk membantu kegiatan akademik,” jelasnya.

Ia menambahkan kegiatan krida FKIP ini wajib diikuti oleh mahasiswa tahun pertama di semseter kedua dan bila tidak lulus maka akan mengulang kembali di tahun yang akan datang karena dengan mengikuti kegiatan krida ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi mahasiswa ketika hendak melaksanakan sidang skirpsi/tugas akhir.

“Setiap akhir dari pelaksanaan krida ini, peserta akan menampilakan hasil karya dari kegiatan minat dan bakat yang diikutinya. Bisa akan menampilkan tarian, drama, dan lainya. Tentunya dengan pelaksanaan krida ini dapat menghasilkan almuni yang berkualitas dan dapat bersiang di masyarakat. Kedepannya FKIP juga akan mengadakan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang penting sekali bagi guru dan calon guru untuk mendapatkan sertifikasi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Krida FKIP 2014, Asmarni berharap agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dari awal pembukaan hingga penutupan dan bila ada permasalahan dalam pelaksanaannya dapat segera diselesaikan.

Senada dengan Ketua Pelaksana, Gubernur BEMM FKIP, Hendri Putra mengungkapkan agar para peserta krida dapat mengikuti semua kegiatan dengan baik dan dapat menyalurkan kreatifas, aspirasi serta mengembangkan bakatnya di krida ini.

Peserta krida dapat memilih salah satu dari 22 bidang yang menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan softskilnya seperti diskusi, permanan hitungan, aplikasi komputer, bola basket, volly, bulutangkis, dance, olah vokal dan lainya yang semua itu ada basicnya dengan jurusan masing masing. Kegiatan krida ini berlangsung dari 21 Februari 2014 hingga 06 juni 2014.

Pembukaan krida FKIP ini dihadiri oleh Pimpinan Struktural Dekanat FKIP, Presiden Mahasiswa Universitas Bung Hatta, Ketua Jurusan dan Dosen serta Pimpinan Kelambagaan Mahasiswa se-lingkungan FKIP. (**Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 20 Februari 2014 - 15:05:22

Praktisi Ekonomi Bedah Kurikulum Fakultas Ekonomi UBH
Praktisi Ekonomi Bedah Kurikulum Fakultas Ekonomi UBH
bunghatta.ac.id - Bertempat di aula serbaguna kantor Perwakilan Bank Indonesia Regional VIII Padang, (Kamis,20/2), Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hatta mengadakan FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) kurikulum pendidikan dengan tema “Menghasilkan Lulusan Yang Kompenten dan Berkarakter Dalam Memperkuat Daya Saing”

Ketua Pelaksana Ice Karmela menyebutkan, tujuan diadakannya FGD tersebut adalah, menerima dan memfasilitasi penyusunan profil lulusan Fakultas Ekonomi yang dibutuhkan pasar, dengan harapan diperoleh profil dan kompentensi lulusan sebagai dasar untuk penyusunan kurikulum yang berbasis kompentensi untuk di terapkan di Fakultas Ekonomi.

Ditambahkan Ice, untuk mendapatkan masukan-masukan tersebut, pihaknya mengundang panelis dari Bank Indonesia Dr. Mahdi Mahmudy,SE.,MSc, Ceo Bank BNI Wilayah Padang Anang Basuki,SE,Akt, Direktur Operasional dan Litbang PT.Semen Padang Agus B.Nurbiantoro,MM, Kepala Cabang BPKP Padang Arman Sahri Harahap,SE,Akt, Ketua IAI Sumbar Prof.Dr.Eddy R. Rasyid,MCom, Direktur Kepatuhan Bank Nagari Yohanes,SE,MM,Akt dan perwakilan dari Akademisi Prof.Dr.H.Syukri Lukman,MS dan Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman,Se.MBA.

Saat pembukaan acara, Rektor UBH menyebutkan, acara itu digelar seiring dengan rencana Fakultas Ekonomi UBH akan di transformasi menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, maka sangat di tuntut kurikulum yang akan ditetapkan.

“Untuk mewujudkan hak itu pihak UBH mengundang para praktisi dan pakar yang berkompenten, untuk memberikan masukan serta saran-saran untuk menyusun dan merancang kembali kurikulum pendidikan tinggi berbasiskan kompetensi yang di butuhkan oleh pasar kerja sesuai dengan kerangka kualifikasi nasional”, imbuh Niki.

Ditambahkan Niki, Urgensi Fokus Group Discussion ini adalah menentukan profil lulusan, kompetensi yang harus dimiliki serta menetapkan struktur kurikulum yang mencerminkan kompetensi utama, pendukung lainnya yang terankum dalam SKS yang ditawarkan tiap semesternya.

Dengan kurikulum yang berbasis kompetensi tersebut, diharapkan akan menghasilkan lulusan yang berkopetensi dan berkarakter sehingga memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memperoleh masukan dan input dari para praktisi perbankkan,industri,pemerintahan, akademisi, alumni dan pihak lain untuk perbaikan kurikulum pendidikan di Fakultas Ekonomi kedepannya. (**Indrawadi-Humas)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 20 Februari 2014 - 12:18:45

Kedutaan Besar Australia Kenalkan Beasiswa Australia Awards
Kedutaan Besar Australia Kenalkan Beasiswa Australia Awards
bunghatta.ac.id - Kedutaan Besar Australia di Jakarta menadakan pengenalan informasi mengenai beasiswa melanutkan studi S2 dan S3 dari Pemerintah Australia melalui Australia Awards yang disampaikan oleh Hasbi, alumnus Beasiswa Australia. Penyampaian informasi beasiswa ini dilaksanakan di Ruang Siang Rektor Gedung E Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (20/02/2014).

Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Drs. Suparman Khan, M.Hum mengatakan penyampaian informasi beasiswa ini sangat penting sekali karena menjadi kesempatan yang langka bisa memperloleh beasiswa untuk melanjutkan studi ke Australia.

“Informasi beasiswa ini dapat menjadi resep bagaimana kita daapt melanjutkan studi S2 dan S3 ke luar negeri terutama mengikuti beasiswa dari pemerinatah Australia ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Hasbi menyampikan pemerintah Australia telah memberikan beasiswa selama lebih dari 50 tahun dan menjadi bagian penting dari program kerjasama pembanguanan Australia di Indonesia. Pemerintah Australia juga berkomitmen untuk mendukung kesuksesan calon penerima beasiswa melalui pengalaman akademis dan praktis yang akan membantu dalam mendapatkan pengetahuan dan keahlian untuk mendukung perkembangan sosial dan ekonomi Indonesia.

“Kemudian beasiswa ini memberikan juga tunjangan dan dukungan selama masa studi sekaligus biaya hidup dan asuransi. Penerima beasiswa juga akan menjadi keanggotaan jaringan global alunmi Australia Awards yang terdiri dari para profesional seerta memeberikan koneksi berkesinambungan dengan Australia,” ujar Hasbi.

Ia menjelaskan dalam beasiswa Australian Awards terdapat dua program yaitu Australia Awards Scholarships dan Endeavour Awards. Proses seleksi beasiswa yang kompetitif ini terbuka untuk umum dan menyediakan kesempatan yang sama kepada semua orang tanpa memandang gender, suku dan keterbatasan fisik. Sebanyak 50 persen untuk wanita dan pendidikan jenjang S2 sebanyak 85 persen sedangkan porsi S3 sebanyak 15 persen.

“Jenis beasiswa Australia Awards Scholarships diperuntukan untuk masyarakat Indonesia saja dengan batas usia maksismal 42 tahun, memiliki IPK minimal 2,9 dan nilai IELTS 5,0 atau TOEFEL 500 (untuk program master) kemudian nilai IELTS 6,0 atau TOEFEL 530 (untuk program doktor).Sedangkan untuk beasiswa Endeavour Awards seluruh dunia dapat mengikuti program ini dengan menentukan terlebih dahulu perguruan tingginya kemudian melakukan apply form,” ungkapnya.

Hasbi menambahkan untuk di wilayah Sumatra Barat pada tahun 2013 lalu terdapat 69 pendaftar namun yang diterima 7 pelamar. "Kesempatan penerima beasiswa ini cukup besar asal berkas kita lengkap tidak ada yang kurang sehingga kita lolos seleksi administrasi dan masuk ke seleksi intervew di Jakarta," ucapnya.

Presentasi beasiswa ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa, terutama mahasiswa tingkat akhir.

Informasi mengenai pendaftaran dan persyaratan beasiswa Australia Awards Scholarships dibuka dari 01 Februari 2014 hingga 18 Juli 2014. Formulir pendaftaran dapat diunduh di www.australiaawardsindonesia.org. Sedangkan untuk beasiswa Endeavour Awards dibuka pada 01 April 2014 hingga 30 juni 2014. Formulir melalui aplikasi online di www. www.australiaawards.gov.au. (*Bayu-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2014 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.91.49.40