Kepada seluruh dosen Universitas Bung Hatta dimohon untuk selalu membuka web LPPM UBH. TTD Ketua LPPM.

Fak.Hukum UBH dan OJK Padang Sosialisasikan Pasar Modal Syariah

Belum semua sektor jasa keuangan dikenal dengan baik oleh masyarakat, termasuk pasar modal, masyarakat menganggap pasar modal masih sesuatu yang baru, namun sebenarnya pasar modal telah hadir di Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka, hal itu ditandai dengan pembentukan bursa efek pertama di Bata....

Mari Ikuti dan Semarakan FTSP SILeNT EFFECT

Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakutlas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan FTSP SILeNT EFFECT dengan tema Build More Surprised Creativity and Innovation with The SILeNT EFFECT yang terdiri dari kegiatan seminar nasional, pelatihan, olahraga, musik dan latih....

UBH Turut Berduka Atas Berpulangnya Dirut PT. Semen Padang

Keluarga Besar Universitas Bung Hatta mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya ke Ramatullah Ir. H. Munadi Arifin, SE, MM, Ak Direktur Utama PT. Semen Padang dalam usia yang ke-60 tahun. Semoga amal dan ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan....

Pertemuan Pimpinan Universitas Dengan Yayasan

Universitas Bung Hatta mengadakan pertemuan dengan Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang bertempat di Ruang Teater Gedung H Kampus Proklamator I Universtas Bung Hatta, Senin (15/09/2014). Pertemuan ini dihadiri oleh pendiri dari Yayasan Pendidikan Bung Hatta yaitu Drs. Hasan Basri Duri....

Mahasiswa Teknik Kimia UBH Gelar Bakti Sosial

Berbagi dengan sesama itu tidak hanya dengan pemberian materi tapi dapat juga dengan memberi kebahagiaan dan senyuman terutama bagi anak yatim. Melihat hal tersebut, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta mengadakan Kegiatan Chem_Eng Peduli yang bertajuk Ku....

BEMM FTSP UBH Angkat Seminar Nasional Kewirausahaan Bidang Konstruksi

Pemanfaatan serta pengembangan rekayasa dan teknologi bidang konstruksi dewasa ini membuka peluang seluas-luasnya bagi lulusan mahasiswa perguruan tinggi, khususnya mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Namun, di tengah ketatnya persaingan menyongsong AFTA 2015, dituntut kemampuan mental ....

Selasa 16 September 2014 - 14:15:24

Haryono Suyuno, Ketua Yayasan Damandiri Akan Hadiri Rakor di UBH
Haryono Suyuno, Ketua Yayasan Damandiri Akan Hadiri Rakor di UBH
bunghatta.ac.id - Kegiatan Rapat Koordinasi Pengembangan Posdaya Sumatera Barat yang akan dilaksanakan pada 20 September 2014 nanti di Universitas Bung Hatta, rencananya akan akan dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan DAMANDIRI Prof. Dr. Haryono Suyono.

Hal itu disampaikan ketua Pelaksana Indra Khaidir, ST, MT saat melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Padang dalam hal ini bersama Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si di rumah dinasnya, Senin (15/9/14) perihal pelaksanaan rakor tersebut di UBH.

"Pertemuan tersebut juga diikuti oleh Rektor Universitas Taman Siswa dan Korwil Posdaya Sumbar dan beberapa orang staf," ungkapnya.

Dengan seksama Indra Khaidir menjelaskan tentang Posdaya yang mungkin selama ini belum banyak yang memahami apa itu Posdaya termasuk Wawako dan jajarannya.

"Jika kegiatan ini terlaksana dengan baik, maka tidak tertutup kemungkinan akan tercatat salah satu rekor terbesar Rapat Koordinasi Pengembangan Posdaya, karena akan mengundang sekitar 108 Perguruan Tinggi/Sekolah Tinggi dan Pimpinan daerah se-Sumatera Barat” imbuh Indra".

Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, M.Si sangat mengapresiasi dan berterimakasih sekali kepada Universitas Bung Hatta dan Korwil Posdaya Sumbar yang telah menggagas kegiatan ini. Kami sendiri belum tentu bisa bertemu dan berbincang bahkan menghadirkan Bapak Haryono Suyono ke Padang ini.

"Seharusnya kami dari pemerintah kota yang datang ke Universitas Bung Hatta, tetapi malah kami yang dikunjungi. Tentunya dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berarti untuk mendukung program pemerintah Kota Padang, imbuhnya. (*Humas-UBH)
Dibaca: 19 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 17 Juni 2014 - 14:34:37

Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bung Hatta
Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bung Hatta
bunghatta.ac.id - Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bung Hatta Tahun Akademik 2014/2015

Untuk Diploma III (D III) dan Sarjana (S-1)

1. Jalur Bidik Misi
Pendaftaran: s/d 16 Juli 2014
Pengumuman: 31 Juli 2014

2. Jalur Reguler
Gelombang I
Pendaftaran: s/d 14 Mei 2014
Pengumuman: 15 Mei 2014
Daftar Ulang: 16 - 27 Mei 2014

Gelombang II
Pendaftaran: 16 Mei s/d 18 Juni 2014
Pengumuman: 19 Juni 2014
Daftar Ulang: 20 Juni - 16 Juli 2014

Gelombang III
Pendaftaran: 20 Juni s/d 30 Juli 2014
Pengumuman: 3 Agustus 2014
Daftar Ulang: 4 - 16 Agustus 2014


Untuk Pascasarjana (S-2)

Gelombang I
Pendaftaran: s/d 13 Juni 2014
Tes masuk/TPA/TOEFEL: 14 Juni 2014
Pengumuman: 18 Juni 2014
Daftar Ulang: s/d 15 Juli 2014

Gelombang II
Pendaftaran: 14 Juni - 5 Juli 2014
Tes masuk/TPA/TOEFEL: 5 Juli 2014
Pengumuman: 9 Juli 2014
Daftar Ulang: s/d 18 Juli 2014

Mulai perkuliahan pascasarjana, matrikulasi 9 Agustus 2014 dan kuliah utama 30 Agustus 2014.

(**Humas-UBH)
Dibaca: 1305 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 02 Juni 2014 - 14:32:24

UBH Terima Mahasiswa Baru Tanpa Tes
UBH Terima Mahasiswa Baru Tanpa Tes
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2014/2015 tanpa melalui ujian masuk atau tanpa tes. Pendaftaranya melalui online melalui situs http://spmb.bunghatta.ac.id atau langsung ke Kampus 1 Ulak Karang Padang.

“UBH menerima calon mahasiswa melalui penjaringan nilai rapor, hasil Ujian Nasional (UN) dan prestasi akademik maupun non akademik selama di tingkat SMA/SMK/MA,” ujar Ka. Biro Akademik UBH Hendra Kusuma, S.Pi.,MSi. Diruangan kerjanya Senin,2/6-14

Ditambahkan Hendra, UBH juga menerima calon mahasiswa melalui jalur prestasi non-akademik seperti seni, olah raga atau prestasi lainnya, dengan melampirkan sertifikat atau piagam sebagai bukti prestasi.

Penerimaan mahasiswa baru tanpa ujian masuk itu menurut Hendra, karena mengacu pada pola penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri dan semua program studi yang ada di lingkungan UBH telah terakreditasi dengan peringkat “B”.

“UBH menerima calon mahasiswa tanpa tes tersebut dengan merujuk pada hasil UN serta rapor, dengan memberlakukan system rangking untuk mendapatkan imput yang terbaik, dan tahun ajaran ini kita akan terima 2600 mahasiswa baru” jelas Hendra.

Ditempat terpisah Wakil Rektor II Dra. Susi Herawati,MPd menyebutkan, biaya masuk UBH berkisar antara 5.5 juta rupiah sampai dengan 6 juta rupiah, tergantung Fakultas dan program studi yang dipilih.

Menurutnya biaya sebesar itu sudah termasuk uang pembangungan tahap pertama, uang kuliah semester I, biaya PKKM, asuransi, perpustakaan IT dan biaya-biaya lainnya. “Artinya calon mahasiswa sudah tinggal duduk dan kuliah”, jelas Susi.

Ditambahkan Susi, saat ini Yayasan Pendidikan Bung Hatta sedang berpacu dengan waktu dalam pembangunan gedung Blok B2 di Kampus II Air Pacah. Gedung Blok B2 itu nantinya akan di gunakan sebagai Dekanat, Ruang Kuliah maupun laboratorium.

“Saat ini ada sekitar 7 ribuan mahasiswa UBH yang kuliah di kampus II Air Pacah, dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Budaya”, ibuh Susi. (**Indrawadi-Humas UBH).
Dibaca: 1480 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Kamis 18 September 2014 - 07:44:55

Inilah 25 Rahasia Dosen yang Wajib Diketahui Mahasiswa
Inilah 25 Rahasia Dosen yang Wajib Diketahui Mahasiswa
bunghatta.ac.id - Oleh : Lita Farikha Zein (dikutib dari : http://portalsemarang.com/inilah-25-rahasia-dosen-yang-wajib-diketahui-mahasiswa)

Hubungan dosen dengan mahasiswa kerap kali berlangsung rumit (ciyus!). Kadang, dua manusia beda usia itu bisa sangat mesra. Mereka seperti sepasang kekasih yang kompak bergandeng tangan di taman penuh bunga. Saling memuji, saling menguatkan. Mereka adalah tim yang saling melengkapi.

Tapi, kadang-kadang hubungan mereka juga memanas. Keduannya terjebak pada syak wasangka. Si dosen menganggap mahasiswa tak kooperatif dan kurang sungguh-sungguh belajar. Adapun mahasiswa kerap mencurigai dosen sebagai makhluk abad 16 yang tidak bisa mengerti visi hidup anak muda.

Kesalahpahaman itu dipicu oleh perbedaan perspektif. Karena itu, supaya kamu bisa kenali dosen dengan lebih baik, kesalahpahaman seperti itu tidak harus terjadi. Ketahuilah 20 sifat mereka ini.

1. Bukan Makhluk Serba Tahu
Dosenmu mungkin sudah bergelar profesor. Dia memanfaatkan sepertiga waktu yang dimilikinya untuk membaca buku. Tapi, dosen bukan makhluk serba tahu. Dia juga bukan pembaca pikiran seperti Charles Francis Xavier.

Dosen memang menghabiskan waktu puluhan tahun untuk belajar, dari S1 sampai S4 (program postdoktoral, adakah?). Tapi, bidang yang mereka tekuni biasanya sangat spesifik. Seorang dosen kedokteran mungkin hanya mempelajari telinga. Lebih spesifik lagi, mungkin dia hanya mempelajari telinga bagian dalam. Lebih spesifik lagi, mungkin dia cuma mempelajari telinga bagian dalam khusus telinga kiri. Lebih spesifik lagi, mungkin cuma telinga dalam bagian kiri khusus perempuan.
Maka, tidak baik menanyakan semua hal pada mereka. Apalagi menanyakan sesuatu yang jelas-jelas tidak mereka ketahui. Jangan tanya pada dosen ekonomi soal morfologi tanah. Sebab, yang dia tahu justru harga jual tanahd dan perilaku makelar.

2. Mungkin Kelelahan

Di sejumlah perguruan tinggi, rasio dosen dan mahasiswa belum cukup ideal. Ini membuat dosen harus mengajar lebih banyak kelas dari yang seharusnya. Pada sore hari mereka mungkin sudah merasa lelah. Jangan salahkan mereka kalau mereka tiba-tiba terlelap tidur saat presentasi di depan kelas. Jangan protes. Beri dia udara yang cukup, agar silir dan makin anglerrr. Kalau perlu, ambilkan guling sekalian.

3. Senang Dialog

Dosen memang pihak yang relatif lebih menguasai kelas. Namun, mereka buka tipe penguasa yang memanfaatkan kekuasaannya secara totaliter. Sebaliknya, mereka ingin mendapat respon balik dari kamu, mahasiswa. Mereka ingin kamu berpendapat, memulai diskusi, debat, atau apap pun yang memungkinkan dialog. Kalau tidak ada respon dari mahasiswa, dosen akan merasa patah hati, persis seperti bujang yang ditolak janda kembang.

4. Tidak Hafal Nama Tiap Mahasiswa

Dalam sebuah kelas, jumlah mahasiswa mungkin bisa mencapai 30 orang. Padahal dalam satu semester seorang dosen bisa mengajar hingga 10 kelas. Artinya, ada 300 wajah baru yang harus dihafal. Ini tugas yang berat. Maka, jangan tersinggung kalau dia tidak hafal namamu. Kecuali kalau kamu adalah mahasiswa istimewa yang sejak awal menyita perhatiannya.

5. Tidak Baca Semua Makalahmu

Percayalah, dosen tidak membaca makalahmu dari sampul hingga daftar pustaka. Kalaupun membaca, mereka akan melakukannya secara cepat.

6. Teliti Karena Terlatih

Meski tidak membaca seluruh bagian makalahmu, dosen selalu bisa menemukan bagian-bagian yang keliru dari makalahmu. Bukan karena mereka diberkati bakat seperti cenayang, tapi karena mereka terlatih selama puluhan tahun. Dengan membaca bagian-bagian tertentu saja, dia bisa membuat diagnosis terhadap makalahmu.

7. Berusaha Disiplin

Ada dosen yang jarang sekali masuk kelas. Ini bukan karena mereka malas. Mereka biasanya memiliki tugas tambahan. Misalnya, meneliti, mengadakan pengabdian, atau menulis buku. Di balik semua itu, mereka berusaha mendisiplinkan diri. Mereka telah membuat jadwal yang ketat agar bisa masuk kelas sesering mungkin. (Note: Penjelasan nomor 7 ini boleh diragukan keabsahannya).

8. Dosen Proyektor

Dari sekian banyak dosenmu, kamu akan mendapati ada tipe dosen proyektor. Inilah jenis dosen yang justru disibukkan urusan proyek. Dosen tipe ini memanfaatkan setiap akademik sebagai sumber penghasilan. Yang mereka pikirkan adalah uang. Ya uang lelah, uang kemeng, uang berkeringat, uang bernafas, sampai uang bersin. Dosen tipe ini suka mengambil sebgain dana penelitian untuk keperluan pribadi. Yang begini ini biasanya suka sekali bikin proposal program pengabdian masyarakat. Iya, “pengabdian”.

9. Bisa Kamu Salip

Percayalah, tidak semua dosen adalah pembaca buku yang baik. Kalaupun mereka suka membaca, energy dan waktunya mungkin terbatas. Kamu bisa menyalip kemampuan dosenmu dengan membaca buku lebih banyak dari mereka.

10. Paling Benci dengan Kopas

Ada dua hal yang paling dibenci dosen. Satu, gajinya telat. Dua, melihat tugas hasil kopi paste (kopas). Bagi para dosen, mahasiswa yang melakukan plagiasi berarti telah melakukan kejahatan intelektual. Hukumannya sangat berat.

11. Hafal Kelakuan Para Pencontek

Dosen yang mengajar selama belasan tahun sudah berpengalaman ribuan kali mengawasi ujian. Pengalaman panjang ini membuat mereka hafal betul kelakuan mahasiswa yang nyontek. Dari yang nyontek pake hape, nyontek pake kertas dilinting, sampai yang menuliskan kunci jawaban di paha: dosen tahu.

Para pencontek, sebagaimana para pembohong lain, selalu menunjukkan tingkah aneh. Ekspresi wajah mereka selalu tanggung: senang tidak, sedih juga enggak. Para pecontek berusaha memfokuskan pandangan, tapi pandangan mereka justru tampak buyar. Selain itu, para pecontek selalu mengawasi penguji. Ini membuat suasana ruang ujian kerap kali tertukar: mahasiswa yang justru terus menerus mengawasi dosen.

12. Tidak Selalu Jujur


Ini penting diketahui. Tidak semua perkataan dosen adalah kebenaran. Dosen tertentu mungkin memiliki sesuatu yang dirahasiakan. Entah tentang kehidupannya, entah tentang gaya hidupnya di luar kampus, atau soal pandangan politiknya. Mahasiswa yang kritis akan bisa membedakan, mana ucapan dosen yang jujur dan bisa dipercaya dan mana ucapan yang meragukan sehingga perlu dikonfirmasi.

13. Mereka Memperhatikanmu

Betapa pun mereka tidak hafal namamu, dosen selalu berusaha memperhatikanmu. Dosen ingin melihat bakat yang kamu simpan. Seorang pendidik memiliki kecenderungan alami untuk peduli. Maka, dari depan kelas sesekali dia akan mengalihkan pandangan ke arahmu. Dia ingin mencari tahu, potensi apa yang bisa dikembangkan dari diri kamu.

14. Sepatu Sobek dan Kemeja

Dosen statistikmu mungkin beda cahsing dengan dosen komunikasi. Dia bisa benar-benar abai pada penampilan fisiknya. Dosen laki-laki mungkin tidak pernah perhatikan sepatunya begitu kusam, bahkan sobek. Mungkin juga, dia hanya punya beberapa kemeja sehingga mamakainya secara berurut-turu dalam 2 hari. Adapun dosen perempuan, mungkin tidak suka bermake-up. Dia juga ogah menggunakan sepatu hak tinggi seperti Ketty Perry. Selama mereka tetap mandi sebelum ngajar, maklumilah mereka.

15. Ingin Hubungan Personal Lebih Dekat

Dosen sastra Universitas Indonesia (UI) Maman S Mahayan pernah dicueki mahasiswanya saat ia baru mulai mengajar di Korea. Mahasiswa di kelasnya satu per satu pergi meninggalkan kelas. Tentu saja itu membuatnya sedih.

Maman kemudian mengundang para mahasiswa untuk makan malam di apartemennya. Bagi Maman, itu kesempatan yang baik untuk mengenali mahasiswanya secara lebih dekat. Jika hubungan personal sudah mulai terjalin, komunikasi dengan mahasiswa bisa segera diperbaiki. Dosen juga bisa memilih strategi belajar yang lebih tepat.

16. Beda, Dosen Laki-laki dan Perempuan

Meski sama-sama berprofesi sebagai dosen, tetap ada perbedaan sifat antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan dasar ini perlu diketehaui mahasiswa.

Dosen laki-laki mungkin suka humor berbau seks. Kalau mendapati sesuatu yang lucu, dia akan tertawa terbahak-bahak. Dia juga tidak akan ragu melakukan kontak fisik dengan salaman, tos, atau menepuk bahu.
Hal-hal seperti itu mungkin kurang disukai dosen perempuan. Umumnya mereka tidak senang dengan anekdot seks (meski tetap suka seks). Ini tentu saja lumrah. Sebab, sebagian anekdot bertema seks cenderung seksist, menempatkan perempuan sebagai bahan olok-olok. Kecuali kamu sesakti Stifler, berhati-hatilah.

17. Bukan Feodal

Sebagai kelompok terdidik, dosen menginginkan hubungan selalu terjalin dengan sehat. Salah satu cirri hubungan sehat adalah egaliter, tidak ada intimidasi satu dengan lainnya. Mereka ingin kamu menghormatinya, tapi bukan dengan ekspresi-ekspresi feodalistik. Maka, tidak perlu ngesot saat jalan di depannya. Kamu juga tidak harus selalu cium tangan. Apalagi kalau kamu sudah seminggu kena flu.

18. Siap Bertukar Buku

Dosen Sastra Undip Redyanto Noor membuka rumahnya di akhir pekan bagi mahasiswa. Dia juga mempersilakan mahasiswa membaca dan meminjam buku koleksinya. Tapi dia sedih, sebagian bukunya tidak kembali.

“Cuma dosen gila yang rela bukunya dipinjam mahasiswa. Tapi ya cuma mahasiswa gila yang mau kembalikan buku ke dosennya,” kelakarnya.

19. Ingin Memberimu Kebebasan

Dosen tidak selalu ingin menguasai pikiranmu. Sebaliknya, dosen ingin mengajakmu ke dunia berpikir yang bebas. Jangan sampai rasa hormatmu membuatmu tidak enak hati mendebat dosen, kalau dia keliru. Dosen akan senang kalau dengan argumen yang tepat, kamu justru bisa memberinya koreksi.
“Aku menang justru ketika anakku bisa mengalahkanku,” kurang lebih begitu pikirian para dosen – mengutip kalimat dalam sebuah iklan.

20. Presentasi Peninggalan Zaman Majpahit

Beberapa dosen mungkin sudah piawai menggunakan power point untuk presentasi di kelas. Ada yang sudah makek Prezi malah.

Tapi, ada juga dosen yang masih menggunakan OHP Projector. Kalau kamu menemukan itu, kamu tidak perlu mengolok-oloknya. Nikmati saja perkuliahan. Bayangkan bahwa kamu sedang diajari oleh mahaguru dari zaman Majapahit.

21. Selalu Menunggu Diajak Makan Siang

Usai kuliah, mainlah ke ruang dosen. Ajak dia ke kantin kampus dan tawari dia makan siang. Percayalah, asal dia belum makan, dia akan menerima tawaranmu.

Kesempatan makan siang bersama mahasiswa selalu ditunggu dosen untuk mencairkan suasana. Kesempatan itu dimanfaatkan dosen untuk menunjukkan sisi humanisnya. Jangan kaget kalau dosenmu ternyata suka pete, ya. Juga jangan kaget kalau porsi makannya tiga kali lipat dari kebanyakan orang.

22. Pernah Hidup Susah

Dia mungkin naik Mercedes Benz ke kampus. Tapi percayalah, mereka tidak terlahir di kotak berjalan itu. Mobil bagus itu juga bukan warisan dari ayahnya. Mereka membeli mobil bagus setelah menabung bertahun-tahun.

23. Memantau Setelah Kamu Lulus

Petani selalu ingin melihat apakah tanaman yang ditanamnya tumbuh dengan baik atau tidak. Dosen juga seperti itu. Dia ingin tahu, apakah mahasiswa yang didiknya sudah berhasil atau belum. Mereka mungkin tidak akan menghubungimu melalui telefon, tapi sesekali dia akan mengetikkan namamu di Google. Dia berharap mesin pencari itu membawa kabar baik.

24. Senang Mendengar Kabar Dari Kamu

Kalau kamu sudah lulus, sudah bertahun-tahun tidak ketemu dosen, sempatkanlah memberi kabar. Mereka akan senang mendengarnya.

Tidak harus selalu kabar besar yang kamu sampaikan. Kabar yang sederhana pun cukup membuatnya senang. “Sekarang saya sudah menikah dan tinggal di Bandung, Pak,” misalnya, Atau, “Saya baru saja menemukan bunga mawar putih. Tiba-tiba saya ingat Ibu. Di salah satu perkuliahan, ibu pernah mengajak kami ke laboratorium untuk mengulas tentang klorofil.”

25. Berdoa untuk Kebaikan Kamu

Ada tiga doa yang selalu dipanjatkan seorang dosen usai mereka beribadah. Pertama, dia meminta Tuhan membantunya melunasi kredit rumah. Kedua, dia meminta Tuhan membantunya mencukupi tagihan pendidikan anak. Ketiga, dia meminta Tuhan membantu mahasiswanya agar dapat menjalani hidup dengan baik. Mereka mungkin tidak menyebut namamu satu persatu (sebab itu akan membuat doanya justru seperti acara wisuda), tapi dia mengharapkanmu bahagia.

Sumber: http://portalsemarang.com/inilah-25-rahasia-dosen-yang-wajib-diketahui-mahasiswa

Dibaca: 8 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Rabu 17 September 2014 - 11:04:42

Fak.Hukum UBH dan OJK Padang Sosialisasikan Pasar Modal Syariah
Fak.Hukum UBH dan OJK Padang Sosialisasikan Pasar Modal Syariah
bunghatta.ac.id - Belum semua sektor jasa keuangan dikenal dengan baik oleh masyarakat, termasuk pasar modal, masyarakat menganggap pasar modal masih sesuatu yang baru, namun sebenarnya pasar modal telah hadir di Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka, hal itu ditandai dengan pembentukan bursa efek pertama di Batavia pada bulan Desember 1912 oleh pemerintah Hindia Belanda, dan diresmikan kembali setelah Indonesia Merdeka 10 Agustus 1977 yang di kenal dengan Bursa Efek Jakarta.

Demikan hal itu disampaikan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Padang Muhammad Ilham saat membuka Sosialisasi Pasar Modal Syariah yang di gelar Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta di Auala Balairung Caraka, Kampus I Ulak Karang, Selasa,16/9.

Menurutnya, dengan jumlah penduduk yang mencapai 250 juta jiwa, dengan komposisi usia produktif hampir 50%, jumlah investor di pasar modal baru hanya sekitar 400ribu. Sementara di Sumatera Barat sampai akhir Agustus 2013 jumlah investor baru mencapai 3.179, atau hanya sekitar 0,06% dari jumlah penduduk Sumbar.

“Nilai transaksi anggota bursa di Sumbar juga masih sangat kecil, sampai dengan bulan Agustus 2014, total transaksi sebesar Rp.849 milyar, sementara transaksi nasional mencapai Rp.961 trilyun”, imbuhnya.

Ditambahkan Ilham, sosialisasi yang digelar bersama UBH tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor di pasar modal, dengan peningkatan jumlah tersebut akan membawa pengaruh positif bagi perekonomian Indonesia.

Ilham juga memberikan tips dalam memilih dan menggunakan produk keuangan antara lain harus mengenali kebutuhan dan produknya, mengenali manfaat dan resikonya serta memahami hak dan kewajiban.

Ketua pelaksana kegiatan Elyana Novira,SH.,MH menyebutkan sosialisasi tersebut digelar mengingat, masih rendahnya pengetahuan dan minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal, menyebabkan investasi di pasar modal masih didominasi investor asing.

“Kondisi serupa berlangsung pada pasar modal syariah, pasar modal syariah telah dimulai sejak tahun 1997 dengan diterbitkannya Reksa Dana Syariah pada struktur organisasi Otoritas Jasa Keuangan”, jelas Elyana.

Sosialisasi tersebut di hadiri lebih dari 200 orang peserta yang berasal dari dosen-dosen di lingkungan, mahasiswa UBH dan dari berbagai perguruan tinggi di hantarkan oleh Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman,SE,Akt,MBA dengan menghadirkan pembicara Agus Maiyo Kepala Bagian Pengembangan Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal Syariah OJK dengan topic “Otoritas Jasa Keuangan dan Strategi Pengembagan Pasar Modal Syariah di Indonesia, serta Zarfinal,SH,MH Dosen Fakultas Hukum UBH dengan makalah “Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan”. (**Indrawadi-Humas UBH).
Dibaca: 9 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 September 2014 - 12:40:14

Mari Ikuti dan Semarakan FTSP SILeNT EFFECT
Mari Ikuti dan Semarakan FTSP SILeNT EFFECT
bunghatta.ac.id - Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakutlas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta mengadakan kegiatan FTSP SILeNT EFFECT dengan tema Build More Surprised Creativity and Innovation with The SILeNT EFFECT yang terdiri dari kegiatan seminar nasional, pelatihan, olahraga, musik dan latihan kepemimpinan.

Rioni Rizki Aldiansyah, Gubernur Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta menyampaikan kegiatan ini bermuncul dari dinamika berfikir mahasiswa dalam memajukan kelembagaan mahasiswa yang ada di Universitas Bung Hatta yang selama ini dilihat semakin berkembang serta semakin melejitnya frekuensi kegiatan namun minim dari segi hasil.

“Dengan adanya ide untuk mengembalikan kreativitas mahasiswa, maka dirancanglah sebuah kegiatan yang bisa memberikan manfaat bagi mahasiswa untuk melatih diri memanage sebuah kegiatan atau organisasi di dalam kelembagaan mahasiswa Universitas Bung Hatta,” ulasnya.

Menurut Rion, kegiatan tersebut adalah FTSP SILeNT EFFECT atau kepanjangan dari Skill Intellectual Leader Natural Technology yang mempunyai arti bahwa kegiatan tersebut dilakukan atau dibuat di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta yang dirancang khusus untuk kegiatan yang bersifat ilmiah dan kreatifitas mahasiswa yang pada intinya kegiatan tersebut mengajak mahasiswa untuk berkreasi dan mengasah potensi diri dibidang minat bakat serta penalaran.

“Kegiatan ini akan memberikan kontribusi yang baik kepada kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa Universitas Bung Hatta. Kegiatan yang dilaksanakan ini akan mempunyai arti penting yang salah satunya mengarah kepada perbaikan kelembagaan dan komitmen dengan apa yang diinginkan dari oleh dan untuk mahasiswa,” ungkapanya

Melalui kegiatan ini hendaknya dapat dihasilkan suatu hal yang baik yang bernilai positif sehingga dapat memotivasi seluruh civitas akademika pada khususnya di lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan untuk lebih giat lagi dalam berkreatifitas, dan menimba ilmu sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan nantinya oleh masyarakat.

Rangkaian dari kegiatan FTSP SILeNT EFFECT yaitu pertama SILeNT National Seminar pada 22 September 2014 bertempat di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta. Kedua SILeNT Leading LKMM-TD pada 26 – 28 September 2014 di Ruang Sidang Gedung F Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta.

Ketiga SILeNT Sport Competition yang terdiri dari Pertandingan Futsal pada 24-30 September 2014 di GOR Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta dan Pertandingan Sepak Bola pada 16-24 September2014 di Lapangan Sepak Bola Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta.

Keempat SILeNT Construction Training Kegiatan ini merupakan pelatihan untuk masyarakat Jasa Konstruksi yang merupakan bentuk kerjasama antara Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Bung Hatta dengan Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Bidang Jasa Konstruksi, Provinsi Sumatera Barat pada 31September- 01 Oktober 2014 dan terakhir SILeNT Fest berupa Festival Band 2 Oktober 2014 di Parkiran Lapangan Tenis Kampus Prokalamator I Universitas Bung Hatta. (**Ubay-Humas UBH)
Dibaca: 21 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 September 2014 - 09:44:22

UBH Turut Berduka Atas Berpulangnya Dirut PT. Semen Padang
UBH Turut Berduka Atas Berpulangnya Dirut PT. Semen Padang
bunghatta.ac.id - Keluarga Besar Universitas Bung Hatta mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya ke Ramatullah Ir. H. Munadi Arifin, SE, MM, Ak Direktur Utama PT. Semen Padang dalam usia yang ke-60 tahun.

Semoga amal dan ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, amin. (**Ubay-Humas UBH)
Dibaca: 28 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Selasa 16 September 2014 - 09:39:38

Pertemuan Pimpinan Universitas Dengan Yayasan
Pertemuan Pimpinan Universitas Dengan Yayasan
bunghatta.ac.id - Universitas Bung Hatta mengadakan pertemuan dengan Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang bertempat di Ruang Teater Gedung H Kampus Proklamator I Universtas Bung Hatta, Senin (15/09/2014).

Pertemuan ini dihadiri oleh pendiri dari Yayasan Pendidikan Bung Hatta yaitu Drs. Hasan Basri Durin dan Prof. Drs. Mawardi Yunus dan diikuti oleh seluruh pimpinan Universitas Bung Hatta dari Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Dirut Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Jurusan hingga kepala biro. (**Ubay-Humas UBH)
Dibaca: 24 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 15 September 2014 - 13:53:47

Mahasiswa Teknik Kimia UBH Gelar Bakti Sosial
Mahasiswa Teknik Kimia UBH Gelar Bakti Sosial
bunghatta.ac.id - Berbagi dengan sesama itu tidak hanya dengan pemberian materi tapi dapat juga dengan memberi kebahagiaan dan senyuman terutama bagi anak yatim. Melihat hal tersebut, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta mengadakan Kegiatan Chem_Eng Peduli yang bertajuk Kunjungan dan Bakti Sosial ke Panti Asuhan Anak Mentawai H. Syafri Moesa yang bertempat di Ulu Gadut, Kota Padang. Minggu (13/09/2014).

Fadli Isa Ansari Ketua Panitia Bakti Sosial mengatakan dengan kegiatan ini kita dapat menjalin silaturahmi dan mempererat tali silaturahim dengan anak-anak yang hidupnya kurang beruntung terutama bagi anak yatim piatu.

“Dengan kedatangan mahasiwa ke panti ini diharapkan dapat membawa kegembiraan dan merasakan rasa keberasamaan. Selain itu juga kita dapat menjadi lebih mengerti arti hidup serta dapat meningkatkan rasa kepedulian dan kemanusiaan di antara kita,” ungkapnya.

“Karena bahagia itu bukan untuk sendiri kita saja tapi bahagia itu akan lebih berarti disaat kita bersama, tambah Fadli yang merupakan mahasiswa angkatan 2013 ini.

Pada kesempatan itu juga, Zulhendra Ketua Himpunan Masyarakat Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu program kerja tahunan himpunan sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat terutama bagi mereka-mereka yang kurang beruntung seperti anak yatim piatu.

“Para mahasiswa ini tidak hanya untuk menjalin silaturahmi antar sesama mereka saja tapi perlu juga untuk bermasyarakat sekaligus juga mengenalkan Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta. Kepanitiaan dari kegiatan ini berasal dari mahasiswa angkatan 2013,” ujarnya.

Sementara itu, Hj. Syafitri Syafri Pimpinan Panti menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan kedatangannya ke panti ini yang ditunjuk sebagai tempat untuk melakukan kegiatannya. Panti ini berdiri sejak tahun 1968 dan saat ini terdapat 56 orang anak yang menjadi tanggungan panti ini. 45 anak diantaranya menetap di panti , selebihnya merupakan anak-anak kurang mampu yang tinggal di sekitar lingkungan panti. Panti yang dikelola oleh 8 orang yang juga merupakan saudara sediri.

“Saya sangat senang dan berharap para mahasiswa dapat mampir lagi kesini untuk berbagi dan mendorong anak-anak menjadi lebih semangat, walaupun mereka tinggal dipanti dengan kedatangan para mahasiswa ini bisa menimbulkan kegembiraan layaknya anak-anak di luaran sana,” ungkap Syafitri.

Kegiatan bakti sosial ini diisi dengan kegiatan perlombaan dimulai dari lomba makan kerupuk, balap karung, membawa kelereng dalam sendok hingga joged balon. Tak hanya itu, ada juga penampilan minat bakat dari anak-anak dari panti. Acara diakhiri dengan pemberian sembako, peralatan tulis menulis, baju bekai hingga uang tunai. (**Ubay-Humas UBH/eji WP)
Dibaca: 39 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Senin 15 September 2014 - 08:24:23

BEMM FTSP UBH Angkat Seminar Nasional Kewirausahaan Bidang Konstruksi
BEMM FTSP UBH Angkat Seminar Nasional Kewirausahaan Bidang Konstruksi
bunghatta.ac.id - Pemanfaatan serta pengembangan rekayasa dan teknologi bidang konstruksi dewasa ini membuka peluang seluas-luasnya bagi lulusan mahasiswa perguruan tinggi, khususnya mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Namun, di tengah ketatnya persaingan menyongsong AFTA 2015, dituntut kemampuan mental dan inovasi yang kreatif sebagai modal utama menjadi seorang wirausaha.

Untuk memulainya, Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta mengadakan Seminar Nasional Kewiraushaaan Bidang Konstruksi dengan topik mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi dan rekayasa bidang konstruksi menyongsong AFTA 2015.

Kegiatan seminar ini akan dilaksanakan pada 22 Sepetember 2014 mendatang di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta yang terbuka juga untuk mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Pulau Sumatera dan Jawa.

Ketua Pelaksana Disti Mayang Sari, mengatakan pada dasarnya mahasiswa adalah agen penggerak perubahan yang akan memegang estafet kepemimpinan di masa mendatang tentunya harus juga berperan aktif untuk menjadi pelopor terbentuknya perekonomian nasional yang tangguh.

“Hal ini tentunya harus diimbangi dengan edukasi agar tidak terjadi dominasi dan kapitalisasi usaha. Mengingat Indonesia yang menganut ekonomi kerakyatan sudah seyogyanya pengembangan kemampuan berwirausaha yang mampu mengayomi dan memberikan dampak positif bagi khalayak ramai,” sebutnya.

“Oleh karena itu kegiatan ini bermaksud untuk menumbuhkan jiwa Enterpreneur khususnya bagi mahasiswa dengan dengan harapan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan di atas yaitu untuk kemandirian perekonomian bangsa Indonesia,” tambahnya.

Terpisah, Rioni Rizki Aldiansyah Gubernur Badan Eksekutif Masyarakat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta menyampaikan seminar ini merupakan rangkaian dari kegiatan “FTSP SILeNT EFFECT” yang menjadi program kerja BEMM tahun ini.

“dengan kegiatan ini, para mahasiswa dapat menghidupkan suasana kompetitif yang kooperatif di lingkungannya, memberikan motivasi kepada mahasiwa untuk berani memilih dunia usaha sebagai pilihan utama di dunia kerja dalam menyongsong AFTA 2015,” ungkapnya.

Seminar nasional ini akan menghadirkan emapt pembicara kunci yaitu Ir. Hediyanto W. Husaini Kepala BAPEKON PU RI, Bintang Perbowo, SE, MM Direktur Utama Wijaya Karya, Martelius Peli Ahli Quantity Surveying Universitas Bung Hatta, Zigo Rolanda Ketua Umum BPD HIPMI Sumbar dan Hamzah Izzulhaq CEO Hamasa Corp.

Pendaftaran seminar ini hingga 18 September 2014 dari pukul 09.00 – 16.00 WIB di Pelataran Mesjid Nurul Jannah, Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta dengan insert untuk mahasiswa Rp. 50 ribu dan Umum Rp. 75 ribu atau hubungi M. Nofaldi Adra 083181253050, Pitri Mega Sari 082285450324, Lutfi Enuary 083181555715 (PIN :2633a2b8). (**Ubay-Humas UBH)
Dibaca: 46 | model cetak jadikan PDF
Sharing:   Facebook Twitter Google Yahoo MySpace Digg Delicious Reddit StumbleUpon Furl Spurl Shadows Technorati

Halaman       >>  
Jurnal
Contact Universitas Bung Hatta
Email rektorat@bunghatta.ac.id
humas@bunghatta.ac.id
Phone 0751-7051678
Fax 0751-7055475

Online Chat

  

  

LiveZilla Live Help
Copyrights © 2014 Universitas Bung Hatta | Peta Situs | Pengelola | Kontak | Login
Dikembangkan oleh Pustikom Universitas Bung Hatta
Universitas Bung Hatta on Universitas Bung Hatta on RSS Universitas Bung Hatta on Facebook Universitas Bung Hatta on Twitter Universitas Bung Hatta on Youtube Universitas Bung Hatta on Linkedln
Alamat IP anda: 54.89.92.161