Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Melalui Kuliah Umum, Alumni Teknik Industri UBH Beri Motivasi

Jurusan Teknik Industri Fakultas Tekologi Industri Universitas Bung Hatta mengadakan Kuliah Umum yang bertajuk “Satu Jam Bersama Alumni Berbagi Untuk Menjadi Lebih Baik” yang bertempat di Ruang Sidang Fakultas Teknologi Industri Kampus Proklamator III Univeritas Bung Hatta, Jumat (06/03/2015). ....

UKM Kesenian Proklamator Akan Gelar Lomba dan Pameran Puisi Tingkat SMA se-Kota Padang

Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian Proklamator mengadakan acara Lomba Baca dan Pameran Puisi Tingkat SMA Sederajat se-Kota Padang dengan mengangkat tema Kata-Kata dan Kita, Kita dan Kata-Kata yang akan dilaksanakan di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 07 M....

Rektor ITM dan ITP Kunjungi Universitas Bung Hatta

Institut Teknologi Medan dan Institut Teknologi Padang mengadakan kunjungan sekaligus silaturahmi ke Universitas Bung Hatta yang bertempat di Ruang Sidang Rektorat Gedung E Kampus Proklamator I universitas Bung Hatta, Kamis (05/03/2015). Rektor Universisitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, ....

Tarian Bhangra India Goyang Universitas Bung Hatta

Sebanyak 11 penari asal India menampilkan tarian Bhangra Festival of India di Aula Balirung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Kamis (05/03/2015). Kegiatan yang prakarsai oleh Kedutaan Besar India melalui Konsulat Jenderal India untuk Sumatera di Medan ini akan diadakan ....

Dubes India Gurjit Singh: Indonesia Adalah Sahabat Terbaik India

Indonesia dan India memiliki perjalan sejarah yang panjang dan kebudayaan yang hampir sama, terutama saat memperoleh kemerdekaan. Begitu juga dengan sosok Bung Hatta memiliki tempat tersendiri bagi negara India. Demikian disampaikan Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Tuan Gurjit Si....

Esok, Penari Asal India Akan Tampil di Universitas Bung Hatta

Puluhan penari asal India akan datang ke Universitas Bung Hatta untuk melakukan pertujukan seni dan kebudayaan dalam rangkaian acara yang bertajuk Festival of India di Aula Balirung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta pada 05 Maret 2015 pukul 09.00 WIB esok. Kegiatan yang ....

Jumat 26 April 2013 - 15:02:54

FIB-UBH Perbaharui MoU Dengan Max Planck Institute Jerman
FIB-UBH Perbaharui MoU Dengan Max Planck Institute Jerman
bunghatta.ac.id - Max Planck Institute for Evolutionary Antrhopolgy Leipzig,German kembali memperbaharui MoU dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta. MoU tersebut di perbaharui kembali sejak ditanda tangani pada tahun 2006. Naskah MoU tersebut di tanda tangani oleh Direktur Max Planck Jerman, David Gill dan Rektor UBH Prof. Niki Lukviarman, di Ruang Sidang Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan, Jumat,26/4.

David Gill mengunkapkan, kekayaan bahasa, budaya dan suku bangsa yang dimiliki di Indonesia belum semuanya bisa dikenal dan dicintai oleh bangsa Indonesia sendiri, bahkan kekayaan tersebut sering terabaikan dan ditinggalkan, sedihnya lagi generasi bangssa ini sangat mudah terpengaruh oleh budaya asing yang masuk ke Indonesia. Sebaliknya orang asing justru sangat tertarik meneliti dan mempelajari keberagaman bahasa dan budaya yang ada di Indonesia.

Ia menambahkan, pembaharuan naskah kerjasama antara kedua lembaga perguruan tinggi ini, sebelumnya sudah di isi dengan berbagai kegiatan. Artinya penandatanganan kerjasama di bidang linguistik ini diawali dengan sejumlah kegiatan.

Rektor UBH, Prof. Niki Lukviarman, mengaku sangat gembira atas kerjasama ini, karena David Gill Direktur Max Planck Jerman kembali bersedia dan memberikan kesempatan kepada UBH khususnya Fakultas Ilmu Budaya dalam memperpanjang kerjasama tersebuti.

“Kita patut berterima kasih kepada Dekan FIB serta tim yang telah berusaha menghadirkan kembali Max Planck Institute Jerman di UBH. Tinggal lagi bagaimana kita memanfaatkan dan mengembangkan penelitian-penelitian di bidang bahasa dan budaya ini,” tutur Niki.

Sementara itu Dekan FIB Dra. Puswawati,MS.i di damping Dr.Yusrita Yanti, SS, M.Hum dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, tanpa bahasa kita tidak bisa berkomunikasi, dan apabila kita salah mengucapkan bahasa dan pemakaian kosa kata, akan timbul kesalahpahaman yang akan berdampak terhadap krisis-krisis budaya, hal itu disebabkan karena tidak memahami bahasa dan budaya itu sendiri.

“Dengan melakukan penelitian terhadap budaya dan bahasa, kita akan tahu bagaimana budaya dan bahasa di suatu daerah,” timpal Yusrita Yanti. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 26 April 2013 - 12:52:24

Mahasiswa Biologi UBH  Studi Banding ke Malaysia, Thailand dan Singapura
Mahasiswa Biologi UBH Studi Banding ke Malaysia, Thailand dan Singapura
bunghatta.ac.id - Sebanyak 22 mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta di dampingi beberapa orang dosennya melakukan studi banding ke sejumlah perguruan tinggi dan instansi di Malaysia, Thailand dan Singapura. Secara resmi Rektor UBH Prof. Niki Lukviarman beserta jajarannya melepas keberangkatan rombongan tersebut kemarin di Ruang Sidang FTSP.

Dekan FKIP-UBH Dr.Marsis,MP.d menyebutkan, studi banding tersebut dimaksudkan untuk melakukan pembelajaran dan pertukaran informasi antara Prodi Biologi FKIP-UBH dengan beberapa Perguruan Tinggi di Malaysia. Ia mengharapkan agar mahasiswa Biologi FKIP UBH sekembalinya dari studi banding berbagi informasi tentang sistem pembelajaran yang baik bagi FKIP UBH kedepannya.

Sementara itu, Rektor UBH Prof. Niki Lukviarman menyambut baik kegiatan Mahasiswa Biologi UBH tersebut. Ia menambahkan lewat studi banding tersebut akan terjalin silaturrahmi yang lebih erat lagi antara kedua belah pihak.

“Hal ini kelak tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa dalam pertukaran informasi sistem pembelajaran, tetapi juga bagi UBH guna memboboti materi perkuliahan yang diperoleh di dalam kelas dengan perguruan tinggi dari tiga Negara yang di kunjungi”, imbuhnya

Di tempat terpisah ketua Prodi Biologi FKIP Dra. Gusmaweti,M.Si menambahkan, semua tempat yang akan dikunjungi diharapkan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen.

“ Kita berharap, mahasiswa Biologi UBH semua yang di dapat disana, dapat menerapkan ilmu yang diperolehnya,” harap Gusmaweti. (**indrawadi-humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 25 April 2013 - 07:43:37

32 Tahun Universitas Bung Hatta : Menuju The world class university
32 Tahun Universitas Bung Hatta : Menuju The world class university
bunghatta.ac.id - Tepat pada tanggal 20 April 2013, Universitas Bung Hatta genap berusia 32 tahun. Pastinya para pendiri merasa takjub dengan situasi ini. Maklum, mereka tidak pernah menyangka bahwa Universitas Bung Hatta yang mereka dirikan dengan penuh tantangan akan mampu bertahan dan menjelma sebagai Universitas yang besar yang mampu menampung 10.000-an mahasiswa yang bakal menjadi pengisi pembangunan di masa depan.

Telah banyak hasil yang dicapai, baik berupa pengembangan fisik dalam bentuk pembangunan fasilitas perkuliahan maupun pengembangan akademik seperti penguatan dan pengembangan program studi, perbaikan kualitas proses akademik, peningkatan kualitas dosen, kerjasama dan kegiatan kemahasiswaan.

Namun demikian, seluruh civitas akademika sepenuhnya menyadari bahwa masih banyak upaya dan usaha yang perlu dilakukan untuk menjadikan Universitas Bung Hatta sebagai Universitas yang unggul, bermartabat dengan lulusan yang kompetitif di pasar dunia kerja.

Jika kita menilik sejarahnya, besarnya kepercayaan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitass Bung Hatta, merupakan anugerah atas kerja keras dan ikhtiar para pendirinya dan civitas akademika untuk mewujudkan gagasan pendirian Universitas Bung Hatta guna ikut berperan aktif dan bertanggung jawab dalam pendidikan nasional, yang diharapkan mampu mengembangkan misi pembangunan nasional dalam bidang pendidikan sesuai dengan cita-cita proklamator RI, Dr. Mohammad Hatta.

Tetapi ada pameo, membangun lebih gampang daripada mempertahankannya. Itulah sebabnya mengapa Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Drs. Hasan Basri Durin dan Pembina lainnya di berbagai kesempatan meminta agar semua civitas akademika Universitas Bung Hatta untuk mempertahankan eksistensi dan mendorong kemajuan Universitas Bung Hatta sampai dengan titik darah yang penghabisan.

Permintaan para pendiri dan Pembina tersebut sesungguhnya mengandung pesan otentik bahwa kerja membangun UBH belumlah selesai. Mungkin saja baru dimulai.

Inilah yang menurut hemat Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr.Fachri Ahmad,MSc yang menjadi tantangan terbesar yang dihadapi oleh para penerusnya, yaitu bagaimana memulai pekerjaan membangun 30 tahun kedua UBH agar senantiasa hidup dan berkembang ke arah yang lebih baik lagi.

Dalam konteks itulah, patut kita memberikan catatan dalam rangka ulang tahun ke 32 UBH. Sebab, konteks persoalan yang bakal dihadapi oleh para penerusnya jauh lebih kompleks. Perjuangan masih terasa berat. Disana sini masih perlu pembenahan, pembangunan kampus II di Aia Pacah masih belum selesai, tekad dan kebersamaan tetap dibangun, dan menyusun kekuatan dengan tekad untuk maju.

Untuk itu harus ada langkah yang jelas, langkah-langkah yang strategis dan implementatif, yang bertumpu kepada kepada keinginan untuk menjadi sebuah perguruan tinggi yang bermartabat, perguruan tinggi yang maju dan berkualitas, sehingga pada suatu saat patut disebut sebagai “The world class university”.

Harus di sadari, bahwa semua gerakan-gerakan tersebut, bahkan semua kurenah dipantau oleh masyarakat. DIKTI terus menerus juga memonitor segala langkah langkah dalam mengemban Tridharma Perguruan Tinggi, sehingga tidak ada jalan lain, bahwa untuk maju, perlu bersungguh-sungguh.

Ketika nama universitas menyandang nama besar Bung Hatta, maka seyogianyalah kita memaknainya, bagaimana Bung Hatta menanamkan hakikat kehidupan, agar kita mampu membuat perubahan-perubahan dalam kehidupan individual, berorganisasi, bermasyarakat, bernegara, dalam kehidupan kampus UBH.

Oleh karena itulah Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E., Akt., MBA., Sebagai generasi penerus Rektor UBH yang ke-8, bertekat akan mempertajam visi kepemimpinannya dengan jalan mengembangkan kepekaan kepemimpinan yang berisikan tentang kesanggupan untuk menyelami gerak nadi kehidupan sosial dunia kampus secara komprehensif dan terukur. Dan menformulasikannya sesuai dengan kebutuhan dewasa ini dan masa mendatang.

Dengan meningkatkan kebersamaan,kerjasama antar lini dan bagian serta bersinerji dalam mengembangkan di Universitas Bung Hatta. Ia yakin, dan dengan pemahaman serta penanaman karakter Bung Hatta pada sivitas akademika akan meningkatkan semangat dan etos kerja. Dan itulah sesungguhnya kunci keberhasilan.

Ia juga berharap suatu saat nanti, UBH mencapai suatu tahapan dimana setiap mahasiswa yang kuliah di Universitas Bung Hatta dan setiap insan kampus akan memiliki kebanggaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh kampus lain. Dirgahayu Universitas Bung Hatta !.
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 22 April 2013 - 15:03:37

KEPALA BNPB BERI KULIAH UMUM DI KAMPUS UBH
KEPALA BNPB BERI KULIAH UMUM DI KAMPUS UBH
bunghatta.ac.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Syamsul Maarif, M.Si. memberikan kuliah umum di hadapan 300-an undangan dan mahasiswa UBH di Aula Balairung Caraka Kampus I Universitas Bung Hatta, Senin (22/4).

Kuliah umum tersebut diselenggarakan sekaligus pembukaan Konsentrasi Manajemen Pengurangan Resiko Bencana pada Program Pascasarjana Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta.

Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Niki Lukviarman dalam sambutannya menyebutkan tujuan dibukanya Konsentrasi Manajemen Pengurangan Resiko Bencana itu adalah untuk menyediakan sumberdaya manusia yang dapat di bekerja dalam mengelola bencana baik untuk jajaran pemerintahan, relawan atau professional dan pada semua pihak yang tertarik terhadap semua aspek bencana dengan latar belakang multisipliner.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ka.BNPB beserta jajarannya yang telah bekerjasama dan membantu UBH dalam membuka Konsentrasi Manajemen Pengurangan Resiko Bencana, disamping itu juga telah mempercayai UBH dalam melakukan kajian social tentang Tentang Evakuasi Sementara Tsunami di Sumatera Barat” imbuh Niki.

Kuliah Umum yang disampaikan oleh Syamsul Maarif mengambil tema “Penanggulangan Bencana Dalam Perspektif Sosiologis” dimoderatori oleh Direktur Pascasarjana UBH Prof.Nasfrizal Carlo.

Syamsul Maarif menyambut baik dibukanya program tersebut di UBH dan menaruh harapan besar terbangunnya awareness terhadap resiko dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi bencana tersebar di tengah-tengah masyarakat lndonesia.

Ia menyebutkan, wilayah Indonesia sangat rentan terjadi beragam bencana, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, dan sebagainya. Sementara itu, ada masyarakat yang tidak paham dengan resiko bencana yang ada di sekitarnya.

“Melalui geografi dan pendekatan kultur, diharapkan kita mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan apabila terjadi bencana,” ujar Syamsul Maarif.

Di akhir kuliah umum Syamsul Maarif menyimpulkan bahwa, pengelolaan bencana menunjukkan percampuran konsep, simp[ulan dan analisis dari sosiologi, administrasi public dari berbagai disiplin ilmu. Dalam semua kejadian bencana yang paling penting bagaimana memahami pola pengetahuan individu dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana tersebut. Perspektif sosiologis bukan hanya sekedar wacana, namun seharusnya menjadi panduan dalam menyusun kegiatan, prioritas dan strategi implementasi pengelolaan bencana yang berkelanjutan

“Jika strategi pengelolaan bencana menjadi acuan dalam tanggapan prilaku manusia atau kelompok dalm menghadapi bencana secara efektif, harusnya dikembangkan dan diterapkan menjadi bagian kehidupan sehari-hari dan ada tiga filosofi dalam menghadapi bencana. Filosofi tersebut antara lain (1) Jauhkan masyarakat dari bencana, (2) Jauhkan bencana dari masyarakat, dan (3) Hidup harmoni dengan resiko dan bencana.”, simpul Syamsul Maarif.

Sementara itu, di sesi Tanya jawab, Walikota Padang Drs.Fauzi Bahar,MSi mengusulkan kepada Syamsul Maarif, agar menyurati juga MenPAN apabila ada penerimaan-penerimaan CPNS agar di masukkan juga kebutuhan lulusan Diploma, S1 dan S2 program kebencanaan. Karena menurut Fauzi selama ini kebutuhan tersebut sangat di perlukan, tetapi dalam perekrutan tidak disediakan formasinya.

Fauzi menambahkan, program yang dibuka UBH sekarang ini sangat strategis, namun ia juga meminta agar UBH juga membuka program diploma tiga. “Semua daerah Kabupaten dan Kota nantinya agar mengirimkan minimal 1 orang calonnya untuk kuliah di UBH” ujar Fauzi yang disambut gemuruh applaus peserta. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Jumat 19 April 2013 - 10:19:12

Fustsal 32 UBH :  PS FTI Taklukkan PS FTSP  (2-0).
Fustsal 32 UBH : PS FTI Taklukkan PS FTSP (2-0).
bunghatta.ac.id - Memeriahkan Dies Natalis ke-32 Universitas Bung Hatta, Bung Hatta Foet Sal Club menyelenggarakan tournament futsal antar unit dilapangan rumput Pascasarjana Jl.Khatib Sulaiman, sejak Rabu, 17/4 lalu.

Pada pertandingan perdana berhadapan PS Rektorat VS FKIP dengan skor 2-2, dilanjutkan dengan PS Bank Nagari vs PS TK/SD Al-Azhar dengan skor 3-1.

Sementara pada pertandingan Kamis, 18/4 berhadapan PS FPIK vs PS Hukum dengan skor 4-2, dan di pertandingan kedua berhadapan PS FTI VS FTSP.

Jalannya pertandingan:

Pertandingan PS Fakultas Perikanan melawan PS Fakultas Hukum berjalan sangat seru dan menarik, serta penuh dengan kelucuan tanpa mengabaikan spornitas pertandingan. Tim FPIK menurunkan pemain-pemain handalnya dengan penjaga gawang Bujang, Kapten Kapal Latih Fakultas Perikanan, sementara tim Fakultas Hukum pun tak mau kalah dengan menurunkan pemain-pemain profesionalnya dengan bidang masing-masing. Namun sampai pluit akhir pertandingan di tiup wasit, tim Fakultas Hukum harus menyerah 4-2 kepada tim Fakultas Perikanan.

“Kami telah mempersiapkan tim dengan kaos yang eksekutif, dan jika kalah, kaos akan di tarik kembali” kata John Nurifdinsyah, kapten FPIK yang selama pertandingan lebih banyak larinya dari pada dapat bola.

Pada pertandingan kedua berhadapan duo tim “panas” yakni antara tim FTSP melawan tim FTI, kedua tim ini boleh disebut Senior melawan Junior, dikarenakan dalam sejarahnya, Fakultas Teknologi Industri adalah Pengembangan dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

Tim FTSP dipimpin langsung Dekannya Hendriwarman menurunkan tim tangguh dan terlatih, sementara tim FTI pun tidak mau kalah, dengan kapten tim Suryadimal mengarahkan pemain-pemain hebatnya dengan strategi dan susunan pemain secara proposional.

Sorak sorai supporter kedua tim pun menjadikan pertandingan semakin memanas dan memicu semangat kedua tim untuk saling mengalahkan. Bahkan pemain cadangan FTSP pun berkali-kali di tegur wasit untuk keluar lapangan, karena ada pemain FTSP yang tidak mau di gantikan.

Diluar lapangan, pendukung tim FTSP melakukan protes keras terhadap tim FTI, karena menurunkan salah seorang pemain naturalisasinya, namun panitia mengizinkan dengan catatan pemain naturalisasi tersebut tidak di perbolehkan lagi main dalam memperkuat timnya di beberapa pertandingan berikutnya.

Pertandingan antara FTI melawan FTSP berakhir dengan skor 2-0. Hasil akhir tersebut menjadikan perang sorak antara kedua supporter masing-masing tim.

“Kami memberikan semangat kepada tim FTI dengan memberikan kemenangan” kata Nasril Sikumbang yang sempat dua kali kena tegur wasit.

Sementara itu kapten FTI Suryadimal menimpali pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa, sebelum pertandingan timnya telah memetakan kekuatan lawan, dengan mengatur susunan pemain dan mengukur fisik serta kemampuan tim lawan. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 18 April 2013 - 13:26:51

Lounching Program "Manajemen Resiko Bencana" Kepala BNPB Akan Berikan Kuliah Pertama
Lounching Program "Manajemen Resiko Bencana" Kepala BNPB Akan Berikan Kuliah Pertama
bunghatta.ac.id - Kepala BNPB DR.Syamsul Maarif,M.Si akan memberikan kuliah umum di Universitas Bung Hatta sekaligus lounching dan kuliah perdana Program Pascasarjana Teknik Sipil, Konsentrasi Manajemen Resiko Bencana, di auala Balairung Caraka Kampus I UBH Ulak Karang, Senin (22/4) mendatang.

Hal itu di ungkapkan Rektor UBH Prof.Niki Lukviarman, saat audensi dengan Kepala BNPB Sumbar Yazid Fadhli didampingi Direktur Pascasarjana UBH Prof.Dr.Nasfrizal Carlo, di ruangan kerjanya, Rabu (17/4).

Carlo menyebutkan, dibukanya program pascasarjana tersebut sebagai tindak lanjut MoU antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan UBH yang telah ditanda tangani beberapa waktu yang lalu.
Ia menambahkan, di kuliah perdana tersebut diharapkan Kepala BNPB membawakan materi Peningkatan Peran Perguruan Tinggi dalam Pengurangan Risiko Bencana di Masa Mendatang, dalam rangkaian kegiatan pengembangan kurikulum penguatan aspek kebencanaan.

Sementara itu Kepala BNPB Sumbar Yazid Fadhli menyebutkan, jauh hari sebelum MoU ditanda tangani, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak UBH, dosen maupun mahasiswa teknik sipil dan perencanaan UBH telah memberikan sumbangnan pemikiran dan keahlian dalam membantu menanggulangi bencana, seperti merancang shelter, sirine komunitas dan sebagainya yang sesuai dengan disiplin ilmunya.

“Program Pascarsajana konsentrasi Manajemen Resiko Bencana yang di buka UBH, sangat tepat di butuhkan sekarang” imbuhnya

Menurutya lagi, melalui prodi tersebut UBH ikut berperan untuk meningkatkan kapasitas SDM tentang kebencanaan dan pengelolaan bencana secara profesional.

“Ketersediaan SDM yang profesional itu sudah tidak dapat ditunda lagi, karena tingginya kebutuhan tenaga ahli untuk membantu mengurangi kerugian bencana dan membantu rehabilitasi pasca bencana Ia menambahkan, lulusan prodi pascasarjana Manajemen Risiko Bencana UBH ini diharapkan mampu melahirkan tenaga ahli Manajemen Bencana dari semua unsur”, tambah Yazid. (**Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 18 April 2013 - 13:17:53

bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta akan membuka program Diploma Tiga (D3) Perpajakan seiring dengan meningkatnya kebutuhan perusahaan akan tenaga-tenaga ahli perpajakan dan akuntansi yang profesional belakangan ini. Hal itu di ungkapkan Rektor UBH Prof. Niki Lukviarman, saat membuka pelatihan SPT tahunan dan badan yang diselenggarakan Tax Center FE-UBH, di Aula Balairung Caraka, Kampus I Ulak Karang, Rabu,17/4.

“Kami sedang mengurus proses perizinannya, dan melalui Kanwil Ditjen Pajak Wilayah Sumbar-Jambi kami mohon juga nantinya merekomendasikan dan membantu kami dengan mengirimkan tenaga-tenaga praktisi sebagai tenaga pengajar”, ujar Niki.

Sementara itu Kepala Kanwil Ditjen Pajak Wilayah Sumbar-Jambi Ismiransyah M Zain, menyebutkan prospek karir D3 sangat diminati para perusahaan. Apalagi kata dia, D3 yang di dirancang UBH untuk bisa ditempuh dalam waktu singkat dengan kualitas belajar yang tinggi, pembekalan soft skil yang kompeten dan menjunjung tinggi prestasi dan integritas.

Ismiransyah melanjutkan, nantinya tidak hanya kegiatan Akademik saja yang dikedepankan oleh program D3 UBH ini, melainkan adanya kegiatan Organisasi Mahasiswa dan Ekstrakulikuler yang juga menghasilkan prestasi International.

“Walaupun di luar kegiatan akademik tetapi kami arahkan untuk mendukung keberhasilan proses belajar, pembentukan karakter, kepemimpinan dan sportifitas,” imbuhnya.

Disebutkan Ismiransyah, berdasarkan data yang berasal dari berbagai sumber menyebutkan bahwa ketaatan membayar pajak masih sekitar 70%. Ada berbagai alasan kenapa orang tidak membayar pajak, yang salah satunya adalah ketidaktahuan mereka cara mengisi formulir SPT Tahunan baik untuk orang pribadi maupun badan.

“Melihat kondisi tersebut Tax Center Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Sumbar jambi membuat suatu kegiatan yang dapat mendorong wajib pajak untuk membayar pajak tepat waktu dan benar pengisiannya, dengan mengadakan Pelatihan SPT tahunan dan Badan”, ujarnya lagi.

Ketua Tax Center FE-UBH Herawati,SE,MSi,Akt menyebutkan, kegiatan tersebut di ikuti 70-an peserta yang berasal dari YPBH,Pengurus Koperasi, UKM,Perhotelan,Jasa Konstruksi, Jasa Perdagangan, Konsultan, Perguruan Tinggi, dan laiinnya.

“Ini adalah kegiatan Tax Center FE-UBH yang kesekian kalinya bekerjasama dengan Kanwil Ditjen Pajak Wilayah Sumbar-Jambi, dan kedepan kami juga akan mengelar kegiatan lanjutannya” tambah Herawati. (**Indrawadi-Humas UBH)

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 April 2013 - 11:48:34

Rektor Lantik 9 Pejabat Struktural, 9 Tugas Berat Menanti
Rektor Lantik 9 Pejabat Struktural, 9 Tugas Berat Menanti
bunghatta.ac.id - Sembilan pejabata structural di lingkungan Universitas Bung Hatta di lantik oleh Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE,Akt,MBA di ruangan siding rektor, Selasa (16/4). Mereka yang di lantik adalah : Ir. Elfrida Agus,MT sebagai Ketua Prodi Teknik Arsitektur, Ir. Taufik MT sebagai Ketua Prodi Teknik Sipil menggantikan Dr. Ir. Bahrul Anif,MT, Rahmat,ST.MT sebagai Sekretaris Podi Teknik Sipil menggantikan Ir. Lusi Utama, MT, Fidel Miro,SE.MT sebagai Ketua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota menggantikan Tomi Eriawan,ST.MT dan Dr. Zulherman,ST.MT sebagai Ketua Prodi Teknik Ekonomi Konstruksi menggantikan Dwi Fitra Y.Jumas,ST,MSCE.

Sementara dilingkungan Fakultas Teknologi Industri, pejabat structural yang dilantik adalah : Mirzazoni,ST.MT sebagai Sekretaris Teknik Elektro, Burmawi,ST.MSi sebagai Sekretaris Teknik Mesin, Dessi Mufti,ST.MT sebagai sekretaris Prodi Teknik Industri menggantikan Yusrizal Bakar,ST.MT dan Dr. Maria Ulfa,MT sebagai sekretaris Teknik Kimia menggantikan Dra.Erti Praputri,M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor menyebutkan, bahwa penggantian pejabat struktural di lingkungan Universitas Bung Hatta, merupakan hal yang biasa, namun yang lebih penting dari peristiwa pergantian ini, adalah untuk lebih meningkatkan gerak UBH untuk mencapai yang lebih baik.

Ia menyebutkan, ke depan ada sembilan (9) tugas berat yang menanti, yakni (1). Penyusunan dan Evaluasi Visi dan Misi Universitas Bung Hatta 30 tahun kedua. (2). Evaluasi Statuta. (3). Rancangan Induk Pengembangan Universitas. (4). Akreditasi Institusi, (5). Penerimaan Mahasiswa Baru, (6). Peraturan Akademik, (7). Perbaikan Sistim Administrasi Akademik dan Keuangan, (8). Penyusunan Bung Hatta Dalam Angka, (9). Perbaikan dan Pembenahan Peraturan Kepegawaian.

“Oleh karena itu, kepada para pejabat yang baru dilantik, ia mengingatkan, untuk tetap meningkatkan etos kerja dan menerapkan disiplin, kekeluargaan, keberanian, kmomunikasi terbuka, inisiatif dan inovatif, meningkatkan kepercayaan tim dan luwes disamping terus memberikan pelayanan yang baik terhadap mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya, sehingga akan tercipta image di masyarakat bahwa Universitas Bung Hatta merupakan salah satu Perguruan Tinggi bermutu, sesuai nama besar Bung Hatta yang disandangnya”, imbuh Niki. (** Indrawadi-Humas UBH).
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 15 April 2013 - 10:37:04

Ribuan Civitas Akademika UBH,  Meriahkan Jalan Santai Dies Natalis ke–32
Ribuan Civitas Akademika UBH, Meriahkan Jalan Santai Dies Natalis ke–32
bunghatta.ac.id - Setidaknya seribuan lebih peserta terlibat dalam gerak jalan santai dalam rangka memeriahkan dan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-32 Universitas Bung Hatta yang dilepas Rektor UBH Prof.Niki Lukviarman, Minggu (14/4).

Koordinator Panitia jalan santai, Ir. Nasril Sikumbang,MT mengatakan bahwa kegiatan jalan santai tersebut untuk semua kalangan, mulai dari pengurus yayasan, dosen, karyawan beserta keluarga, maupun mahasiswa, mitra kerja UBH maupun masyarakat sekitar.

"Diharapkan dengan digelarnya event seperti ini dapat meningkatkan kebugaran civitas akademika beserta keluarga, sehinga produktivitas dalam bekerja semakin meningkat. Di sisi lain, kegiatan ini pun diharap memicu motivasi masyarakat untuk lebih giat berolahraga,” tambah Nasril.

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana Diesnatalis Ir. Hendriwarman,MSCE dalam laporannya menyampaikan bahwa rute jalan santai sejauh 3 km, mulai dari Kampus I-Jalan Bunda_Jalan Jakarta-Jalan Khatib Sulaiman-Jalan S.Parman-Jalan Sumatera dan berakhir lagi di Kampus I.

“Panitia juga menyediakan ratusan hadiah lucky draw bagi peserta. Hadiah utama Lemari ES, sepeda gunung, TV, dan ratusan hadiah lainnya yang disediakan berbagai pihak” tambah Hendriwarman.

Dalam kesempatan itu Rektor UBH Prof.Niki Lukviarman mengungkapkan bahwa gerak jalan santai merupakan event pertama yang diikutinya sejak dilantik jadi Rektor UBH, yang digagas pihak panitia yang di persiapkan panitia kurang dari satu minggu.

"Selain mendapat kesehatan, kami juga berharap agar para peserta dapat bergembira bersama keluarganya dalam mengikuti kegiatan ini,” harap Niki.

Selanjutnya Niki mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat secara nyata hingga terlaksananya gerak jalan santai.

“Terima kasih atas dukungannya, dengan kebersamaan semoga UBH semakin berkembang dan bertambah maju,” imbuhnya.

LAZ UBH, Serahkan Beasiswa

Dalam kesempatan yang sama, Lembaga Amil Zakat Universitas Bung Hatta secara simbolis menyerahkan beasiswa kepada 294 orang anak yatim dan kurang mampu, yang berasal dari Sekolah Dasar sekitar Kampus I Ulak Karang dan Sekolah Dasar Kampus II Aia Pacah.

Menurut pengurus Mesjid Nurjannah UBH, Ir.H.Yempita Effendi,MS, beasiswa yang dibagikan berupa pakaian seragam, sepatu dan pakaian muslim senilai Rp. 175 ribu, berasal dari infak dan celengan anak yatim mesjid Nurjannah dan dari Zakat dosen/karyawan UBH yang disalurkan melalui LAZ-UBH.

Disebutkan Yempita pengumpulan dana melalui LAZ-UBH dan celengan infak mesjid yang memang direncakan akan didistribusikan melalui program beasiswa ini mendapat respon positif dari kalangan civitas akademika.

Ia berharap untuk tahun depan akan lebih besar lagi dana yang terkumpul sehingga jumlah penerima semakin banyak. (**Indrawadi-Humas UBH)

model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Sabtu 13 April 2013 - 16:09:38

Dora ,Penderita Penyakit Aneh, Akhirnya di Wisuda
Dora ,Penderita Penyakit Aneh, Akhirnya di Wisuda
bunghatta.ac.id - Mungkin masih ada dalam ingatan, kisah Dora Indriyanti Tri Murti, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta yang ramai di beritakan berbagai media beberapa waktu yang lalu, karena penyakit aneh yang di deritanya. Disetiap di setiap pori-pori di kepalanya mengeluarkan darah jika mengalami stres dan berpikir keras.

Tidak itu saja, Dora juga punya tanggung jawab besar bagi dua adiknya. Sejak remaja, dia berjuang keras bagi cita-cita dan menafkahi adik-adiknya. Pagi kuliah, sore sampai malam jadi petugas satpam, dini hari mengojek.

Dari hasil kerja kerasnya itu, dia sekarang Dora tercatat sebagai salah satu wisudawan Universitas Bung Hatta yang ke-58. Dia telah di lantik dan di wisuda Rektor UBH Prof.Niki Lukviarman dengan IPK 3.16 di GOR Kampus II UBH, Sabtu, (13/4).

Saat memberikan sambutan wisuda, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr. Fachri Ahmad,MSc, memberikan apreasiasi yang luar biasa kepada Dora.

“Banyak kisah dan liku-liku tentang Dora, banyak kisah inspiratif dan semangat, dan banyak kisah ketangguhan yang telah mengilhami banyak orang, tentang semangat hidup, semangat bekerja dan tanggung jawab, apresiasi khusus dari kami sebagai pengelola perguruan tinggi” ujar Fachri yang di iringi applaus dari ribuan hadirin.

Usai prosesi wisuda, Fachri manambahkan, selama menjalani pendidikan di UBH, pihak Universitas Bung Hatta memberikan beasiswa kepada Dora hingga tamat kuliah di Universitas Bung Hatta.

“Sejak ramai diberitakan media beberapa waktu lalu, banyak simpati mengalir untuk Dora” imbuh Fachri. (**Indrawadi-Humas UBH)
model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman   <<        >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2015 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.144.237.48