Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Wisudawan Fakultas Perikanan UBH Dibekali Sertifikat Pendamping Ijazah

Perhelatan Diesnatalis ke-34 dan Wisuda ke-63 Universitas Bung Hatta di Gelanggang Olah Raga Kampus II, Aia Pacah, Sabtu (18/4), Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta Ir. Yempita Effendi,MS, usai pelaksanaan prosesi wisuda menyerahkan Sertifikat Pendamping Ijazah kepada 7....

Lulusan UBH Tidak Boleh Lengah

Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr.Niki Lukviarman SE, Akt, MBA melantik 742 lulusan Universitas Bung Hatta pada acara Diesnatalis ke-34 dan Wisuda ke-63 di Gedung Olahraga Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta, Sabtu (18/4/15). Ke 742 lulusan tersebut terdiri dari Fakutas Ekonomi 73 or....

Ikuti Pameran, Universitas Bung Hatta Perkenalkan Pentingnya Akreditasi Program Studi

Saat ini sudah tidak ada lagi dikotomi antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta, namun yang perlu diperhatikan lagi bagi calon mahasiswa yang ingin memilih perguruan tinggi dalam melanjutkan pendidikannya yaitu akreditasi. Hal demikian dikatakan Wakil Rektor II Universitas Bung ....

Universitas Bung Hatta Ikuti Pekan Inovasi Sumatera dan Batam Trade Expo 2015

Universitas Bung Hatta menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang terlibat dalam kegiatan Pekan Inovasi Sumatera dan Batam Trade Expo yang diselenggarakan di Sumatera Convention Centre Kota Batam pada 16-18 April 2015 dan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Batam H. Rudi SE, MM. Dalam sambuta....

Sebelum Wisuda, Lulusan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Dibekali Kesiapan Menghadapi MEA

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta terus menunjukkan komitmennya dalam mengantarkan lulusan ke dunia kesuksesan. Bahkan sampai detik akhir menjelang wisuda ke -63 yang akan dilaksanakan Sabtu,18/4 nanti, Fakultas Teknik Sipil masih menambahkan bekal untuk memenangkan pers....

Irwan Prayitno Bekali Calon Wisudawan UBH

Gubernur Sumbar Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, MSc hadir di Kampus I Universitas Bung Hatta, Rabu,15/4 sebagai narasumber pembekalan bagi 764 calon wisudawan Universitas Bung Hatta ke-63 yang akan dilaksanakan Sabtu,18/4 depan di GOR Kampus II UBH Aia Pacah. Irwan memberikan motivasi kehidupa....

Selasa 23 Juli 2013 - 11:47:51

Tim Safari Ramadan UBH Beri Bantun Masjid
Tim Safari Ramadan UBH Beri Bantun Masjid
bunghatta.ac.id - Masjid Raya Saruaso Kanagarian Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar menjadi tempat kunjungan Tim Safari Ramadhan Universitas Bung Hatta sekaligus untuk memantau langsung akitvitas mahasiswa melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), Senin (22/07/2013).

Rombongan Tim safari ramadan UBH terdiri dari Rektor UBH Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA, Wakil Rektor II UBH Drs. Susi Herawati M.Pd, Dekan Fakultas Hukum Dwi Astuti Palupi, SH, MH, Kordinator KKN Kab. Tanah Datar Dra. Gusnetti, M.Pd., DPL Nagari Saruaso Yusri Wahyuni, S.Pd, M.Pd dan ustad Drs.H.Darmis Darwis,MA dengan ketua rombongan Ir Indra Khaidir MSc Ketua Pengelola KKN-PPM UBH 2013.

Dalam kunjungannya Rektor UBH menyampaikan program kuliah kerja nyata saat sekarang ini, mahasiswa yang diterjunkan ke masyarakat bukan untuk bergotong royong melainkan untuk menyumbangkan buah pikiran para mahasiswa.

“KKN sekarang ini mahasiswa dituntut untuk menyumbangkan pikirannya terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di tengah –tengah masyarakat sehingga jelas memberikan kontribusinya bagi pembangunan masyarakat di lokasi mereka ditempatkan,” terang Niki saat memeberikan sambutannya dihadapan pemerintah nagari dan kecamatan.

Sementara Ketua Wali Nagari Suaraso dan Camat Tanjung Emas sangat senang dengan keberadaan mahasiswa KKN-PPM UBH di daerah kita ini dan suatu kebanggaan bagi masyarakat kita dengan kedatangan Tim Safari Ramadan UBH di Nagari Saruaso. “Semoga para mahasiwa bisa mengaplikasi ilmunya yang telah dipelajarinya selama perkulihan sehingga tercapainya tri drama perguruan tinggi,” ujar keduanya.

Rektor UBH dalam kunjungannya melakukan buka bersama dengan mahasiswa KKN-PPM di Nagari saruaso beserta perangkat kanagarian dan kecamatan serta memberikan bantuan uang tunai kepada pengurus Masjid Raya Saruaso. (Bayu Haryanto)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 23 Juli 2013 - 11:03:52

bunghatta.ac.id - PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS BUNG HATTA TA 2013/2014
Pendaftaran sampai dengan tanggal 1 Agustus 2013
Pendaftaran online klik www.spmb.bunghatta.ac.id, atau langsung di Kampus I Ulak Karang
call centre : 08126732774 dan 081363416227
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 22 Juli 2013 - 13:53:11

bunghatta.ac.id - Menyambut bulan Ramadan 1434 H dua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bung Hatta yaitu Pramuka dan KSR_PMI Proklamtor mengadakan kegiatan puasa buka bersama dengan membawa anak yatim yang diadakan di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus I UBH.

UKM Pramuka menggelar kegiatan buka puasanya pada Sabtu (20/07) dengan melibatkan anak yatim dan piatu Yayasan Nelayan Laut Biru Ulak Karang, Kota Padang.

Menurut Ketua Racana Pramuka Putra, Oki, kegiatan rutin buka bersama dengan melibatkan yatim piatu ini sempat vakum selama dua tahun dan tahun in kita adakan kembali untuk menjalin tali silaturahmi agar terus erat di antara kita.

Lalu, Pembina UKM Pramuka, Drs. Riswandi, M.Si mengucapkan terima kasih kepada yang telah hadir dan kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini hingga akhir. "Tentunya yang paling penting disini yaitu kebersamaan dan silaturrahim sesama kita. Mudah-mudahan Allah memberi rahmat kepada kita semua," doanya.

Sementara Drs. Suparman Khan, M.Hum, Wakil Rektor III UBH mengutarakan bahwa pramuka merupakan suatu organisasi yang memperhatikan masalah sekitar dan melakukan pengabdian terhadap masyarakat. "Contohnya melalui kegiatan ini menunjukan perhatian kita kepada lingkungan terutama terhadap anak yatim," ungkapnya.

Suparman khan pun mengungkapkan UBH merupakan kampus yang memiliki perhatian besar terhadap masyarakat. "Marilah kita bersama di kampus ini berbagi kepada yang kurang mampu," ujarnya.
Kemudian Minggu (20/07/2013) KSR-PMI Proklamator Universitas Bung Hatta (UBH) menggelar buka bersama dengan anak - anak Panti Asuhan Puti Bungsu Tunggul Hitam, Kota Padang.

Selain mengundang kelembagaan mahasiswase-lingkungan UBH turut dihadiri juga Wakil Rektor III UBH Drs. Suparman Khan M.Hum, Pembina KSS-PMI Proklamator Sumperi, SH, MH dan Surya Budhi, SH yang merupakan alumni Fakultas Hukum UBH.

Komandan KSR-PMI Proklamator Septiman Rudi mengatakan acara ini dapat terselenggara berkat bantuan berbagai pihak. "Alhamdulillah, acara ini mendapat respon yang baik dari pihak universitas dan tadi juga terlihat kawan - kawan KSR-PMI dari perguruan tinggi se-Kota Padang," katanya Rudi saat ditemui usai acara.

"Ada juga ide kreatif dari panitia yang menyebarkan stiker di lingkungan kampus kita. Melalui stiker tersebut kita meminta sumbangan dari kawan - kawan. Sumbangan itulah yang digunakan untuk membeli souvenir berupa sarung untuk anak - anak Panti," tambahnya.

Septiman berharap dengan adanya kegiatan ini kita bisa saling berbagi dengan anak yatim dan piatu sesuai dengan slogan yang ada pada stiker Berbagi Kebahagiaan Di Bulan Maghfirah.

Setelah berbuka bersama, kegiatan pun diakhiri dengan pemberian tabanas kepada masing-masing yatim dan piatu serta foto bersama. (Bayu/Suci/Icha)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 22 Juli 2013 - 13:08:13

bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta umumkan 1511 calon mahasiswa baru yang lolos seleksi berdasarkan nilai Ujian Nasional dan nilai rata-rata sekolah untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Bung Hatta TA 2013/2014.

Daftar nama-nama yang yang dapat diterima langsung dapat di lihat website UBH di alamat: http://bunghatta.ac.id/pengumuman/31/pengumuman-lulus-calon-mahasiswa-ubh.html atau datang langsung ke kampus I UBH Ulak Karang. Sementara hasil seleksi ujian masuk bersama PTS (UMB-PTS) Mitra Unand dapat di lihat www. umbptsmitra.unand.ac.id.

Rektor UBH.Prof.Dr.Niki Lukviarman,SE,AKt,MBA diruangan kerjanya Senin (22/7) mengatakan, mulai TA 2013/2014 pihak UBH menerima mahasiswa baru TA 2013/2012, tanpa melalui seleksi ujian masuk, melainkan menjaring calon mahasiswa baru melalui nilai rapor, hasil Ujian Nasional (UN) dan prestasi akademik maupun non-akademik siswa selama di tingkat SMA/SMK/MA.

“Jadi, kami akan menerima mereka tanpa tes dengan merujuk pada hasil Ujian Nasional dan Rapor, tentunya kami memberlakukan sistem rangking untuk mendapatkan `input` yang terbaik pula,” ujar Niki.

Niki menambahkan, untuk menampung permintaan masyarakat Sumatera Barat yang kesulitan dengan akses internet untuk mendaftar ke UBH, pendaftaran diperpanjang sampai dengan tanggal 1 Agustus, atau mendaftar langsung ke kampus I Ulak Karang.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor II Universitas Bung Hatta, Dra.Susi Herawati,MPd memberikan penjelasan bahwa, biaya pendaftaran ulang berkisar dari Rp. 4,2 juta sampai dengan Rp. 4,9 juta tergantung dari program studi yang dipilih.

Lebih jauh Susi menjelaskan bahwa biaya-biaya tersebut sudah termasuk uang kuliah semester I, uang perpustakaan, uang senat, asuransi kesehatan, uang pengenalan program studi dan program pendidikan, buku pedoman, jaket almamater, buku pedoman dan simpanan koperasi dan biaya pembuatan KTM, ICT. “Artinya calon mahasiswa tinggal kuliah, tidak biaya lain-lain lagi” tegas Susi. (**Indrawadi)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 19 Juli 2013 - 10:49:11

Rektor UBH Kunjungi Mahasiswa KKN-PPM
Rektor UBH Kunjungi Mahasiswa KKN-PPM
bunghatta.ac.id - Sebanyak 331 mahasiswa Universitas Bung Hatta yang ditempatkan di Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Mereka telah berada di sana sejak 1 Juli lalu sampai dengan 1 Agustus nanti. Para mahasiswa ini disebar di sebelas kenagarian, yakni Ulakan1 dan 2, Buayan,Katapiang, Kurai Taji, Kasang,Tapakis,Sunur, Sungai Buluh, Pauh Kamba dan Padang Bintungan.

Kamis, 18/7 Rektor UBH Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE,AKt,MBA, melakukan kunjungan sekaligus meninjau mahasiswa tersebut dan melihat langsung kegiatan para mahasiswa selama melaksanakan KKN.

’’Mahasiswa KKN terjun ke lapangan untuk mengenal masyarakat luas dan memberikan sumbangsih kepada mereka. Selain itu, KKN ini juga sebagai bentuk pembelajaran kepada mahasiswa selain di dunia kampus. Karenanya, saya ingin memastikan bahwa hal itu telah berjalan di sini,” ucapnya.

Niki berpesan kepada mahasiswa KKN untuk menganggap setiap masyarakat ataupun tokoh-tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan nagari sebagai dosen. Karena dari situlah akan didapatkan banyak ilmu yang mungkin tidak diperoleh di dunia kampus.

’’Sehingga bisa dijadikan bekal untuk mahasiswa mengarungi kehidupan nyata kelak,” tuturnya didampingi Ketua KKN UBH, Indra Chaidir, ST,MST

Indra menambahkan, selain mengunjungi mahasiswa UBH yang KKN-PPM di Padang Pariaman, jajaran pimpinan UBH dan tim safari ramadhan UBH juga akan mengunjungi mahasiswa yang melaksanakan KKN di Kabupaten Agam, Tanah Datar, Sijunjung dan Dharmasraya.

“Di Agam tersebar di 10 Kenagarian, Tanah Datar pada 10 Kenagarian, Sijunjung 4 Kenagarian dan Dharmasraya tersebar pada 6 Kenagarian”, imbuh Indra.

Selain melakukan peninjauan, di Ketaping Rektor UBH Dekan FTSP Ir. Hendriwarman,MSCE dan Ketua KKN UBH, juga melakukan penanaman pohon Ketapiang bersama-sama mahasiswa di pantai Ketapiang.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan sekaligus melakukan kegiatan safari Ramadhan, dengan ustad Drs.H.Darmis Darwis,MA yang di pusatkan di Mesjid Al-Ihsan Buayan, yang dihadiri masyarakat, aparat nagari dan Camat Lubuk Alung Drs. Azminur.

Dalam sambutannya Azminur menyambut baik program KKN UBH di daerah yang dipimpinnya. Dia pun mengaku sangat menerima jika nantinya ada lagi mahasiswa KKN yang ditempatkan di Kecamatan Lubuk Alung.

’’Bagi saya, program KKN ini sangat penting untuk pembelajaran kepada mahasiswa. Sebab, mereka juga harus dekat dekat masyarakat. Dan dengan adanya program KKN ini, mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi dapat mempraktikkannya dalam masyarakat,” ujar Azminur. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 17 Juli 2013 - 11:32:09

Ajarkan Sejak Sekolah Penggunaan Teknologi
Ajarkan Sejak Sekolah Penggunaan Teknologi
bunghatta.ac.id - Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi maka anak sejak dini harus diajarkan penggunaan teknologi secara baik, sehingga kemajuan yang ada dapat mengikutinya dan tidak melenceng dari yang di harapakan.

Hal itu jugalah yang melatar belakangi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UBH melakukan kegiatan pengenalan dan dampak penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi pelajar di SDN 08 Batang Anai, Nagari Katapiang, Batang Anai- Padang Pariaman.

Diya Arlitawiana, mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) salah satu peserta KKN-PPM mengajarkan tentang pengenalan komputer dan laptop, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta dampaknya bagi pelajar dalam dunia pendidikan dihadapan murid murid kelas V dan VI.

Menurut Diya selain membawa manfaat yang besar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang besar pula pada perkembangan generasi anak bangsa, khususnya terhadap anak-anak.

“Komputer akan memberikan pengaruh positif dalam membantu pengembangan intelektual dan motorik anak bila digunakan dengan bijaksana. Sebaliknya,bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif,” ungkap Diya (16/7).

Diya menyayangkan, kalau benar di kurikulum baru tahun 2013 ini tidak lagi mengajarkan tentang TIK, sebab mata pelajaran tersebut dihapuskan baik di tingkat SD, SMP maupun SMA.

“Saya pribadi berharap agar para pelajar baik di kota maupun di pedesaan khususnya, dapat terus menggali hal-hal positif dalam perkembangan dunia teknologi, karena teknologi itu penting untuk kemajuan zaman,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 08 Batang Anai, M. Daud menyambut baik kegiatan mahasiswa KKN-PPM UBH yang di laksanakan diluar jam pelajaran tersebut.

“ Pihak sekolah sangat senang dengan kegiatan semacam ini. Bahkan para siswa begitu bersemangatnya dalam mengikuti kegiatan iniu salah satunya siswi yang bernama Humaira yang mendapat Rangking 1 di kelasnya,” sebutnya. (**Bayu/Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 17 Juli 2013 - 10:45:34

Mahasiswa KKN PPM UBH, Hijaukan Pantai Katapiang.
Mahasiswa KKN PPM UBH, Hijaukan Pantai Katapiang.
bunghatta.ac.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta dan pemerintah Kenagarian Katapiang Kec. Batang Anai, Kab. Pariaman menanam ratusan bibit pohon ketapiang/ ketapang disepanjang pantai Batang Anai sebagai bagian dari kegiatan penghijauan pantai.

Menurut Diya Arlitawiana, salah peserta KKN-PPM UBH di Nagari Katapiang, bibit pohon ketapang tersebut didapatkan berkat kerjasama pemerintah kenagarian dengan mahasiswa KKN-PPM UBH serta Dinas Kehutanan Kota Padang .

“ Bibit pohon di antarkan langsung oleh Dinas Kehutanan Kota Padang ke lokasi KKN,Senin, 15/7 dan saat itu juga bersama pemuda dan jajaran pemerintah nagari, kami langsung menanamnya,” ujar Diya.

Syaid Efendi, Ketua Korong Simpang Katapiang menyebutkan, penghijuan pantai dengan pohon ketapang tersebut di harapkan kelak akan menjadi sebuah warisan sumber daya alam bagi seluruh masyarakat .

Masyarakat sekitar diharapkan menjaga dan memiliharanya dengan melakukan pemagaran agar tidak terinjak dan dimakan oleh hewan yang berkeliaran di pantai tersebut.

“Nagari Ketapiang merupakan nagari di kabupaten Padang Pariaman yang letaknya tekat dengan pantai, tentunya ancaman abrasi dan gelombang besar bisa menjadi ancaman, penghijauan yang di lakukan mahasiswa KKN-PPM UBH, sangat membantu kami, dan warga kami akan akan memelihara dan menjaganya”, tegas Syaid.

Syaid menambahkan, akhir-akhir ini pohon katapiang sudah mulai jarang ditemukan di nagari Katapiang, penamaan nagari tersebut pada mulanya karena banyak pohon Katapiang di daerah teersebut.

“Suatu hal yang aneh bila di daerah yang bernama nagari Katapiang, tapi tidak pernah terlihat atau tumbuh pohon Katapiang di sini,” imbuhnya.(**bayu/indrawadi-humas ubh)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 Juli 2013 - 12:47:14

Mahasiswa KKN-PPM UBH di Banuhampu , Rancang Maket Bedah Rumah
Mahasiswa KKN-PPM UBH di Banuhampu , Rancang Maket Bedah Rumah
bunghatta.ac.id - Dori Marta, mahasiswa Arsitektur UBH peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Universitas Bung Hattta di Jorong Parik Lintang Kenagarian Ladang Laweh, Banuhampu Agam merancang maket bedah rumah bagi masyarakat.

“Sebagai mahasiswa Teknik Arsitektur, merancang maket bedah rumah tersebut adalah program pokok dari kegiatan KKN-PPM, dan hal itu juga sudah di percayakan wali jorong untuk membantu membuatkan maket-maket bedah rumah”, ujar Dori.

Menurut, Agnesia Wulandari, salah satu mahasiswa yang KKN di nagari Ladang Laweh, sebelum membuat rancangan maket bedah rumah, tim terlebih dahulu berkordinasi dengan semua pihak-pihak di kenagarian, kemudian di damping pihak kelurahan, tim juga melakukan pendataan dan wawancara dengan pemilik rumah yang bakal mendapat bantuan.

Sementara itu "Nyiak Erwin panggilan Ketua Jorong Pariklintang, Ladang Laweh, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN-PPM UBH tersebut, dan mempercayai mahasiswa KKN UBH untuk membuat rancangan rumah. Menurutnya setiap tahun pemerintah nagari akan membedah 2 buah rumah masyarakat dari kalangan yang kurang mampu, sumber dananya bermacam-macam, dari perantau, dermawan dan lain sebagainya.

“Dengan adanya maket rancangan bedah rumah tersebut, baik untuk renovasi maupun membangun rumah dari awal, kami sangat terbantu sekali untuk mengawasi pelaksanaannya, maupun menjalankan proposal untuk pembangunan kepada semua pihak”, imbuh Nyiak Erwin. (**Bayu/Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 Juli 2013 - 11:15:08

Mahasiswa KKN-PPM UBH kenalkan Manajemen Bisnis Pada Home Industri
Mahasiswa KKN-PPM UBH kenalkan Manajemen Bisnis Pada Home Industri
bunghatta.ac.id - Bulan Ramadan bukan menjadi halangan untuk melakukan aktivitas keseharian begitu juga mahasiswa Kuliah Kkerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Bung Hatta (KKN-PPM UBH) yang melaksanakan berbagai macam program kerjanya.

Seperti di nagari Katapiang, kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, sebanyak 30 mahasiswa KKN-PPM UBH periode ke-3 mengadakan pengenalan cara manajemen berbisnis untuk home industri.

Diya Arlitawiana, salah peserta KKN-PPM UBH di nagari Katapiang menyebutkan, sebelumnya mereka melakukan survey, observasi dan tanya jawab dengan beberapa home industri daerah Katapiang, salah satunya adalah home industri pembuatan sapu lidi “Rindan” di Korong Simpang, Katapiang.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat bagaimana situasi maupun kondisi yang terjadi di lokasi KKN-PPM, baik situasi maupun kondisi masyarakatnya berikut juga dengan kondisi laju perekonomiannya," jelas Diya mahasiswa jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer (PTIK) ini.

Menurut Diya, mahasiswa KKN yang dari berbagai disiplin ilmu tersebut melakukan penyuluhan dan pengenalan bagaimana cara membangun sebuah manajemen bisnis dalam pengelolaan home industry, dengan harapan pertumbuhan bisnisnya kedepan jauh lebih baik. Selama ini salah satu kendala home industri pembuatan sapu lidi tersebut adalah najemennya yang belum teratur serta tidak jelasnya kemana aliran dana , baik pemasukan maupun pengeluaran.

"Karena masih berskala kecil, satu ikat sapu lidi dijual antara Rp.3.000-Rp.5.000, yang dikelola . atas bantuan kredit modal dari PNPM Mandiri untuk masyarakat. Bahan bakunya bahkan ada juga yang berasal dari Pekanbaru, namun sebagian hasil produksi di kirim lagi ke sana dan dipasarkan di sekitar nagari Katapiang," ungkap Diya.

Sementara itu, Majoari pemilik home industri tersebut mengaku sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN-PPM UBH yang telah memberikan pengetahuan manajemen praktis, karena menurutnya, selama ini mereka memakai manajemen yang sangat tradisionil, sehingga menjadi salah satu penghambat perkembangan industri sapu lidinya.

Selain memberikan manajemen praktis bagi home industri, mahasiswa KKN-PPM UBH di Kenagarian Katapiang juga melakukan penanaman pohon katapiang di sepanjang pesisir pantai sebagai bagian dari kegiatan untuk melestariakan lingkungan. (**Bayu/Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 15 Juli 2013 - 10:56:09

bunghatta.ac.id - Dr. Silvi Octavia, ST,MT alumni pertama dari jurusan Teknik Kimia UBH, berhasil mempertahankan disertasinya "Pengolahan Awal Berbasis Amonia Terhadap Biomassa Lignoselulosa Bahan Mentah Pembuatan Bioetanol" di Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan demikian Universitas Bung Hatta kembali menambah satu Doktor di bidang ilmu Teknik Kimia.

Dr. Silvi Octavia, ST, MT yang berhasil mengembangkan biomassa lignoselulosik untuk pembuatan bioetanol, dibimbing oleh 3 promotornya yaitu Dr. Tatang Hernas Soerawidjaja, Dr. Ronny Purwadi dan Dr.I DG Arsa Putrawan dan berhasil lulus ujian sidang terbukanya pada 4 Juli 2013 lalu.

“Bahan biomassa lignoselulosik yang digunakan untuk penelitian ini berasal dari limbah yang mudah dikumpulkan dan tersedia dalam jumlah banyak di Indonesia seperti tandan kosong sawit (TKS) limbah terbesar dari pabrik minyak kelapa sawit yang banyak terdapat di Indonesia dan bagas sorgum manis (BSM),” terang Sivi di Kampus UBH, Senin (15/7).

Menurut Silvi, proses pembuatan bioetanol mencakup empat unit proses utama, yaitu pengolahan awal untuk membuka struktur lignoselulosa, hidrolisis enzim/kimia sebagai proses konversi polimer selulosa atau hemiselulosa menjadi gula monomernya, fermentasi gula monomer menjadi etanol, dan distalasi sebagai pemisahan alkohol dari hasil samping fermentasi.

“Pengolahan awal merupakan tahap yang amat penting karena sangat menentukan keberhasilan dan biaya dari keseluruhan proses biokonversi lignoselulosa menjadi bioetanol,” ungkap Silvi.

Dikatakanya, terdapat beberapa metoda pengolahan awal yang telah berkembang dan diuji pada skala laboratorium sampai pabrik yang memerlukan kondisi-kondisi ekstrim dan menghasilkan beberapa produk samping yang dapat menjadi penghalang sehingga tidak cocok untuk dikembangkan di Indonesia.

“Mengatasi permasalahan tersebut pada proses pengolahan awal bisa menggunakan reagen berbasis amoniak dengan keuntungan salah satunya mempunyai selektifitas yang tinggi ke arah lignin dan dapat memberikan efek penggembungan yang signifikan terhadap bahan lignoselulosa,” imbuh sIlvi.

Hasil penelitiannya memperlihatkan bahwa pada proses pengolahan awal menggunakan amoniak, tidak terbentuk senyawa yang membahayakan atau menghambat proses enzimatik maupun fermentasi. "Bila dilihat dari hasil keseluruhan reagen berbasis amoniak ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu metoda pengolahan awal yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam pembuatan bioetanol," tukasnya.

Selama menempuh pendidikan doktoralnya, Silvi Octavia telah 2 kali mendapakan kesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar ke Swedia pada program Linneus-Palme Programme di Hogskolan I Boras, Swedia pada tahun 2010 dan program Directorate of Higher Education, Indonesia di Umea University, Swedia pada tahun 2011. Bahkan tahun 2012 mengikuti Chemical Safety and Security Training yang diadakan oleh Sandia National Laboratories, USA.

Terpisah, Ketua Jurusan Teknik Kimia UBH, Dr. Eng Reni Desmiarti ST, MT mengatakan Silvi Octavia akan mulai mengajar pada tahun ajaran 2013/2014 ini. Staf pengajar tetap UBH berkualifikasi S2 dan S3l ulusan dalam dan luar negeri seperti ITB, UI,Unsyah, Unsri, UTM (Malaysia) dan Gifu University (Jepang).

“Hingga saat ini hampir 50 persen dari 11 dosen tetap jurusan Teknik Kimia UBH telah bergelar doktor dan masih ada 2dosen lagi yang sedang sekolah S3 yaitu Mulyazmi, ST, MT di Universitiy Kebangsaan Malaysia dan Firdaus, ST, MT di Unsri,” ujar Reni. (**Bayu/Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2015 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.80.113.118